Fokus
Data & Alat
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Rabu, 28 April 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 28 APRIL - 4 MEI 2021
Reportase
Perpajakan.id

Soal Realisasi Defisit APBN pada Kuartal I/2021, Ini Kata Wamenkeu

A+
A-
2
A+
A-
2
Soal Realisasi Defisit APBN pada Kuartal I/2021, Ini Kata Wamenkeu

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menjelaskan kinerja APBN 2021 hingga akhir Maret 2021. (tangkapan layar Youtube)

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan mencatat defisit APBN pada kuartal I/2021 mencapai Rp144,2 triliun.

Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengatakan realisasi defisit APBN tersebut tercatat mencapai 14,3% dari target Rp1.006,4 triliun. Realisasi defisit APBN tersebut juga setara dengan 0,82% terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Ini semua di dalam koridor yang bisa kita kontrol dan kita akan pantau terus," katanya dalam konferensi pers APBN Kita, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga: Soal Defisit APBN 2023 di Bawah 3%, Ini Kata LPEM FEB UI

Suahasil mengatakan pembiayaan anggaran hingga Maret 2021 tercatat Rp323,0 triliun atau setara 32,1% dari target. Realisasi pembiayaan tersebut tumbuh 282,1% dibandingkan dengan periode yang sama 2020 senilai Rp8,1 triliun.

Suahasil menjelaskan defisit APBN yang senilai Rp144,3 triliun tersebut dikarenakan realisasi pendapatan negara tercatat senilai Rp378,8 triliun dan belanja negara Rp523,0 triliun.

Pendapatan negara itu utamanya disumbang penerimaan pajak senilai Rp228,1 triliun atau minus 5,6% dari kinerja periode yang sama tahun lalu. Kemudian, ada penerimaan kepabeanan dan cukai Rp62,3 triliun, penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp88,1 triliun, dan hibah Rp300 miliar.

Baca Juga: Kinerja Belanja Negara Kuartal I/2021, Sri Mulyani: Naik Sangat Tinggi

Dari sisi belanja negara, ada belanja pemerintah pusat senilai Rp350,1 triliun serta transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) Rp173,0 triliun. "[TKDD] sudah tertransfer Rp173 triliun, practically flat tapi kalau dilihat memang lebih kecil, lebih kecil 0,9% transfernya," ujarnya. (kaw)



Baca Juga: Defisit APBN 2022 di atas 3%, Ketua Banggar: Ini Kesempatan Terakhir
Topik : kinerja fiskal, APBN 2021, APBN Kita, defisit anggaran, Wamenkeu, Suahasil Nazara
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 23 Maret 2021 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 23 Maret 2021 | 12:31 WIB
KINERJA FISKAL
Selasa, 23 Maret 2021 | 11:46 WIB
KINERJA FISKAL
Selasa, 23 Maret 2021 | 11:26 WIB
KINERJA FISKAL
berita pilihan
Senin, 10 Mei 2021 | 14:12 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:51 WIB
VAKSIN COVID-19
Senin, 10 Mei 2021 | 13:15 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 13:10 WIB
THAILAND
Senin, 10 Mei 2021 | 13:00 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:54 WIB
TUNJANGAN HARI RAYA
Senin, 10 Mei 2021 | 12:30 WIB
KABUPATEN SUBANG
Senin, 10 Mei 2021 | 11:45 WIB
SURVEI BANK INDONESIA
Senin, 10 Mei 2021 | 11:30 WIB
INFOGRAFIS PAJAK