Review
Sabtu, 26 September 2020 | 08:20 WIB
PERSPEKTIF
Kamis, 24 September 2020 | 09:50 WIB
TAJUK PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 14:02 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 22 September 2020 | 20:22 WIB
REPORTASE DARI TILBURG BELANDA
Fokus
Literasi
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 15:36 WIB
PAJAK DAERAH (18)
Data & alat
Jum'at, 25 September 2020 | 19:31 WIB
STATISTIK PENANGANAN COVID-19
Rabu, 23 September 2020 | 18:13 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Rabu, 23 September 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 23 SEPTEMBER-29 SEPTEMBER 2020
Jum'at, 18 September 2020 | 15:48 WIB
STATISTIK MANAJEMEN PAJAK
Komunitas
Senin, 28 September 2020 | 11:45 WIB
UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA
Sabtu, 26 September 2020 | 13:58 WIB
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
Sabtu, 26 September 2020 | 10:01 WIB
DEDDY CORBUZIER:
Sabtu, 26 September 2020 | 07:51 WIB
KOMIK PAJAK
Kolaborasi
Selasa, 22 September 2020 | 13:50 WIB
KONSULTASI
Selasa, 22 September 2020 | 11:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 13:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 15 September 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI
Reportase

Pemerintah Siapkan Fasilitas Keringanan Pajak Bagi Korporasi dan BUMN

A+
A-
1
A+
A-
1
Pemerintah Siapkan Fasilitas Keringanan Pajak Bagi Korporasi dan BUMN

Ilustrasi. (DDTCNews)

ALJIR, DDTCNews—Pemerintah Aljazair memberikan fasilitas penundaan pembayaran pajak bagi perusahaan swasta maupun BUMN yang likuiditasnya terdampak oleh pandemi Covid-19.

Langkah ini melanjutkan fasilitas yang diberikan oleh Pemerintah Aljazair sebelumnya yakni penundaan pengenaan sanksi atas korporasi-korporasi yang melakukan penundaan atas pelaksanaan proyek.

"Pemerintah juga memberikan fasilitas penundaan pembayaran atau restrukturisasi kredit untuk perusahaan yang merugi akibat terbatasnya kegiatan usaha di tengah pandemi," tulis surat kabar Asharq Al-Awsat dalam pemberitaannya, dikutip Rabu (29/7/2020).

Baca Juga: Tahun Depan, Isi dan Lapor SPT Sudah Bisa Melalui Smartphone

Untuk diketahui, ekonomi Aljazair saat ini sedang tertekan dalam akibat turunnya harga minyak mentah global serta turunnya permintaan. Kondisi tersebut makin parah menyusul adanya kebijakan pembatasan sosial.

Harga minyak yang menurun membuat anggaran pemerintah terdampak. Apalagi, kontribusi minyak dan gas bumi terhadap penerimaan Aljazair selama ini mencapai 60%. Migas juga berkontribusi sekitar 93% dari nilai ekspor secara keseluruhan.

"Aljazair gagal melakukan diversifikasi ekonomi dan melepaskan ketergantungan dari sektor energi," tulis Asharq Al-Awsat.

Baca Juga: Makin Sengit! Komisi Eropa Resmi Ajukan Banding Sengketa Pajak Apple

Pada kuartal I/2020, pertumbuhan ekonomi Aljazair tercatat mengalami kontraksi menjadi -3,9%. Capaian tersebut berbanding terbalik ketimbang ekonomi kuartal I/2019 yang sempat tumbuh 1,3%.

Namun demikian, Pemerintah Aljazair akan tetap mengupayakan untuk menjaga produktivitas dan ketersediaan lapangan kerja di sektor-sektor nonenergi guna meminimalisir dampak pandemi serta memastikan perusahaan bisa tetap hidup dan pulih setelah pandemi. (rig)

Baca Juga: Anggaran Insentif Pajak UMKM Dipotong 54%, Ada Apa?
Topik : aljazair, keringanan pajak, insentif pajak, pandemi covid-19, pajak internasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
berita pilihan
Senin, 28 September 2020 | 18:20 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:28 WIB
PENGADILAN PAJAK
Senin, 28 September 2020 | 17:17 WIB
PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
Senin, 28 September 2020 | 17:15 WIB
KABUPATEN MALANG
Senin, 28 September 2020 | 17:00 WIB
RUU CIPTA KERJA
Senin, 28 September 2020 | 16:48 WIB
TAIWAN
Senin, 28 September 2020 | 16:33 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 28 September 2020 | 16:22 WIB
FASILITAS PERPAJAKAN
Senin, 28 September 2020 | 16:17 WIB
TIPS PAJAK