Review
Jum'at, 09 April 2021 | 11:41 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 06 April 2021 | 09:23 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 04 April 2021 | 08:01 WIB
KEPALA KANWIL DJP JAKARTA BARAT SUPARNO:
Selasa, 30 Maret 2021 | 09:10 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 07 April 2021 | 09:20 WIB
KURS PAJAK 7 APRIL - 13 APRIL 2021
Jum'at, 02 April 2021 | 10:00 WIB
KMK 20/2021
Rabu, 31 Maret 2021 | 09:30 WIB
KURS PAJAK 31 MARET - 6 APRIL 2021
Rabu, 24 Maret 2021 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 24 MARET - 30 MARET 2021
Komunitas
Senin, 12 April 2021 | 12:59 WIB
UNIVERSITAS SURABAYA
Minggu, 11 April 2021 | 08:01 WIB
KETUA UMUM ASPAKRINDO TEGUH KURNIAWAN HARMANDA
Sabtu, 10 April 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 09 April 2021 | 15:15 WIB
AGENDA PAJAK
Reportase
Perpajakan.id

Pemerintah Jual Sukuk Ritel SR014 Berkupon 5,47%, Begini Cara Belinya

A+
A-
0
A+
A-
0
Pemerintah Jual Sukuk Ritel SR014 Berkupon 5,47%, Begini Cara Belinya

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman dalam peluncuran Sukuk Ritel Seri SR014, Jumat (26/2/2021). (foto: hasil tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menawarkan Surat Berharga Negara (SBN) ritel seri sukuk Ritel 019 (SR014) dengan imbal hasil atau kupon sebesar 5,47% per tahun.

Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Luky Alfirman mengatakan SR014 tersebut akan menjadi instrumen investasi yang aman, menguntungkan, dan dapat dipesan masyarakat secara mudah melalui sistem online.

Menurutnya, SR014 juga menjadi bagian dari pemenuhan target pembiayaan APBN 2021. "Sebagai konsekuensi logis dari penambahan kebutuhan belanja yang meningkat sementara kinerja penerimaan masih dipengaruhi terbatasnya aktivitas ekonomi," katanya, Jumat (26/2/2021).

Baca Juga: Uni Eropa Minta AS Menangguhkan Perang Tarif Bea Masuk

Luky menjelaskan pemerintah saat ini memperbesar belanja untuk bidang kesehatan, jaring pengaman sosial, insentif dunia usaha, serta memberikan dukungan sektoran kepada kementerian/lembaga dan pemda guna menangani dampak pandemi Covid-19.

Dalam pemenuhan pembiayaan APBN 2021, pemerintah akan mengoptimalkan berbagai sumber dengan tetap mempertimbangkan kondisi kas, penerimaan, dan kebutuhan belanja, biaya dan risiko utang, serta sentimen dan kondisi pasar keuangan baik global maupun domestik.

Luky menyebut pembiayaan APBN melalui utang salah satunya dilakukan dengan menerbitkan SBN ritel, baik yang konvensional maupun syariah. Pada 2021, pemerintah berencana menawarkan 6 seri SBN ritel, dengan seri pertama adalah ORI 019.

Baca Juga: Audit Belanja Penanganan Covid-19, BPK Beberkan Sejumlah Temuan

Dia menilai SBN ritel sangat cocok menjadi alternatif investasi syariah yang aman bagi masyarakat. Dengan berbagai kemudahan pemesanan SR014 yang melalui sistem online, instrumen itu juga sangat cocok untuk generasi milenial.

"Sistem SBN ritel online yang saat ini digunakan sangat relevan dan sesuai dengan karakteristik generasi milenial, yaitu ingin mudah dan praktis," ujar Luky.

Masyarakat dapat memesan SR014 mulai 26 Februari sampai dengan 17 Maret 2021. Penerbitan SR014 ditetapkan pada 24 Maret 2021 dalam bentuk tanpa warkat, serta dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Baca Juga: Jokowi Mau Bentuk Kementerian Investasi, Ini Pandangan Hipmi

SR014 memiliki jangka waktu 3 tahun dengan jatuh tempo 10 Maret 2024. Investor bisa memesan dengan minimum Rp1 juta dan maksimum Rp3 miliar. Pemesanan SR014 dilakukan secara online melalui empat tahap.

Empa tahap itu antara lain registrasi/pendaftaran, pemesanan, pembayaran, dan setelmen. Pemesanan dan pembelian dilakukan melalui sistem elektronik yang disediakan 30 mitra distribusi yang memiliki interface dengan sistem e-SBN. (rig)

Baca Juga: Terkendala NIK dan KK Saat Daftar Sekolah Kedinasan, Begini Solusinya
Topik : sukuk SR-014, surat berharga negara, pembiayaan pemerintah, APBN, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 08 April 2021 | 14:03 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL
Kamis, 08 April 2021 | 11:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Kamis, 08 April 2021 | 10:15 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Senin, 12 April 2021 | 22:30 WIB
BELGIA
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
SEKOLAH KEDINASAN
Senin, 12 April 2021 | 18:45 WIB
PENGAWASAN KEUANGAN NEGARA
Senin, 12 April 2021 | 18:01 WIB
KABUPATEN LAMPUNG SELATAN
Senin, 12 April 2021 | 17:44 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 12 April 2021 | 17:15 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Senin, 12 April 2021 | 16:33 WIB
SURVEI PENJUALAN ECERAN
Senin, 12 April 2021 | 16:30 WIB
PELAPORAN SPT TAHUNAN
Senin, 12 April 2021 | 16:19 WIB
CUKAI (9)