Berita
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Review
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 28 OKTOBER - 3 NOVEMBER 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:06 WIB
STATISTIK PAJAK DIGITAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Komunitas
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Reportase

Setoran Seret, Pemkab Tetap Optimis Pajak Reklame Tak Akan Shortfall

A+
A-
0
A+
A-
0
Setoran Seret, Pemkab Tetap Optimis Pajak Reklame Tak Akan Shortfall

Ilustrasi. (Foto: DDTCNews)

KRAKSAAN, DDTCNews - Pemkab Probolinggo, Jawa Timur, optimistis masih bisa memenuhi target pajak reklame meskipun laju penerimaan masih rendah menjelang kuartal IV/2020.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Probolinggo Dewi Korina mengatakan realisasi penerimaan pajak reklame sampai dengan September 2020 sebesar Rp360 juta. Jumlah tersebut baru memenuhi 58% dari target APBD yang senilai Rp700 juta.

Menurutnya, laju penerimaan tahun ini terjadi anomali dari tahun lalu karena pandemi Covid-19. "Pada bulan-bulan ini tahun kemarin biasanya capaian pajak reklame bisa sampai 70%. Tahun ini capaiannya baru 58%," katanya seperti dikutip Senin (21/9/2020).

Baca Juga: Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Sampai 19 Desember 2020, Sudah Tahu?

Dewi menuturkan pemerintah masih optimistis target penerimaan pajak reklame tahun ini dapat dipenuhi. Dia menyebutkan dua faktor yang akan menggenjot setoran pajak pada 3 bulan terakhir 2020.

Pertama, sebagian besar reklame yang ada di Kabupaten Probolinggo jatuh tempo pada akhir tahun. Dia berharap pelaku usaha akan melakukan pembayaran pajak agar iklan masih bisa terpampang di ruang publik.

Kedua, pemkab akan menggencarkan razia reklame ilegal yang tidak membayar pajak dan yang sudah melewati izin. Aspek ini akan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha untuk membayar pajak.

Baca Juga: Tingkatkan Penerimaan, Pengelolaan Aset Daerah Dibidik

BKD, lanjut Dewi, akan melakukan evaluasi dan pemetaan ruang publik yang dijadikan lokasi penempatan iklan pelaku usaha. Dia menegaskan jika kewajiban pajak tidak dibayar, maka pemasangannya akan dievaluasi pemkab, termasuk ancaman pencabutan izin reklame dan dibongkar.

"Mungkin karena jatuh temponya akhir tahun, nanti pajak reklame itu akan terealisasi pada akhir tahun. Kami optimistis pada akhir tahun target pajak reklame itu akan tercapai," imbuhnya seperti dilansir radarbromo.jawapos.com. (Bsi)

Baca Juga: Program Pemutihan Pajak PBB Dimulai, Catat Deadlinenya
Topik : pajak reklame, probolinggo, pajak daerah
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:14 WIB
KAMUS PAJAK DAERAH
Rabu, 21 Oktober 2020 | 15:03 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:46 WIB
KOTA KEDIRI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:17 WIB
KOTA BOGOR
berita pilihan
Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:01 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 15:01 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:15 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 28 Oktober 2020 | 13:00 WIB
PROVINSI GORONTALO
Rabu, 28 Oktober 2020 | 12:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:30 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Rabu, 28 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:30 WIB
BAHAMA
Rabu, 28 Oktober 2020 | 10:01 WIB
KONSULTASI PAJAK