Review
Selasa, 11 Agustus 2020 | 09:20 WIB
OPINI PAJAK
Minggu, 09 Agustus 2020 | 09:00 WIB
KEPALA KKP PRATAMA JAKARTA MAMPANG PRAPATAN IWAN SETYASMOKO:
Kamis, 06 Agustus 2020 | 16:26 WIB
TAJUK
Selasa, 04 Agustus 2020 | 09:19 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Selasa, 11 Agustus 2020 | 12:09 WIB
ALI SADIKIN:
Senin, 10 Agustus 2020 | 17:29 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:58 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 10 Agustus 2020 | 16:15 WIB
TIPS PAJAK
Data & alat
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:30 WIB
STATISTIK PENGHINDARAN PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:54 WIB
STATISTIK WITHHOLDING TAX
Rabu, 05 Agustus 2020 | 08:57 WIB
KURS PAJAK 5 AGUSTUS-11 AGUSTUS 2020
Selasa, 04 Agustus 2020 | 16:12 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PERPAJAKAN
Komunitas
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 08 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Jum'at, 07 Agustus 2020 | 11:15 WIB
IPB ACCOUNTING COMPETITION 2020
Kamis, 06 Agustus 2020 | 18:46 WIB
UNIVERSITAS MULIA
Reportase

Jadi Andalan Sri Mulyani, Ini Realisasi Penerimaan PPN Per Akhir April

A+
A-
1
A+
A-
1
Jadi Andalan Sri Mulyani, Ini Realisasi Penerimaan PPN Per Akhir April

Ilustrasi. Konsumen berbelanja kebutuhan pangan di Carefour Lebak Bulus, Jakarta, Minggu (17/5/2020). Pemerintah akan menggelontorkan stimulus demi mendongkrak konsumsi rumah tangga, dimana sebelumnya Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat konsumsi rumah tangga pada kuartal I/2020 hanya tumbuh 2,84% secara year-on-year (yoy). ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aww

JAKARTA, DDTCNews – Kementerian Keuangan mencatat penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) hingga akhir April 2020 masih tumbuh 1,9%.

Hal ini dipaparkan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara melalui video conference APBN Kita pada sore ini, Rabu (20/5/2020). Dia mengatakan realisasi penerimaan PPN per akhir April 2020 senilai Rp132,8 triliun, atau 25,1% dari target sesuai Perpres No. 54 /2020 senilai Rp529,1 triliun.

"Transaksi pada April menurun karena ada Covid-19. Jadi, penerimaan PPN hanya tumbuh 1,9%," katanya.

Baca Juga: Penambahan Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Jadi 50% Berlaku Otomatis

Suahasil mengatakan kinerja penerimaan PPN per akhir April 2020 jauh lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu. Per akhir April 2019, penerimaan PPN tercatat senilai Rp130 triliun atau mengalami kontrksi 4,0% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara lebih detail, penerimaan PPN impor tercatat senilai Rp51,41 triliun atau turun 8,9% secara tahunan. Kontraksi penerimaan PPN impor ini sejalan dengan penurunan kegiatan impor nasional pada kuartal I/2020 sebesar 2,19%.

Sementara itu, penerimaan PPN dalam negeri tercatat senilai Rp76,93 triliun dengan kontribusi 20,42%. Kinerja penerimaan PPN dalam negeri ini tumbuh 10,09% secara tahunan, jauh berbeda dibandingkan tahun lalu yang mengalami kontraksi 7,28%.

Baca Juga: DJP Bakal Libatkan Telkom dalam Uji Coba Unifikasi SPT Masa PPh

Namun demikian, Suahasil mewaspadai kinerja penerimaan PPN pada bulan-bulan berikutnya akan kembali melemah akibat pandemi Covid-19. "Tansaksi pada bulan April sudah mengalami penurunan, dan Mei mungkin terjadi penurunan yang lebih dalam," ujarnya.

Menurutnya, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus Corona, telah berdampak besar pada penerimaan PPN. Pasalnya, berbagai sektor usaha kini sudah tidak melakukan transaksi.

Di tengah pandemi virus Covid-19, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sebelumnya mengaku akan mengandalkan penerimaan PPN. Menurutnya penerimaan PPN per bulan Maret masih tercatat positif 2,5%, sedangkan jenis pajak yang lain terkontraksi.

Baca Juga: Prosedur Pengajuan dan Penelitian Insentif Restitusi PPN Pendahuluan

Sri Mulyani sempat menyampaikan memproyeksikan mengenai penerimaan beberapa jenis pajak akan menurun pada April hingga Mei akibat pandemi. Namun, dia meyakini sejumlah kegiatan konsumsi tetap berjalan baik, terutama pada produk kesehatan dan beberapa bahan makanan.

"Ada dunia usaha yang booming sekarang ini, alat kesehatan, beberapa makanan juga bertambah. Mereka nggak terlalu turun tapi memang ada yang terpukul sekali," ujarnya. Simak artikel ‘Hadapi Pandemi Corona, Sri Mulyani Andalkan Penerimaan Pajak dari PPN’. (kaw)

Baca Juga: Imbas Corona, Pemkot Bekasi Pangkas Target PAD Hingga Rp1 Triliun
Topik : APBN Kita, kinerja fiskal, APBN 2020, penerimaan pajak, PPN, konsumsi, DJP
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 10 Agustus 2020 | 09:45 WIB
KOTA MALANG
Senin, 10 Agustus 2020 | 08:02 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Senin, 10 Agustus 2020 | 07:30 WIB
PMK 96/2020
Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:01 WIB
JEPANG
berita pilihan
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:45 WIB
PENEGAKAN HUKUM
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:30 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:00 WIB
KESEJAHTERAAN SOSIAL
Rabu, 12 Agustus 2020 | 06:00 WIB
BELANDA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:08 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:39 WIB
INSENTIF PAJAK
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:52 WIB
TRANSFORMASI PROSES BISNIS
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:51 WIB
AMERIKA SERIKAT
Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:00 WIB
KONSULTASI
Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:45 WIB
KORPORASI