Review
Minggu, 19 September 2021 | 09:00 WIB
Dir. Kepabeanan Internasional dan Antar-Lembaga DJBC Syarif Hidayat:
Rabu, 15 September 2021 | 11:45 WIB
TAJUK
Rabu, 08 September 2021 | 18:19 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 01 September 2021 | 17:06 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Rabu, 15 September 2021 | 11:00 WIB
STATISTIK FISKAL DAERAH
Rabu, 15 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 15 - 21 SEPTEMBER 2021
Rabu, 08 September 2021 | 08:30 WIB
KURS PAJAK 8 - 14 SEPTEMBER 2021
Rabu, 01 September 2021 | 11:15 WIB
STATISTIK ADMINISTRASI PAJAK
Komunitas
Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING
Selasa, 21 September 2021 | 12:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Senin, 20 September 2021 | 16:04 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021
Reportase
Perpajakan.id

Paket Stimulus Ekonomi ke-4 Diluncurkan, Ada Keringanan Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Paket Stimulus Ekonomi ke-4 Diluncurkan, Ada Keringanan Pajak

Ilustrasi.

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah Malaysia kembali meluncurkan paket stimulus ekonomi senilai RM150 miliar atau sekitar Rp523,3 triliun seiring dengan perpanjangan lockdown akibat lonjakan kasus Covid-19.

Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan pemerintah tidak akan melonggarkan lockdown hingga kasus Covid-19 di Malaysia menurun. Dalam daftar stimulus terbaru tersebut, pemerintah juga memberikan keringanan pajak bagi pelaku usaha yang terdampak.

"Yang bisa saya janjikan hari ini adalah meski dalam ruang fiskal yang sempit, saya tidak akan berkompromi dalam upaya melindungi kesejahteraan rakyat dan melawan Covid-19," katanya, dikutip pada Selasa (29/6/2021).

Baca Juga: Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Muhyiddin mengatakan stimulus terbaru terbaru terdiri atas beberapa jenis, mulai dari bantuan tunai, keringanan pinjaman, hibah, subsidi, serta insentif pajak.

Khusus insentif pajak, pemerintah memutuskan untuk memberikan penundaan pembayaran angsuran PPh badan yang seharusnya dibayarkan secara bulanan. Pemerintah juga membebaskan pajak pada pelaku usaha jasa pariwisata dan operator hotel hingga akhir tahun.

Lalu, ada bantuan senilai RM3.000 atau Rp10,4 juta untuk lebih dari 5.300 agen perjalanan terdaftar. Untuk usaha mikro, pemerintah menyiapkan bantuan tambahan senilai RM500 atau Rp1,7 juta pada September dan RM500 lagi pada November 2021.

Baca Juga: Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Stimulus juga memuat bantuan senilai RM3.000 untuk operator fasilitas olahraga. Bantuan dengan nominal yang sama juga berlaku untuk 4.400 operator pembibitan. Untuk pelaku di sektor seni kreatif, pemerintah menyiapkan bantuan senilai RM100 juta atau Rp348,9 miliar.

Pada 40% masyarakat miskin terdampak, pemerintah akan memberikan bantuan RM500 atau Rp1,7 juta dan RM300 atau Rp1 juta pada Desember untuk rumah tangga dan RM200 untuk individu. Sementara pada 40% masyarakat menengah, ada bantuan RM250 atau Rp697.000 untuk rumah tangga dan RM100 atau Rp348,000 untuk individu.

Ada pula bantuan senilai RM500 yang diberikan kepada masyarakat yang kehilangan pekerjaan berdasarkan data yang telah terhimpun. Bagi pekerja terdampak, pemerintah menghapus batas gaji RM4.000 atau Rp14 juta untuk memperoleh bantuan subsidi gaji senilai RM600 atau Rp2 juta per bulan selama 4 bulan.

Baca Juga: Pengusaha Harap Irlandia Sepakati Proposal Pajak Minimum Global

Di bidang kesehatan, pemerintah mengalokasikan RM400 juta atau Rp1,4 triliun untuk meningkatkan pasokan vaksin nasional. Pemerintah kini menargetkan vaksinasi kepada 130% populasi, dari target sebelumnya 120%.

