Berita
Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:53 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:35 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020
Review
Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 17 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Kepala KPP Madya Dua Jakarta Selatan II Kurniawan:
Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
TAJUK PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)
Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 18 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 13 OKTOBER - 19 OKTOBER 2021
Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:53 WIB
KURS PAJAK 6-12 OKTOBER 2021
Rabu, 22 September 2021 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 22 - 28 SEPTEMBER 2021
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Komunitas
Senin, 18 Oktober 2021 | 18:54 WIB
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:42 WIB
HASIL SURVEI PAJAK KARBON
Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:15 WIB
HASIL DEBAT 23 SEPTEMBER - 11 OKTOBER 2021
Senin, 11 Oktober 2021 | 11:05 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Samsung Bakal Bangun Pabrik US$17 Miliar, Diskon Pajak Disiapkan

A+
A-
0
A+
A-
0
Samsung Bakal Bangun Pabrik US$17 Miliar, Diskon Pajak Disiapkan

Ilustrasi. Pabrik Samsung di Noida, India. (foto: Samsung Electronics) 

TEXAS, DDTCNews – Pemerintah Williamson County mengeklaim telah menyepakati kerja sama dalam pembangunan pabrik semikonduktor dengan Samsung senilai US$17 miliar atau sekitar Rp242 triliun.

Pemerintah Williamson County setuju memberikan paket stimulus berupa keringanan pajak properti. Keringanan diberikan kepada Samsung sebesar 90% untuk 10 tahun pertama. Pembangunan pabrik diperkirakan akan menghasilkan lapangan kerja baru sebanyak 10.000 pekerja.

“Untuk 10 tahun berikutnya, Samsung bisa mendapatkan diskon 85% apabila pabrik yang dibangun sudah lebih dari 560.000 m2 dan membuka 1.800 lapangan pekerjaan full-time pada 2026,” sebut KXAN dalam laporannya seperti dilansir donga.com, Rabu (15/9/2021).

Baca Juga: Kembangkan Aplikasi Pajak, DJP Lakukan Digitalisasi SP2DK

Hakim Williamson County Bill Gravell yang menyetujui pemberian insentif tersebut menyatakan investasi Samsung tersebut akan menjadi proyek pengembangan ekonomi terbesar sepanjang sejarah Texas, sekaligus menjadi nilai investasi asing terbesar di AS.

Di lain pihak, Samsung belum memberikan pernyataan resmi perihal tempat pembangunan pabrik chip-nya di AS. Kota Austin dan Williamson County yang berada di Texas, termasuk New York dan California masuk dalam radar Samsung untuk pembangunan pabrik.

“Kami saat ini masih bernegosiasi dengan beberapa kandidat mengenai berbagai hal, termasuk soal insentif pajak. Namun, tidak ada yang bisa dikonfirmasi sampai dengan sekarang,” sebut juru bicara Samsung.

Baca Juga: Penerimaan Pajak dari Bukper Tembus Rp2 Triliun, Ini Strategi DJP

Di sisi lain, rencana Samsung untuk membangun pabrik juga mendapatkan perhatian dari Pemerintah AS. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden AS Joe Biden tersebut bahkan menawarkan diskon pajak hingga US$2 juta.

Untuk diketahui, pembangunan pabrik ditargetkan akan dimulai Januari 2024. Rencananya, pabrik akan memproduksi chipset 5nm dan 8nm mengingat tingginya permintaan untuk kartu grafis seri kelas atas dari Nvidia GeForce RTX3000. (vallen/rig)

Baca Juga: Pencabutan Permohonan Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Pajak
Topik : amerika serikat, samsung, investasi asing, diskon pajak, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:30 WIB
PROVINSI JAWA BARAT

Pemprov Klaim Setoran Pajak Kendaraan dari e-Samsat Terus Melonjak

Senin, 18 Oktober 2021 | 13:00 WIB
PMK 141/2021

PMK Baru! Kemenkeu Revisi Aturan Jenis Kendaraan yang Dikenai PPnBM

Senin, 18 Oktober 2021 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK

Cara Bikin Kode Billing PPh Pasal 21 Lewat M-Pajak

Senin, 18 Oktober 2021 | 11:42 WIB
OPINI PAJAK

Wujud Keadilan Beban Pajak dalam UU HPP

berita pilihan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Kasus Melandai, Dana Covid di Daerah Boleh Dibelanjakan untuk Hal Lain

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:00 WIB
PEMULIHAN EKONOMI NASIONAL

Airlangga: Anggaran PEN Sudah Terealisasi 57,5%

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:53 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP

Kembangkan Aplikasi Pajak, DJP Lakukan Digitalisasi SP2DK

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:35 WIB
LAPORAN TAHUNAN DJP 2020

Penerimaan Pajak dari Bukper Tembus Rp2 Triliun, Ini Strategi DJP

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:05 WIB
SANKSI ADMINISTRASI (7)

Pencabutan Permohonan Pengurangan atau Penghapusan Sanksi Pajak

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KONSULTASI PAJAK

Omzet UMKM di Bawah Rp500 Juta, Tidak Perlu Bayar Pajak Lagi?

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH

Ada Stiker Hologram Road Tax, Kendaraan Tak Taat Pajak Bakal Ketahuan

Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:00 WIB
BELGIA

Mitigasi Perubahan Iklim, Penerbangan Jarak Pendek Bakal Dipajaki

Selasa, 19 Oktober 2021 | 08:29 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

1,49 Juta Wajib Pajak Terima SP2DK pada 2020, Anda Dapat?

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:04 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa atas Pinjaman Tanpa Bunga yang Dipungut PPh Pasal 23