Review
Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYARIAL ABDI
Kamis, 22 September 2022 | 13:53 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 20 September 2022 | 17:40 WIB
KONSULTASI UU HPP
Selasa, 13 September 2022 | 09:45 WIB
KONSULTASI UU HPP
Fokus
Literasi
Jum'at, 23 September 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 23 September 2022 | 18:26 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 23 September 2022 | 15:00 WIB
TIPS PAJAK
Rabu, 21 September 2022 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 21 September 2022 | 08:33 WIB
KURS PAJAK 21 SEPTEMBER - 27 SEPTEMBER 2022
Rabu, 14 September 2022 | 09:21 WIB
KURS PAJAK 14 SEPTEMBER - 20 SEPTEMBER 2022
Rabu, 07 September 2022 | 09:33 WIB
KURS PAJAK 07 SEPTEMBER - 13 SEPTEMBER
Rabu, 31 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 31 AGUSTUS - 06 SEPTEMBER 2022
Komunitas
Sabtu, 24 September 2022 | 07:00 WIB
ANIMASI PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 17:36 WIB
HASIL DEBAT 1-20 SEPTEMBER 2021
Jum'at, 23 September 2022 | 16:15 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Jum'at, 23 September 2022 | 11:36 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2022
Reportase
Perpajakan ID
Minggu, 25 September 2022 | 09:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Jum'at, 23 September 2022 | 11:00 WIB
EDUKASI PAJAK
Kamis, 15 September 2022 | 10:15 WIB
PERPAJAKAN ID
Selasa, 13 September 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

KPP Madya Gresik Terbentuk, Pelayanan dan Pengawasan WP Lebih Efektif

A+
A-
5
A+
A-
5
KPP Madya Gresik Terbentuk, Pelayanan dan Pengawasan WP Lebih Efektif

Konferensi pers acara Taxpayer Gathering yang juga sekaligus peresmian KPP Madya Gresik. (foto: KPP Madya Gresik)

GRESIK, DDTCNews – Pembentukan KPP Madya Gresik ditujukan untuk meningkatkan sinergi pelayanan dan pengawasan yang efektif kepada wajib pajak di lingkungan Kanwil Ditjen Pajak (DJP) Jawa Timur II.

Dalam acara Taxpayer Gathering bertajuk Bersinergi Membangun Negeri yang digelar di KPP Madya Gresik, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Lusiani menyampaikan sesuai dengan PMK 184/2020, pemerintah menata ulang organisasi instansi vertikal DJP.

Secara keseluruhan, DJP membentuk KPP Madya baru dengan mengonversi 18 KPP Pratama menjadi 18 KPP Madya. Salah satunya adalah konversi KPP Pratama Gresik Utara menjadi KPP Madya Gresik. Simak pula ‘Ternyata Ini 5 Perubahan Mendasar Penataan Instansi Vertikal DJP’.

Baca Juga: e-Commerce Jadi Pemungut Pajak, DJP Pastikan Tidak Bakal Memberatkan

“Wajib pajak yang terdaftar di KPP Madya Gresik merupakan bagian dari catatan penting sejarah dalam lini masa reformasi perpajakan yang terus-menerus dilakukan oleh DJP,” ujar Lusiani, Kamis (17/6/2021).

Dalam kesempatan itu, Lusiani juga mengajak wajib pajak untuk bersama-sama menjadi pahlawan bangsa dengan patuh memenuhi seluruh kewajiban perpajakan secara benar dan tepat waktu. Apalagi, pajak menjadi tumpuan utama untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN).

Kepala KPP Madya Gresik Abdul Gani mengatakan tujuan dibentuknya KPP Madya Gresik adalah untuk meningkatkan sinergi pelayanan dan pengawasan yang efektif dan terintegrasi kepada wajib pajak di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II.

Baca Juga: DJP Tak Ingin Buru-Buru Tunjuk e-Commerce Jadi Pemungut Pajak

“Sehingga tercipta perlakuan perpajakan secara adil kepada wajib pajak serta mengoptimalkan penerimaan pajak yang handal, efektif, dan efisien,” ujarnya.

Abdul Gani mengungkapkan KPP Madya Gresik memiliki strategi umum dalam mengelola wajib pajak, yaitu memperkenalkan program cooperative compliance atau kepatuhan kooperatif dengan tetap menerapkan law enforcement secara proposional sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Program kepatuhan koopertif ini, lanjutnya, merupakan sebuah hubungan yang mendukung kolaborasi, bukan konfrontasi. Selain itu, program tersebut juga berdasarkan pada rasa saling percaya daripada kewajiban yang dipaksakan.

