Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Penipu Mengatasnamakan Otoritas Pajak, Wajib Pajak Rugi Rp1,3 Miliar

A+
A-
0
A+
A-
0
Penipu Mengatasnamakan Otoritas Pajak, Wajib Pajak Rugi Rp1,3 Miliar

Seseorang berjalan di depan kantor pusat Australian Tax Office (ATO) di Canberra. ATO tengah menginvestigasi kasus penipuan yang mencatut nama institusi untuk menguras rekening wajib pajak.(Foto: Louie Douvis/smh.com.au)

CANBERRA, DDTCNews - Otoritas pajak Australia (Australian Tax Office/ATO) tengah menginvestigasi kasus penipuan yang mencatut nama institusi untuk menguras rekening wajib pajak.

Asisten Komisaris ATO Trent Jakubowski mengatakan modus penipuan itu sangat meresahkan karena telah menimbulkan korban. Otoritas mengutuk kejahatan tersebut dan mengimbau wajib pajak tidak tidak mudah memercayai telepon yang mengaku kantor pajak.

"Sementara ini jumlah korban yang mentransfer uang kepada penipu belum banyak, tapi nilai kerugian per orangnya sangat mengkhawatirkan," katanya, Jumat (19/2/2021).

Baca Juga: Punya Tarif Tinggi, Negara Ini Dukung Seruan Pajak Minimum Global

Jakubowski mengatakan ATO telah menerima 638 laporan penipuan sejak awal 2021. Dari data tersebut, 7 orang di antaranya telah mentransfer uang kepada penipu dengan nilai total hampir AU$118.000 atau Rp1,3 miliar.

Menurut dia, kebanyakan korban berusia 18-24 tahun, sehingga berbeda dari tren penipuan selama ini yang biasanya menyasar para orang tua. Salah satu korban merugi AU$36.000 atau Rp397,5 juta setelah mentransfer seluruh saldo di rekeningnya kepada penipu.

Dia menyebut para penipu tidak meminta uang dalam nominal tertentu, melainkan memerintahkan korban mentransfer seluruh uang di rekening ke mereka. Dalam beberapa kasus, penipu berpura-pura ingin menyelamatkan korban dari penipu lain yang mencoba mengakses akun pajaknya.

Baca Juga: Otoritas Pajak Desak Sektor Konstruksi Deklarasikan Penghasilan

ATO mengingatkan ada dua skenario yang dimainkan penipu ketika menelepon korban. Pertama, mengabarkan nomor pokok wajib pajak (NPWP) atau tax file number ditangguhkan otoritas karena ada scammer yang mencuri data tersebut.

Wajib pajak pun diminta mentransfer semua uangnya ke rekening yang diklaim milik ATO untuk langkah pengamanan. Skenario lainnya, penipu menyampaikan NPWP milik wajib pajak telah digunakan secara ilegal sehingga semua uang di rekening harus dipindahkan sementara ke rekening penampungan sambil menunggu proses hukum berlangsung.

"Ini adalah pengingat bagi semua orang untuk tetap waspada saat menjawab panggilan tak terduga. Meskipun kami lebih sering mendengar penipu menyasar lansia di Australia, ternyata siapa pun bisa menjadi target," ujarnya, dilansir 9news.com.au. (Bsi)

Baca Juga: Orang Superkaya Diusulkan Kena Pajak Tambahan

Topik : ATO Australia, penipuan, Australia, penipuan wajib pajak
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Minggu, 11 Oktober 2020 | 15:00 WIB
AUSTRALIA
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)
Senin, 12 April 2021 | 16:01 WIB
TIPS PAJAK