Berita
Jum'at, 27 November 2020 | 15:38 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 27 November 2020 | 15:03 WIB
PENGADILAN PAJAK
Jum'at, 27 November 2020 | 14:27 WIB
PEGAWAI NEGERI SIPIL
Jum'at, 27 November 2020 | 14:15 WIB
UU CIPTA KERJA
Review
Rabu, 25 November 2020 | 15:33 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 18 November 2020 | 16:01 WIB
KONSULTASI PAJAK
Minggu, 15 November 2020 | 08:01 WIB
KEPALA KANTOR BEA CUKAI SOEKARNO-HATTA FINARI MANAN:
Rabu, 11 November 2020 | 15:50 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 26 November 2020 | 16:36 WIB
PROFIL PERPAJAKAN GRENADA
Kamis, 26 November 2020 | 13:48 WIB
BEA METERAI (3)
Rabu, 25 November 2020 | 17:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Rabu, 25 November 2020 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Data & alat
Rabu, 25 November 2020 | 09:15 WIB
KURS PAJAK 25 NOVEMBER - 1 DESEMBER 2020
Rabu, 18 November 2020 | 09:35 WIB
KURS PAJAK 18 NOVEMBER - 24 NOVEMBER 2020
Sabtu, 14 November 2020 | 13:05 WIB
STATISTIK PAJAK PERDAGANGAN INTERNASIONAL
Rabu, 11 November 2020 | 13:47 WIB
STATISTIK DESENTRALISASI FISKAL
Komunitas
Jum'at, 27 November 2020 | 10:08 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Kamis, 26 November 2020 | 16:55 WIB
STIE PUTRA BANGSA
Kamis, 26 November 2020 | 10:47 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Rabu, 25 November 2020 | 14:08 WIB
PODTAX
Reportase
Glosarium

Ketidakpatuhan PKP Masih Meningkat, Otoritas Lakukan Inspeksi Serentak

A+
A-
4
A+
A-
4
Ketidakpatuhan PKP Masih Meningkat, Otoritas Lakukan Inspeksi Serentak

Ilustrasi. (DDTCNews)

RIYADH, DDTCNews – Usai dinaikkannya tarif pajak pertambahan nilai (PPN) dari 5% menjadi 15% mulai 1 Juli 2020, Pemerintah Arab Saudi masih menemukan ratusan pelanggaran yang dilakukan oleh para Pengusaha Kena Pajak (PKP).

General Authority for Zakat and Income (GAZT) mencatat terdapat 881 pelanggaran yang dilakukan PKP di seluruh wilayah Arab Saudi. Pelanggaran tersebut ditemukan berdasarkan 3.688 pemeriksaan melalui kunjungan lapangan.

Menariknya, temuan ketidakpatuhan PKP tersebut berasal dari laporan konsumen, bukan dari hasil pemeriksaan GAZT. "Kami baru melakukan pemeriksaan secara serentak setelah terdapat 383 praktik pelanggaran ketentuan PPN oleh PKP," ujar GAZT, dikutip Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Tarif Pajak Bakal Naik Tahun Depan, Kelas Menengah Diminta Bersiap

Seperti diketahui, konsumen yang melaporkan pelanggaran ketentuan PPN oleh PKP bakal diberi hadiah sebesar 2,5% dari PPN yang berhasil dipungut dan denda yang dikenakan setelah penindakan. Nilai minimal dari SAR1.000 sampai dengan SAR1 juta.

GAZT menginspeksi secara serentak atas seluruh kegiatan usaha perdagangan mulai dari perdagangan grosir hingga retail. Beberapa bentuk pelanggaran yang ditemukan GAZT antara lain tak dipungutnya PPN oleh PKP hingga pemungutan PPN oleh pengusaha non-PKP.

Seperti dilansir Alkhaleejtoday.co, inspeksi yang dilakukan otoritas pajak secara serentak tersebut menunjukkan GAZT masih akan terus melanjutkan pemeriksaan kepatuhan atas ketentuan PPN pada bulan-bulan yang akan datang.

Baca Juga: Ringankan Beban Pemilik Properti, Pungutan Pajak Ini Dihapuskan

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kenaikan tarif PPN dari 5% menjadi 15% diterapkan oleh Pemerintah Arab Saudi guna menjaga penerimaan pajak di tengah harga minyak mentah yang amat tertekan akibat pandemi Covid-19.

Meski demikian, terdapat tiga jenis penyerahan yang PPN-nya ditanggung oleh pemerintah yakni jasa pendidikan, jasa kesehatan, dan pembelian rumah pertama oleh masyarakat Arab Saudi yang belum memiliki rumah.

Guna meningkatkan aktivitas transaksi properti, Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud memerintahkan agar pembelian rumah dibebaskan dari pungutan PPN. Sebagai gantinya, transaksi properti dikenai pajak khusus dengan tarif sebesar 5%. (rig)

Baca Juga: Perbaiki Regulasi Pajak, Negara Ini Bertemu dengan Komisi Eropa

Topik : arab saudi, pajak pertambahan nilai ppn, tarif ppn, pelanggaran pajak, pengelakan pajak, pajak inter
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 20 November 2020 | 13:30 WIB
INGGRIS
Jum'at, 20 November 2020 | 13:12 WIB
INDIA
Jum'at, 20 November 2020 | 11:05 WIB
PRANCIS
berita pilihan
Jum'at, 27 November 2020 | 15:38 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 27 November 2020 | 15:03 WIB
PENGADILAN PAJAK
Jum'at, 27 November 2020 | 14:27 WIB
PEGAWAI NEGERI SIPIL
Jum'at, 27 November 2020 | 14:15 WIB
UU CIPTA KERJA
Jum'at, 27 November 2020 | 14:02 WIB
PENDAPATAN ASLI DAERAH
Jum'at, 27 November 2020 | 13:32 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Jum'at, 27 November 2020 | 13:30 WIB
PMK 188/2020
Jum'at, 27 November 2020 | 13:05 WIB
UU CIPTA KERJA
Jum'at, 27 November 2020 | 12:45 WIB
FILIPINA
Jum'at, 27 November 2020 | 12:15 WIB
PERPRES 109/2020