Berita
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Review
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 11:00 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:34 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 18:09 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 17:26 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 14 Agustus 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:19 WIB
AKTIVITAS PEREKONOMIAN
Data & alat
Rabu, 12 Agustus 2020 | 09:14 WIB
KURS PAJAK 12 AGUSTUS-18 AGUSTUS 2020
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Komunitas
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Kamis, 13 Agustus 2020 | 17:08 WIB
DDTC PODTAX
Rabu, 12 Agustus 2020 | 10:42 WIB
KOMIK PAJAK
Reportase

Penanganan Covid-19, Presiden Minta Beberapa Provinsi ini Terapkan 3T

A+
A-
0
A+
A-
0
Penanganan Covid-19, Presiden Minta Beberapa Provinsi ini Terapkan 3T

Presiden Jokowi saat memberikan pengantar pada Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19, Senin (13/7). (Foto: Humas Setkab/Agung)

JAKARTA, DDTCNews—Presiden Joko Widodo meminta ada prioritas pelaksanaan testing, tracing, dan treatment di beberapa provinsi seperti Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, Sumatra Utara, dan Papua.

“Tetap pada concern kita untuk memasifkan 3T yakni testing, tracing, dan treatment dengan prioritas,” tutur Presiden saat memberikan pengantar dalam rapat terbatas (ratas) mengenai percepatan penanganan pandemi Covid-19 dikutip dari Setkab, Senin (13/7).

Presiden juga meminta pemeriksaan polymerase chain reaction (PCR) test ditingkatkan dengan menambah jumlah labotarium yang ada di daerah, termasuk mobile lab PCR dalam percepatan penanganan Covid-19.

Baca Juga: Alokasi Anggaran untuk Daerah Capai Rp796,3 Triliun

“Jadi diharapkan target sesuai yang saya sampaikan supaya bisa tercapai 30.000 dan tracing untuk penelurusan ODP maupun PDP, kemudian memberikan isolasi mandiri dan treatment,” jelas Presiden.

Presiden juga meminta peningkatan fasilitas kesehatan rumah sakit khususnya laboratorium, alat pelindung diri, obat-obatan, ventilator, kamar isolasi dan lain sebagainya. Peningkatan diperlukan terutama di provinsi prioritas.

Dalam meningkatkan fasilitas rumah sakit tersebut, lanjut presiden, Kementerian Kesehatan dapat menyampaikan kepada Kementerian PUPR agar dapat segera diselesaikan sehingga penanganan Covid-19 bisa lebih cepat.

Baca Juga: Defisit Anggaran Dipatok 5,5% PDB, Ini Postur Lengkap RAPBN 2021

Lebih lanjut, Presiden juga menyikapi perihal kenaikan kasus positif Covid-19. Salah satunya terkait dengan kasus di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa-AD), Bandung yang membuat jumlah pasien positif bertambah 2.500 orang.

Selain itu, Jokowi juga menyampaikan perlu adanya pengendalian wilayah perbatasan dan perjalanan serta transportasi lintas wilayah. Hal ini dikarenakan imported case Covid-19 dari luar negeri masih menunjukkan peningkatan.

Tak ketinggalan, presiden juga meminta pemerintah daerah untuk tetap berhati-hati dalam memasuki kenormalan baru. Menurutnya, ada tahapan yang wajib dilalui kota/kabupaten, maupun provinsi sebelum menerapkan kenormalan baru.

Baca Juga: Masa Berlaku Pembebasan PPN Masker Medis Diperpanjang, Ini Sebabnya

“Ada prakondisi, jadi conditioning dulu. Yang kedua timing-nya, waktunya kapan mulai masuk ke new normal, ini penting sekali. Tidak langsung ujug-ujug langsung diputusin masuk new normal,” tutur Jokowi. (rig)

Topik : presiden jokowi, penanganan covid-19, new normal, provinsi, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:17 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Kamis, 13 Agustus 2020 | 15:00 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:46 WIB
WEBINAR SERIES DDTC
berita pilihan
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 15:01 WIB
IMPOR BARANG
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 14:01 WIB
MICHAEL BUERK:
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:01 WIB
RAPBN 2021
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 12:01 WIB
BANTUAN SOSIAL
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 11:15 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI BENGKULU
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KOMIK PAJAK
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN
Sabtu, 15 Agustus 2020 | 07:01 WIB
INSENTIF PAJAK