Review
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Kamis, 30 Juli 2020 | 11:01 WIB
OPINI EKONOMI
Selasa, 28 Juli 2020 | 10:27 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:15 WIB
PERPAJAKAN INTERNASIONAL
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 18:01 WIB
KAMUS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 16:11 WIB
TIPS PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:50 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Minggu, 02 Agustus 2020 | 16:00 WIB
STATISTIK PAJAK KEKAYAAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Mengulas Dampak Perubahan Kebijakan Pajak Secara Mikro

A+
A-
1
A+
A-
1
Mengulas Dampak Perubahan Kebijakan Pajak Secara Mikro

DALAM mendesain kebijakan pajak yang tepat sasaran, implikasi suatu perubahan kebijakan terhadap penerimaan pajak tentunya perlu untuk diperhatikan. Ragamnya komponen yang terlibat serta efek redistribusi dalam isu pajak mendorong para ekonom untuk merancang suatu kerangka yang dapat mengatasi kompleksitas permasalahan tersebut.

Buku yang berjudul “Tax Policy Design and Behavioral Microsimulation Modelling” ini memberikan gambaran dalam pengamatan dampak kebijakan pajak dengan menggunakan model simulasi-mikro. Pada intinya, model ini memfokuskan penggunaan data cross-sectional yang berisi informasi mengenai karakteristik individu dan rumah tangga dari sisi pasokan tenaga kerja, penghasilan, serta pengeluarannya.

Menurut penulis buku ini, penggunaan model simulasi-mikro, baik yang berupa pendekatan perilaku (behavioral) ataupun pendekatan lainnya (non-behavioral), dapat menangkap unsur heterogenitas (heterogeneity) di dalam suatu populasi secara lebih efektif.

Baca Juga: Meletakkan Pondasi Empiris dalam Analisis Aliran Dana Gelap

Model simulasi-mikro dengan pendekatan perilaku memiliki tiga komponen utama. Pertama, pendekatan ini merupakan model yang bersifat statis, yakni dengan menghitung penghasilan bersih rumah tangga dalam skenario perubahan maupun saat ini.

Kedua, penerapan pendekatan ini dapat mengukur dampak penghasilan terhadap pola konsumsi ataupun pasokan tenaga kerja. Ketiga, pendekatan ini juga dapat mencakup mekanisme kesediaan individu untuk bekerja sebagai respons dari suatu perubahan kebijakan.

Sementara itu, penggunaan model simulasi-mikro dengan pendekatan non-behavioral tidak melibatkan dampak terhadap pola konsumsi ataupun preferensi untuk bekerja. Pendekatan ini lebih menggunakan metode aritmatika tanpa menyertakan suatu estimasi ekonometrika. Meskipun demikian, model ini lebih dapat menjangkau observasi secara lebih luas sehingga lebih merepresentasikan unsur heterogenitas di dalam suatu populasi.

Baca Juga: Menghubungkan Teori dengan Kebijakan Pajak

Adapun data yang diperlukan antara lain berupa data survei pengeluaran rumah tangga serta data survei penghasilan dan perumahan. Keduanya diperlukan mengingat data survei pengeluaran umumnya tidak memiliki informasi yang cukup mengenai jumlah jam kerja individu. Di sisi lain, data survei penghasilan dan perumahan pada umumnya tidak memiliki informasi mengenai pengeluaran individu ataupun rumah tangga.

Pada bagian kesimpulan, buku ini memfokuskan pendekatan mikro dengan menggunakan proses simulasi dalam mengamati potensi implikasi dari berbagai perubahan kebijakan pajak. Walau demikian, pendekatan ini membutuhkan data yang sangat besar dengan proses simulasi dalam waktu cukup lama. Selain itu, pendekatan ini juga berpeluang menghasilkan kebutuhan terhadap data ekstensi lainnya, seperti kebutuhan akan data dari sisi permintaan tenaga kerja.

Selain itu, model dan pendekatan ini juga membutuhkan data terkini sehingga rekomendasi yang dihasilkan juga dapat lebih optimal. Lebih lanjut, analisis implikasi dari suatu perubahan kebijakan berpotensi menghasilkan suatu pandangan yang subjektif bagi pembuat kebijakan. Oleh karena itu, model ini juga membutuhkan komparasi dari perubahan kebijakan pajak alternatif lainnya.

Baca Juga: Perlakuan PPN atas Barang-Barang Ini Bakal Disederhanakan, Apa Saja?

Secara umum, buku ini layak untuk dibaca oleh pembuat kebijakan maupun para peneliti dalam mengamati implikasi suatu kebijakan pajak dari sudut pandang mikro. Buku ini menyediakan metode analisis kebijakan yang sangat bermanfaat dalam mendesain suatu kebijakan yang efektif dan tepat guna. Tertarik membaca buku ini? Datanglah ke DDTC Library!

Topik : buku, buku pajak, kebijakan pajak, penerimaan pajak, DDTC Library
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 24 Juli 2020 | 12:10 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Jum'at, 24 Juli 2020 | 11:40 WIB
SISTEM PAJAK
Kamis, 23 Juli 2020 | 18:30 WIB
PROVINSI BENGKULU
Rabu, 22 Juli 2020 | 15:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
berita pilihan
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 16:01 WIB
ARAB SAUDI
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 15:01 WIB
RUU OMNIBUS LAW
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:19 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:53 WIB
PMK 106/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 13:01 WIB
PMK 89/2020
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 12:01 WIB
KAMBOJA
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 11:01 WIB
KOREA SELATAN
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 09:01 WIB
PROVINSI RIAU