Review
Selasa, 20 April 2021 | 09:49 WIB
OPINI PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 11:54 WIB
ANALISIS PAJAK
Senin, 19 April 2021 | 09:24 WIB
TAJUK PAJAK
Minggu, 18 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP PAPUA DAN MALUKU ARRIDEL MINDRA:
Fokus
Data & Alat
Kamis, 15 April 2021 | 15:25 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK
Rabu, 14 April 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 14 APRIL - 20 APRIL 2021
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Reportase
Perpajakan.id

Sedang Masa Pelaporan SPT, Nilai Bitcoin Diprediksi Menurun

A+
A-
1
A+
A-
1
Sedang Masa Pelaporan SPT, Nilai Bitcoin Diprediksi Menurun

Ilustrasi. (DDTCNews)

NEW YORK, DDTCNews – Nilai bitcoin diproyeksikan bakal menurun pada masa pelaporan SPT dan pembayaran pajak untuk orang pribadi pada tahun ini.

Delphi Digital menyatakan nilai bitcoin sejak 2014 hingga 2020 memang cenderung menurun pada masa pelaporan SPT. Berdasarkan perhitungannya, rata-rata pergerakan nilai bitcoin pada Maret sejak 2014 bisa terkontraksi hingga 13%.

"Nilai bitcoin cenderung mengalami penurunan pada masa pelaporan SPT. Hal ini memang bukan satu-satunya indikator, tapi investor bisa memperhatikan faktor ini," kata analis Delphi Digital Paul Burlage, dikutip Selasa (2/2/2021).

Baca Juga: Soal Pajak Khusus Transaksi Cryptocurrency, BKF: Belum Ada Kajian

Delphi mencatat nilai bitcoin cenderung turun pada masa pelaporan SPT lantaran terdapat aksi jual investor atas capital gains yang diperoleh pada tahun pajak sebelumnya. Dana yang diperoleh dari penjualan tersebut lantas digunakan untuk membayar pajak penghasilan.

"Perlu dicatat, sangat rumit untuk menentukan seberapa besar peran pajak dalam mendorong investor menjual bitcoin-nya karena masing-masing yurisdiksi memiliki perlakuan pajak yang berbeda-beda atas capital gains," ujar Head of Global Macro Delphi Digital Kevin Kelly seperti dilansir coindesk.com.

Penurunan nilai bitcoin akibat pelaporan dan pembayaran pajak diekspektasikan akan terjadi lagi pada 2021. Pasalnya, nilai bitcoin pada 2020 sempat melonjak hingga US$400 miliar dan dapat dipastikan sebagian investor telah merealisasikan laba dari investasi bitcoin-nya masing-masing.

Baca Juga: Pemerintah Bongkar Skema Penghindaran Pajak Ala Mafia

Berdasarkan ketentuan perpajakan yang umum berlaku di banyak negara, laba yang direalisasikan oleh investor merupakan penghasilan yang terutang pajak.

Berbagai yurisdiksi tercatat makin gencar dalam menggali informasi mengenai penghasilan yang diperoleh wajib pajak dari jual beli bitcoin. Di AS, Internal Revenue Service (IRS) mewajibkan wajib pajak untuk melaporkan jumlah bitcoin atau cryptocurrency yang diterima, dijual, dikirim, dan dipertukarkan pada 2020.

Hal yang sama juga diberlakukan di Israel. Pada akhir 2020, Israel Tax Authority (ITA) meminta kepada seluruh wajib pajak untuk mengungkapkan total aset berbentuk cryptocurrency. (rig)

Baca Juga: Mengupas Gagasan Keadilan Pajak dari Berbagai Perspektif

Topik : amerika serikat, bitcoin, pelaporan SPT, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 14 April 2021 | 21:00 WIB
AMERIKA SERIKAT
Rabu, 14 April 2021 | 14:30 WIB
KANADA
berita pilihan
Selasa, 20 April 2021 | 16:52 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 20 April 2021 | 16:17 WIB
ADMINISTRASI PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 16:01 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Selasa, 20 April 2021 | 15:30 WIB
PROVINSI JAWA TIMUR
Selasa, 20 April 2021 | 15:19 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 15:03 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 20 April 2021 | 14:38 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:36 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Selasa, 20 April 2021 | 14:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL