Fokus
Literasi
Rabu, 19 Januari 2022 | 10:45 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 17 Januari 2022 | 18:00 WIB
KAMUS BEA METERAI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & Alat
Rabu, 19 Januari 2022 | 09:17 WIB
KURS PAJAK 19 JANUARI - 25 JANUARI 2022
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Reportase
Perpajakan.id

Ini Alasan Biden Pertahankan Rencana Menaikkan Pajak atas Orang Kaya

A+
A-
0
A+
A-
0
Ini Alasan Biden Pertahankan Rencana Menaikkan Pajak atas Orang Kaya

Presiden AS Joe Biden mengangkat tangan di sebuah ruang kelas saat mengunjungi Sekolah Dasar Yorktown di Yorktown, Virginia, Amerika Serikat, Senin (3/5/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Jonathan Ernst/AWW/djo

WASHINGTON D.C., DDTCNews - Presiden AS Joe Biden bersikukuh mempertahankan rencana kebijakan perpajakannya dalam American Families Plan sebagai upaya menekan ketimpangan dan meningkatkan daya saing ekonomi AS.

Biden berencana meningkatkan pajak yang dikenakan atas orang kaya dengan penghasilan di atas US$400.000 per tahun. Di sisi lain, mereka yang berpenghasilan menengah dan rendah akan mendapatkan fasilitas pendidikan gratis hingga kredit pajak.

"Mana yang lebih penting, melindungi kepentingan segelintir orang kaya atau memberikan kesempatan yang sama kepada setiap anak sejak usia dini serta meringankan beban keluarga kelas menengah?" tanya Biden dalam pidatonya, dikutip Selasa (4/5/2021).

Baca Juga: Industri Hiburan Minta Insentif Pajak Tiket Pertunjukan Diperpanjang

Melalui kebijakan pajak yang diusung pemerintah, lanjut Biden, kebutuhan dana untuk membiayai program-program yang tertuang dalam American Families Plan senilai US$1,8 triliun tersebut tidak akan membebani defisit anggaran.

Biden juga menyuarakan kritiknya atas trickle-down economics yang hingga saat ini terbukti tidak memiliki dampak terhadap masyarakat kelas menengah dan kelas bawah.

"Sudah terlalu lama kita memberikan relaksasi kepada mereka yang sesungguhnya tak membutuhkan relaksasi tersebut. Sekarang waktunya kita menumbuhkan perekonomian dari bawah," ujar Biden seperti dilansir thehill.com.

Baca Juga: Mulai Februari 2022, Tarif PPN Dipangkas 2 Persen

Saat ini, sambung Biden, menjadi kesempatan bagi AS untuk menginvestasikan dana yang untuk menciptakan SDM yang unggul melalui pendidikan. Dengan demikian, ekonomi AS dapat bersaing dengan perekonomian negara lain.

Melalui American Families Plan, Biden berencana untuk menggratiskan pendidikan prasekolah untuk seluruh anak usia 3 dan 4 tahun, termasuk bagi mahasiswa dari keluarga berpenghasilan menengah atau rendah yang menempuh pendidikan di community college. (rig)

Baca Juga: Redam Inflasi, Program Keringanan Pajak Berlaku Mulai 1 Februari
Topik : amerika serikat, presiden as joe biden, pajak orang kaya, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Jum'at, 14 Januari 2022 | 16:00 WIB
JEPANG

Eks Menkeu Minta Pemerintah Naikkan Pajak Karbon Secara Agresif

Jum'at, 14 Januari 2022 | 13:30 WIB
MAROKO

Aturan Pajak Baru, Biaya Asuransi Perjalanan Naik Hingga 122%

Jum'at, 14 Januari 2022 | 12:30 WIB
SWISS

Swiss Terapkan Tarif Pajak Minimum 15% Mulai Januari 2024

berita pilihan

Rabu, 19 Januari 2022 | 14:00 WIB
ANGGARAN PEMERINTAH

Defisit APBN 2021 Turun Signifikan, Sri Mulyani: Bukan Tugas Mudah

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:00 WIB
KINERJA FISKAL

Penerimaan Pajak Tembus 103%, Sri Mulyani Bantah Targetnya Diturunkan

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:40 WIB
EDUKASI PAJAK

Tax Center Universitas Gunadarma Luncurkan Aplikasi M-edu Tax

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:23 WIB
AGENDA ATPETSI

Negara Butuh Pajak untuk Capai Target SDGs, Simak Analisisnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:11 WIB
SELEBRITAS

Ngobrol Bareng Ghozali, Deddy Corbuzier: Lu Ditagih Pajak Katanya?

Rabu, 19 Januari 2022 | 12:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Barang Kena Pajak Belum Tentu Dikenakan PPN, Ini Penjelasannya

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Skema Insentif PPnBM Mobil DTP Berubah, Begini Catatan Gaikindo

Rabu, 19 Januari 2022 | 11:15 WIB
TAJUK PAJAK

Tidak Harus Dipancing dengan Pemutihan Pajak