Pemerintah juga mengalokasikan RM200 juta atau Rp700 miliar untuk 29 pusat vaksinasi baru, meningkatkan fasilitas pada pusat vaksinasi yang sudah ada. Dana yang sama juga akan dipakai untuk meluncurkan pusat vaksinasi drive-thru, pusat vaksinasi keliling, dan untuk mendanai program vaksinasi dari rumah ke rumah.

Kemudian, ada alokasi RM150 juta atau Rp523 miliar untuk program imunisasi kemitraan publik-swasta. Adapun untuk tunjangan relawan garis depan, kini naik dari RM50 atau Rp174.000 menjadi RM100 atau Rp348.000 per hari, bagi mereka yang bertugas lebih dari 12 jam per hari mulai Juni 2021.

Baca Juga: Berlaku Hingga 30 November, Program Pemutihan 11 Jenis Pajak Dimulai

Selain berbagai bantuan untuk dunia usaha, masyarakat terdampak, dan kesehatan, pada paket Pemulih juga terdapat stimulus lain seperti penyediaan jaringan internet, pengendalian harga minyak kelapa sawit, serta subsidi bahan bakar.

Seperti dilansir todayonline.com, stimulus tersebut merupakan paket keempat yang diluncurkan pemerintah tahun ini. Pemerintah menegaskan tidak akan melonggarkan lockdown hingga kasus harian Covid-19 menurun menjadi di bawah 4.000.

Pada Senin, Malaysia melaporkan 5.218 kasus Covid-19 baru. Dengan penambahan tersebut, total kasus Covid-19 menjadi 739.266 kasus, termasuk 5.001 kasus kematian. (rig)

Baca Juga: Soal Konsensus Pajak Global, Irlandia Minta Kepastian dari AS

Topik : malaysia, stimulus ekonomi, keringanan pajak, pandemi covid-19, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 19 September 2021 | 14:00 WIB
FILIPINA

Terdampak Pandemi, Asosiasi Sekolah Swasta Minta Insentif Pajak

Minggu, 19 September 2021 | 11:00 WIB
REPUBLIK CEKO

Proses Penegakan Hukum Dihentikan, Wajib Pajak Bisa Dapat Kompensasi

Sabtu, 18 September 2021 | 16:00 WIB
PRANCIS

Global Forum Rilis Panduan Baru Soal Pertukaran Informasi Perpajakan

berita pilihan

Selasa, 21 September 2021 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Peroleh Insentif Fiskal Beragam, Industri Furnitur Sanggup Tumbuh 8%

Selasa, 21 September 2021 | 18:49 WIB
PAJAK PERTAMBAHAN NILAI

Begini Ketentuan PPN Penjualan Motor atau Mobil Bekas

Selasa, 21 September 2021 | 18:30 WIB
THAILAND

Tingkatkan Sektor Litbang, Thailand Rilis Aturan Baru Soal Tax Holiday

Selasa, 21 September 2021 | 18:06 WIB
LAYANAN PAJAK

DJP Minta Wajib Pajak Lapor Jika Temui Ini Saat Manfaatkan Layanan

Selasa, 21 September 2021 | 17:30 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL

OECD Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 3,7% Tahun Ini

Selasa, 21 September 2021 | 17:20 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2021

Transparansi dan Upaya Mendapat Kepercayaan Wajib Pajak

Selasa, 21 September 2021 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Turun ke Lapangan, Begini Cara Ditjen Pajak Olah Data yang Dikumpulkan

Selasa, 21 September 2021 | 16:55 WIB
TRANSFER PRICING

Tak Cuma Pajak, Isu Transfer Pricing Juga Sentuh Aspek Bisnis & Hukum

Selasa, 21 September 2021 | 16:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Dinilai Diskriminatif, Usulan Insentif Pajak Ditentang Toyata & Honda

Selasa, 21 September 2021 | 16:21 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Punya Utang Pajak, Aset 5 Perusahaan Ini Disita DJP