Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Jerman Harapkan Kesepakatan Pajak Minimum untuk Perusahaan Digital

1
1

Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz. 

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Jerman Olaf Scholz berharap diskusi di tingkat Organisation for Economic Cooperation and Development (OECD) dapat menyepakati pengenaan pajak minimum untuk perusahaan digital pada pertengahan 2020.

Dalam konferensi pers yang diadakan setelah pertemuan dengan para menteri keuangan Uni Eropa, Scholz mengatakan pembahasan terkait pemajakan ekonomi digital sedang dilakukan secara intens. Dia berharap ada kesepakatan konsensus global terkait pemajakan perusahaan digital seperti Amazon, Google, dan Facebook.

“Kami membahas pemajakan perusahaan besar, terutama dalam ekonomi digital. Saya berharap pada musim panas tahun depan, kita akan mencapai kesepakatan di tingkat OECD tentang pajak minimum,” katanya, seperti dikutip pada Selasa (21/5/2019).

Baca Juga: Proposal Pajak Ekonomi Digital Bakal Redam Lomba Penurunan Tarif

Menurutnya, kesepakatan mengenai pemajakan ekonomi digital sangat dibutuhkan. Prancis telah mengusulkan pengenaan pajak tehadap raksasa digital di Kawasan Uni Eropa. Namun, beberapa negara memilih untuk mewaspadai efek yang dimunculkan sehingga tidak menyetujui usulan tersebut.

Selain pengenaan pajak minimum, Scholz juga berharap ada kemajuan untuk memperkenalkan pajak atas transaksi finansial pada kuartal III/2019. Pajak ini setidaknya bisa diterapkan untuk sembilan negara Uni Eropa dan menjadi sumber potensial pendanaan anggaran Zona Euro di masa depan.

“Sepertinya kerja sama yang ditingkatkan akan menunjukkan hasil di musim panas. Kami sedang mengerjakan draf aturan hukumnya. Dasar untuk itu adalah proposal Perancis—Jerman,” katanya, seperti dilansir itnews.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Jumlah Layer Sanksi Kepabeanan

Scholz mengatakan saat ini tengah ada upaya untuk meyakinkan negara-negara kecil terkait penerapan pajak atas transaksi keuangan. Dia pun berharap pendapatan Jerman dari pajak tersebut bisa mencapai sekitar 1,2 miliar euro. (kaw)

“Kami membahas pemajakan perusahaan besar, terutama dalam ekonomi digital. Saya berharap pada musim panas tahun depan, kita akan mencapai kesepakatan di tingkat OECD tentang pajak minimum,” katanya, seperti dikutip pada Selasa (21/5/2019).

Baca Juga: Proposal Pajak Ekonomi Digital Bakal Redam Lomba Penurunan Tarif

Menurutnya, kesepakatan mengenai pemajakan ekonomi digital sangat dibutuhkan. Prancis telah mengusulkan pengenaan pajak tehadap raksasa digital di Kawasan Uni Eropa. Namun, beberapa negara memilih untuk mewaspadai efek yang dimunculkan sehingga tidak menyetujui usulan tersebut.

Selain pengenaan pajak minimum, Scholz juga berharap ada kemajuan untuk memperkenalkan pajak atas transaksi finansial pada kuartal III/2019. Pajak ini setidaknya bisa diterapkan untuk sembilan negara Uni Eropa dan menjadi sumber potensial pendanaan anggaran Zona Euro di masa depan.

“Sepertinya kerja sama yang ditingkatkan akan menunjukkan hasil di musim panas. Kami sedang mengerjakan draf aturan hukumnya. Dasar untuk itu adalah proposal Perancis—Jerman,” katanya, seperti dilansir itnews.

Baca Juga: Pemerintah Tambah Jumlah Layer Sanksi Kepabeanan

Scholz mengatakan saat ini tengah ada upaya untuk meyakinkan negara-negara kecil terkait penerapan pajak atas transaksi keuangan. Dia pun berharap pendapatan Jerman dari pajak tersebut bisa mencapai sekitar 1,2 miliar euro. (kaw)

Topik : ekonomi digital, OECD, pajak minimum, Jerman, Eropa
artikel terkait
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Kamis, 08 September 2016 | 17:20 WIB
AMERIKA SERIKAT
berita pilihan
Sabtu, 10 September 2016 | 14:01 WIB
IRLANDIA
Selasa, 11 Juni 2019 | 16:24 WIB
AUSTRALIA
Rabu, 27 Desember 2017 | 11:18 WIB
INGGRIS
Rabu, 22 Mei 2019 | 14:40 WIB
ITALIA
Kamis, 28 Maret 2019 | 16:54 WIB
SELANDIA BARU
Sabtu, 08 Oktober 2016 | 14:30 WIB
AZERBAIJAN
Minggu, 18 September 2016 | 19:02 WIB
INDIA
Rabu, 06 Desember 2017 | 11:30 WIB
GHANA
Senin, 04 Juni 2018 | 16:38 WIB
YORDANIA
Kamis, 05 Juli 2018 | 10:45 WIB
NIKARAGUA