Baca Juga: Ada Usulan Soal Pajak Kekayaan, Begini Pandangan DJP

Kondisi tersebut dibangun melalui komunikasi intens secara terus-menerus. Namun, dalam keadaan tertentu, bisa juga dilakukan penindakan sesuai ketentuan yang berlaku apabila wajib pajak melanggar ketentuan perpajakan.

“Hal tersebut merupakan salah satu solusi alternatif di tengah masa ketidakpastian atau ketidakstabilan kondisi ekonomi lokal maupun nasional dalam menghadapi masa pandemi covid 19 yang belum kita ketahui kapan akan berakhir,” kata Abdul Gani.

Sebagai informasi, beberapa wajib pajak yang terdaftar pada KPP Madya Gresik merupakan wajib pajak yang dalam satu grup kepemilikan atau proses bisnis yang wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Gresik, Tuban, Bojonegoro, Mojokerto, Lamongan,dan wilayah lain di Pulau Madura.

Baca Juga: Cara Buat Kode Billing PPh Final Jasa Konstruksi di DJP Online

“Terbentuknya KPP Madya Gresik diharapkan dapat mengoptimalkan penerimaan pajak serta meningkatkan kepatuhan wajib pajak melalui penyelenggaraan administrasi perpajakan yang efisien, efektif, dan berintegritas,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Abdul Gani juga berharap pencapaian target penerimaan pajak dapat optimal setelah adanya KPP Madya Gresik. Target penerimaan pajak itu baik untuk Kanwil DJP Jawa Timur II maupun DJP secara umum.

Acara Taxpayer Gathering yang juga sekaligus peresmian KPP Madya Gresik ini dihadiri wajib pajak prominent yang terdaftar pada wilayah Kabupaten Gresik. Turut hadir pula Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan para pejabat Forkopimda serta pejabat di lingkungan Kanwil DJP Jawa Timur II. (kaw)

Baca Juga: Ini Bentuk-Bentuk Tindak Pidana Perpajakan, DJP: Tolong Dihindari

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

Topik : KPP Madya, KPP Madya Gresik, Kanwil DJP Jawa Timur II, PMK 184/2020, Ditjen Pajak, DJP

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 20 September 2022 | 09:00 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Gara-Gara Faktur Pajak Fiktif, Terdakwa Ini Harus Lunasi Rp40 Miliar

Selasa, 20 September 2022 | 08:40 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

Peraturan Baru Terbit, Dirjen Pajak Bakal Lakukan Perubahan KLU WP

Senin, 19 September 2022 | 17:45 WIB
PENGAWASAN PAJAK

Sudah Ada Izin Pembukaan Data Pajak WP dalam Daftar Pengawasan Bersama

Senin, 19 September 2022 | 17:01 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Resign Tapi Tidak Menerima Bukti Potong Pajak, Bagaimana WP Lapor SPT?

berita pilihan

Minggu, 25 September 2022 | 16:00 WIB
SWISS

Otoritas Ini Setop Pertukaran Informasi Perpajakan dengan Rusia

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

e-Commerce Jadi Pemungut Pajak, DJP Pastikan Tidak Bakal Memberatkan

Minggu, 25 September 2022 | 14:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Ingat! Penyerahan Air Bersih oleh Pengusaha Dibebaskan dari PPN

Minggu, 25 September 2022 | 13:00 WIB
DENMARK

Mulai 2025, Otoritas Ini Bakal Pungut Pajak Angkutan Udara

Minggu, 25 September 2022 | 12:30 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Lapor Barang Bawaan dari Luar Negeri Pakai e-CD, DJBC: Lebih Efisien

Minggu, 25 September 2022 | 12:00 WIB
PROVINSI GORONTALO

Pemprov Kembali Adakan Program Pemutihan Pajak Kendaraan Tahun Ini

Minggu, 25 September 2022 | 11:30 WIB
KEPALA BAPENDA RIAU SYARIAL ABDI

'Mumpung Belum Ada Opsen Pajak, Mari Kita Rapikan Data Kendaraan'

Minggu, 25 September 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Alur Pengawasan Kewajiban Investasi Wajib Pajak Peserta PPS

Minggu, 25 September 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

DJP Tak Ingin Buru-Buru Tunjuk e-Commerce Jadi Pemungut Pajak

Minggu, 25 September 2022 | 10:00 WIB
SINGAPURA

Isi SPT Pajak Penghasilan Tidak Benar, 6 Agen Asuransi Ini Dipenjara