Berita
Rabu, 30 September 2020 | 09:57 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI
Rabu, 30 September 2020 | 09:38 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 30 September 2020 | 09:23 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 30 September 2020 | 09:13 WIB
AMERIKA SERIKAT
Fokus
Literasi
Selasa, 29 September 2020 | 15:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 29 September 2020 | 09:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Rabu, 30 September 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 30 SEPTEMBER - 6 OKTOBER 2020
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Komunitas
Selasa, 29 September 2020 | 16:40 WIB
POLITEKNIK WILMAR BISNIS INDONESIA MEDAN
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Kolaborasi
Selasa, 29 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 29 September 2020 | 10:30 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Reportase

Setoran Pajak 2019 Seret, Sri Mulyani Janji Tidak Bakal Rem Insentif

A+
A-
1
A+
A-
1
Setoran Pajak 2019 Seret, Sri Mulyani Janji Tidak Bakal Rem Insentif

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (foto: Kemenkeu)

JAKARTA, DDTCNews - Kinerja penerimaan pajak pada tahun lalu hanya tumbuh 1,4% dan memenuhi 84,4% dari target. Realisasi penerimaan yang tertekan tidak akan langsung membuat pemberian insentif direm pada tahun ini.

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat merilis kinerja APBN 2019. Menurutnya, pajak tidak hanya semata untuk kepentingan mengumpulkan penerimaan tapi juga memberikan dukungan kepada perekonomian melalui insentif.

"Walaupun penerimaan pajak kita mengalami tekanan di hampir semua sektor, pajak tetap mampu melakukan fungsinya untuk dorong kegiatan investasi,” katanya di Kantor Kemenkeu.

Baca Juga: Asumsi Pertumbuhan Ekonomi 2021 Dipatok 5%, Ini Strategi Sri Mulyani

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menuturkan kebijakan insentif akan tetap dijalankan pada tahun ini. Pasalnya, berkaca dari kebijakan tahun lalu, insentif atau fasilitas pajak banyak dimanfaatkan oleh pelaku usaha. Salah satunya adalah fasilitas restitusi dipercepat.

Menurutnya, adanya restitusi dipercepat membuat perusahaan-perusahaan bisa ‘bernapas’ yang cukup baik karena cash flow relatif terjaga di tengah besarnya tekanan ekonomi. Dia pun berharap performa perusahaan-perusahaan tersebut bisa rebound pada tahun ini.

Selain itu, insentif lain juga akan terus diberikan dan dampaknya dapat segera terasa dalam jangka pendek. Pemberian tax holiday dan tax allowance menjadi pemantik kegiatan investasi lebih deras ke Tanah Air.

Baca Juga: Sektor Perikanan di Kabupaten Ini Punya Potensi Topang Setoran PAD

Selanjutnya, sektor UMKM juga telah mendapat penurunan tarif PPh final menjadi 0,5%. Kegiatan usaha yang beririsan dengan kegiatan pendidikan, pelatihan, dan riset juga bisa menikmati insentif super tax deduction.

Sri Mulyani lantas memaparkan salah satu dampak dari pemberian insentif tax holiday. Hingga akhir tahun, jumlah komitmen investasi yang dikantongi pemerintah terus bertambah dan diharapkan pelaku usaha segera melakukan realisasi investasi dalam jangka dekat.

“Untuk tax holiday sudah ada 65 komitmen dengan nilai investasi mencapai Rp1.102 triliun. Dari insentif tersebut diperkirakan akan menyerap 54.000 tenaga kerja Indonesia," Imbuhnya. (kaw)

Baca Juga: Optimalisasi dan Reformasi Perpajakan 2021, Ini Rencana Sri Mulyani

Topik : insentif, insentif pajak, penerimaan pajak, investasi, Sri Mulyani
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 28 September 2020 | 11:30 WIB
PMK 134/2020
Senin, 28 September 2020 | 08:42 WIB
INSENTIF FISKAL
Senin, 28 September 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Sabtu, 26 September 2020 | 14:15 WIB
EFEK VIRUS CORONA
berita pilihan
Rabu, 30 September 2020 | 09:57 WIB
BANTUAN LANGSUNG TUNAI
Rabu, 30 September 2020 | 09:38 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Rabu, 30 September 2020 | 09:23 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Rabu, 30 September 2020 | 09:13 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 30 September 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 30 SEPTEMBER - 6 OKTOBER 2020
Rabu, 30 September 2020 | 08:52 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 30 September 2020 | 08:46 WIB
KABUPATEN PATI
Rabu, 30 September 2020 | 08:30 WIB
APBN 2021
Rabu, 30 September 2020 | 08:05 WIB
ITALIA
Rabu, 30 September 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK HARI INI