Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Situs Ini Menunggak Pajak Rp5,4 triliun

A+
A-
0
A+
A-
0
Situs Ini Menunggak Pajak Rp5,4 triliun

PARIS, DDTCNews — Otoritas pajak Prancis memeriksa Booking.com, anak perusahaan Priceline Group atas dugaan penunggakan pajak penghasilan (PPh) dan pajak pertambahan nilai (PPN) yang tidak dibayarkan sejak tahun 2003 hingga 2012 sebesar €356 juta atau US$397 juta setara dengan Rp5,4 triliun.

Manajemen Priceline Group menyatakan audit terhadap utang pajak itu sudah berjalan selama 2 tahun. “Desember 2015 lalu, otoritas pajak Prancis menerbitkan surat tagihan pajak senilai kurang lebih €356 juta pada Booking.com, sebagian besar merupakan denda dan bunga,” ungkap Priceline Group dalam sebuah surat pernyataan.

Saat ini otoritas pajak Italia juga sedang mendalami pemeriksaan kewajiban pajak Booking.com yang berada di Italia, Priceline Group memperkirakan pihaknya akan memperoleh hasil pemeriksaan yang sama seperti di Prancis.

Baca Juga: Bank Sentral Minta Pemerintah Setop Buat Insentif Pajak Baru

Seperti dikutip theguardian.com, Priceline Group mengatakan Booking.com selalu mematuhi ketentuan pajak yang berlaku di Prancis maupun Italia. Priceline Group mengaku siap membawa kasus ini ke ranah pengadilan Prancis, jika tidak solusi yang disepakati kedua pihak.

Saat ini tensi antara pemerintah dengan perusahaan multinasional di Eropa meningkat, pasca terungkapnya kasus penghindaran pajak Google dan McDonald’s . Pemerintah geram atas tindakan perusahaan yang memanfaatkan celah pajak untuk mengecilkan jumlah pajak yang dibayar. (Bsi)

Baca Juga: OECD Catat 49 Negara Sudah Memiliki CFC Rules, Termasuk Indonesia
Topik : booking.com, utang pajak, prancis
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 13 Maret 2020 | 07:30 WIB
KABUPATEN BENGKULU UTARA
Selasa, 03 Maret 2020 | 10:20 WIB
INGGRIS
Kamis, 27 Februari 2020 | 14:08 WIB
KOTA MALANG
Senin, 24 Februari 2020 | 16:21 WIB
EKONOMI DIGITAL
berita pilihan
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN