PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Kinerja Pajak Moncer, Pendapatan Pemprov Tahun Lalu Lampaui Target

Aurora K. M. Simanjuntak
Kamis, 22 Januari 2026 | 12.30 WIB
Kinerja Pajak Moncer, Pendapatan Pemprov Tahun Lalu Lampaui Target
<p>Ilustrasi.</p>

BANJARMASIN, DDTCNews - Pemprov Kalimantan Selatan mencatat realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada tahun anggaran 2025 mencapai Rp5,18 triliun, melampaui target yang ditetapkan senilai Rp4,58 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kalsel Subhan Nor Yaumil menilai kinerja PAD turut didongkrak penerimaan pajak daerah yang cukup optimal. Dia menyebut setoran pajak daerah mencapai Rp4,21 triliun atau 113,60% dari target Rp3,71 triliun.

"Ini hasil kerja bersama serta dukungan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan," ujarnya dalam keterangan resmi, dikutip pada Kamis (22/1/2025).

Subhan memaparkan kinerja penerimaan dari setiap jenis pajak daerah. Bapenda mencatat sebagian besar sektor telah melampaui target yang ditetapkan.

Misal, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi Rp606,48 miliar, atau 101,08% dari target. Lalu, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) terealisasi Rp389,03 miliar, atau 117,89%, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) Rp2,82 triliun, atau 118,58%.

Kemudian, Pajak Air Permukaan (PAP) mencapai 113,87% dan Pajak Air Bawah Tanah menembus 141,04% dari target. Sayang, Subhan tidak menyebutkan nominal setoran pajak dari dua sektor tersebut.

Kendati demikian, Subhan mengakui masih ada beberapa jenis pajak yang belum mencapai target. Contoh, Pajak Rokok hanya terealisasi 96,53%, serta Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar 81,79%.

"Untuk pajak yang belum optimal, akan kami evaluasi dan perkuat strategi pemungutannya agar ke depan dapat lebih maksimal," katanya.

Secara keseluruhan, Bapenda mencatat pendapatan daerah hingga akhir 2025 terealisasi Rp10,94 triliun. Jumlah pendapatan itu mencapai 103,99% dari target yang ditetapkan senilai Rp10,52 triliun dengan PAD sebagai kontributor utamanya. (rig)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.