Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Industri Domestik Siap Tampung Dana Repatriasi

0
0

JAKARTA, DDTCNews – Pemerintah menginstruksikan perusahaan-perusahaan sekuritas untuk menjadi financial advisor untuk mempersiapkan proyek di bawah sektor perindustrian.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Sofyan Djalil menyatakan bahwa pemerintah memberi instruksi kepada PT Danareksa Sekuritas dan PT Bahana Sekuritas. Menurutnya,data dari proyek sektor perindustrian secara keuangan mampu memberikan potensi.

“Pemerintah menginstruksikan PT Danareksa sekuritas dan PT Bahana Sekuritas untuk mendata semua proyek di Kementerian Perindustrian yang berpotensi menampung dana repatriasi tax amnesty, karena hanya industri yang secara financially sound akan menjadi tempat tax amnesty,” ucap Sofyan di Kementerian Perekonomian (Kemenko), Jumat malam (22/7).

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Sudah 90%

Perusahaan Sekuritas yang ditunjuk berpotensi untuk menampung dana hasil repatriasi program pengampunan pajak. Akan tetapi harus diadakan pembicaraan terlebih dulu kepada pemilik perusahaan terkait kemungkinan ada perusahaan yang ingin mengekspansi perusahaannya.

Sofyan Djalil menjelaskan, bahwa jika ada perusahaan yang ingin melakukan ekspansi, maka dari kedua perusahaan sekuritas tersebut akan menawarkan fasilitas untuk ekspansi kepada investor. Selanjutnya, calon investor akan menentukan fasilitas yang terlihat lebih prospek.

Hal ini diperlukan persiapan khusus oleh profesional,  atau bahkan perlu menjadi match maker. Karena menurutnya pengadaan ekspansi perusahaan bukan menjadi hal yang mudah dan memerlukan tenaga yang benar-benar profesional.

Baca Juga: Wah, DJP Sudah Dapatkan Data WP yang Belum Laporkan Asetnya

“Jika para investor ingin melakukan pengecekan IRR, sedangkan list itu didaftar perusahaan milik orang, maka harus dikerjakan oleh yang profesional dahulu,” ucapnya. (Bsi)

“Pemerintah menginstruksikan PT Danareksa sekuritas dan PT Bahana Sekuritas untuk mendata semua proyek di Kementerian Perindustrian yang berpotensi menampung dana repatriasi tax amnesty, karena hanya industri yang secara financially sound akan menjadi tempat tax amnesty,” ucap Sofyan di Kementerian Perekonomian (Kemenko), Jumat malam (22/7).

Baca Juga: Wah, Kepatuhan Formal WP Peserta Tax Amnesty Sudah 90%

Perusahaan Sekuritas yang ditunjuk berpotensi untuk menampung dana hasil repatriasi program pengampunan pajak. Akan tetapi harus diadakan pembicaraan terlebih dulu kepada pemilik perusahaan terkait kemungkinan ada perusahaan yang ingin mengekspansi perusahaannya.

Sofyan Djalil menjelaskan, bahwa jika ada perusahaan yang ingin melakukan ekspansi, maka dari kedua perusahaan sekuritas tersebut akan menawarkan fasilitas untuk ekspansi kepada investor. Selanjutnya, calon investor akan menentukan fasilitas yang terlihat lebih prospek.

Hal ini diperlukan persiapan khusus oleh profesional,  atau bahkan perlu menjadi match maker. Karena menurutnya pengadaan ekspansi perusahaan bukan menjadi hal yang mudah dan memerlukan tenaga yang benar-benar profesional.

Baca Juga: Wah, DJP Sudah Dapatkan Data WP yang Belum Laporkan Asetnya

“Jika para investor ingin melakukan pengecekan IRR, sedangkan list itu didaftar perusahaan milik orang, maka harus dikerjakan oleh yang profesional dahulu,” ucapnya. (Bsi)

Topik : dana repatriasi, tax amnesty, pengampunan pajak
artikel terkait
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
berita pilihan
Selasa, 04 Desember 2018 | 14:21 WIB
KEBIJAKAN ANGGARAN
Senin, 24 Oktober 2016 | 14:02 WIB
TAX AMNESTY
Rabu, 21 November 2018 | 14:53 WIB
PENERIMAAN NEGARA
Kamis, 16 Juni 2016 | 13:18 WIB
CEGAH ILLEGAL FISHING
Jum'at, 11 November 2016 | 19:56 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI
Jum'at, 21 Oktober 2016 | 15:32 WIB
PELABUHAN PERIKANAN
Senin, 14 November 2016 | 17:21 WIB
TAX AMNESTY
Sabtu, 12 November 2016 | 16:06 WIB
PASAR GELAP
Kamis, 28 September 2017 | 09:06 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 21 September 2016 | 14:01 WIB
TAX AMNESTY