DATA PPS HARI INI

PPS Sisa 2 Hari! 160.433 WP Ungkap Hartanya, 197.895 Suket Terbit

Redaksi DDTCNews | Selasa, 28 Juni 2022 | 09:15 WIB
PPS Sisa 2 Hari! 160.433 WP Ungkap Hartanya, 197.895 Suket Terbit

Dashboard PPS dalam Angka yang dirilis Ditjen Pajak.

JAKARTA, DDTCNews – Total sebanyak 160.433 wajib pajak sudah mengikuti program pengungkapan sukarela (PPS) hingga Selasa, 28 Juni 2022 pukul 08.00 WIB. Periode pelaksanaan PPS akan berakhir pada 30 Juni 2022.

Berdasarkan pada statistik PPS dalam Angka yang dipublikasikan DJP melalui laman pajak.go.id/pps, berikut perincian data per 28 Juni 2022:

Wajib Pajak
160.433 wajib pajak
, naik 10,3% dari posisi hari sebelumnya 145.449 wajib pajak.

Baca Juga:
Mulai 2025, Tarif PPN Barang Hasil Tani Bakal Naik Jadi 1,2 Persen

Surat Keterangan
197.895 surat keterangan
, naik 10,87% dari posisi hari sebelumnya 178.496 surat keterangan.

Jumlah PPh
Rp39.544,06 miliar
, naik 13,36% dari posisi hari sebelumnya Rp34.884,29 miliar.

Nilai Harta Bersih
Rp390.155,5 miliar
, naik 12,72% dari posisi hari sebelumnya Rp346.127,3 miliar.

Baca Juga:
Tahun Peralihan Pengawasan Kripto, Begini Komitmen Bappebti

Deklarasi Dalam Negeri
Rp337.018,7 miliar
, naik 12,6% dari posisi hari sebelumnya Rp299.318,9 miliar.

Deklarasi Luar Negeri
Rp37.510,39 miliar
, naik 15,44% dari posisi hari sebelumnya Rp32.494,69 miliar.

Investasi
Rp15.620 miliar
, naik 9,16% dari posisi hari sebelumnya Rp14.309 miliar.

Data PPS akan diperbarui tiap harinya. Anda dapat mengikuti perkembangannya di sini. Baca juga ‘Simak Tutorial Lengkap Program Ungkap Sukarela (PPS) dan Isi SPPH’. (sap)

Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Sabtu, 13 April 2024 | 15:00 WIB PERDAGANGAN BERJANGKA

Tahun Peralihan Pengawasan Kripto, Begini Komitmen Bappebti

Sabtu, 13 April 2024 | 14:30 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Telanjur Ajukan Pbk Tapi Masih Salah Kode Pajak, DJP Beri Solusi Ini

BERITA PILIHAN