Berita
Minggu, 12 Juli 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:01 WIB
PERJANJIAN DAGANG
Minggu, 12 Juli 2020 | 10:01 WIB
PERIZINAN
Minggu, 12 Juli 2020 | 09:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Layani Warga, Seluruh Kantor UPT Bapenda Riau Tetap Buka

A+
A-
0
A+
A-
0
Layani Warga, Seluruh Kantor UPT Bapenda Riau Tetap Buka

Ilustrasi.

PEKANBARU, DDTCNews -- Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Riau tetap memberikan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) secara langsung, tetapi dengan menerapkan social distance.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan langkah tersebut diambil setelah mencermati instruksi dan perintah Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dalam upaya pencegahan penularan virus Corona (Covid-19) di Indonesia.

"Di satu sisi, kita memperhatikan dan mencermati perintah dan instruksi presiden, baik dari sisi kesehatan maupun hal-hal terkait dengan pencegahan Covid-19. Namun, kita juga harus melakukan pelayanan kepada masyarakat terkait optimalisasi pendapatan daerah," ujar Syahrial, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Target Setoran Pajak Kendaraan Semester I di Daerah Ini Terlampaui

Lebih lanjut, Syahrial menyatakan telah mengumpulkan seluruh kepala UPT di Provinsi Riau. Melalui pertemuan tersebut Syahrial merumuskan beberapa langkah untuk diterapkan di setiap UPT. Adapun semua langkah yang diambil telah menyesuaikan dengan instruksi pencegahan penularan Covid-19

Secara lebih terperinci, terdapat tiga langkah yang diputuskan. Pertama, Bapenda bersama seluruh UPT di Provinsi Riau harus mengoptimalisasikan sarana pembayaran pajak PKB online melalui e-Samsat dan Samsat online nasional (Samonas).

"Kami dorong semua kepala UPT untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, agar bisa membayarkan pajaknya dengan tidak bertemu satu sama lain," tegas Syahrial

Baca Juga: Begini Profil Pajak Kabupaten dengan UMK Tertinggi se-Indonesia

Kedua, menyediakan hand sanitizer pada pintu masuk maupun meja pelayanan pada setiap UPT. Hal ini lantaran layanan secara langsung tetap dibuka, sebab menurut Syahrian wajib pajak pada beberapa daerah yang tetap menginginkan akses pelayanan secara langsung.

"Mencermati kebiasaan di beberapa daerah yang ingin tetap mendapatkan akses layanan, kita tetap mengaktifkan seluruh UPT. Namun, UPT menyediakan hand sanitizer, baik di pintu masuk kantor UPT maupun di meja pelayanan,” jelas Syahrial.

Selain menyediakan hand sanitizer pelayanan di UPT juga sangat menekankan social distance. Hal ini dilakukan dengan mengatur jarak antrian dan tempat duduk. Bahkan, pada setiap UPT batas antrian dan tempat duduk telah diberikan tanda untuk mempermudah wajib pajak.

Baca Juga: Jangan Terlambat! 4 Hari Lagi Penghapusan Denda Pajak Berakhir

"Kami juga membuat batasan terhadap jarak antrian selebar 1,5 meter. Untuk memudahkan masyarakat, kita sudah membuat tanda untuk batas antrian, kursi di ruang tunggu juga sudah kita atur sedemikian rupa agar mempermudah masyarakat," tuturnya.

Ketiga, membatasi waktu pelayanan utamanya pada jam yang biasanya ramai permintaan pelayanan. Syahrial menyatakan pembatasan waktu pelayanan ini diserahkan kepada setiap UPT. Hal ini, seperti dilansir jatim.tribunnews.com, lantaran pembatasan waktu ini menyesuaikan dengan jam padat dan berbagai pertimbangan lainnya.

“Kami juga membatasi waktu pelayanan, dan ada pula sistem shift mengingat adanya kebiasaan di beberapa daerah yang pada jam-jam tertentu ramai antrean. Jadi kita memberikan kebebasan kepada kepala UPT untuk membatasi waktu pelayanan dan menyosialisasikannya ke masyarakat," ungkapnya.(Bsi)

Baca Juga: Setoran Pajak Daerah Seret, Target PAD Tahun Ini Dipangkas 38%
Topik : riau, pajak daerah, bapenda, virus corona, samsat riau
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 06 Juli 2020 | 11:04 WIB
KABUPATEN LAMPUNG BARAT
Senin, 06 Juli 2020 | 10:40 WIB
DKI JAKARTA
Minggu, 05 Juli 2020 | 10:01 WIB
KABUPATEN MIMIKA
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 15:01 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:01 WIB
PERJANJIAN DAGANG
Minggu, 12 Juli 2020 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN FISKAL
Minggu, 12 Juli 2020 | 12:01 WIB
CHINA
Minggu, 12 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 12 Juli 2020 | 10:01 WIB
PERIZINAN
Minggu, 12 Juli 2020 | 09:01 WIB
DAMPAK KENAIKAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 08:01 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Minggu, 12 Juli 2020 | 07:01 WIB
MALAYSIA