Fokus
Literasi
Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI
Jum'at, 03 Desember 2021 | 19:00 WIB
KAMUS PERPAJAKAN
Jum'at, 03 Desember 2021 | 16:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 01 Desember 2021 | 08:17 WIB
KURS PAJAK 1 DESEMBER - 7 DESEMBER 2021
Rabu, 24 November 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 24 NOVEMBER - 30 NOVEMBER 2021
Rabu, 17 November 2021 | 08:51 WIB
KURS PAJAK 17 NOVEMBER - 23 NOVEMBER 2021
Rabu, 10 November 2021 | 07:33 WIB
KURS PAJAK 10-16 NOVEMBER 2021
Reportase
Perpajakan.id

Genjot Ekspor di Indonesia Timur, Ini Langkah Kantor Bea Cukai

A+
A-
3
A+
A-
3
Genjot Ekspor di Indonesia Timur, Ini Langkah Kantor Bea Cukai

Ilustrasi. (DJBC)

JAKARTA, DDTCNews – Kantor Bea Cukai Makassar, Sulawesi Selatan membentuk tim export assistance untuk menggenjot ekspor berbagai komoditas dari Sulawesi Selatan dan kawasan lain di Indonesia timur.

Kepala Kantor Bea Cukai Makassar Eva Arifah mengatakan tim export assistance bertugas memberikan pemahaman dan asistensi bagi eksportir yang ingin memasarkan barangnya di luar negeri. Dia berharap kehadiran tim ini mampu meningkatkan ekspor yang kini sedang lesu akibat pandemi virus Corona, terutama di Makassar yang menjadi pintu gerbang kawasan timur Indonesia.

"Tim export assistance ini sebagai sarana untuk memberikan edukasi dan asistensi kepada masyarakat umum dan pelaku usaha terkait pelaksanaan ekspor,” katanya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Kamis (4/6/2020).

Baca Juga: Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Eva mengatakan Kantor Bea Cukai Makassar sedang berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat atau eksportir mengenai ketentuan kepabeanan dalam kegiatan ekspor. Misalnya, dalam sebuah acara asistensi, dia sempat menjelaskan mengenai konsolidasi ekspor.

Kepada para eksportir, Eva menjelaskan konsolidasi merupakan kegiatan mengumpulkan barang ekspor dalam dua atau lebih dokumen pemberitahuan ekspor barang (PEB) dengan menggunakan satu peti kemas. Ini dilakukan sebelum barang ekspor tersebut dimasukkan ke kawasan pabean untuk dimuat ke atas sarana pengangkut.

Agar semakin memudahkan eksportir, Eva menilai perlu ada badan usaha khusus yang melaksanakan konsolidasi di Pelabuhan atau yang biasa disebut konsolidator. "Kami berharap ke depannya Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar memiliki konsolidator sehingga dapat menampung dan memfasilitasi barang ekspor dengan volume kecil," katanya.

Baca Juga: Dukung Ketahanan Energi, DJBC Berikan Sederet Fasilitas Kepabeanan

Menurut Eva, konsolidator itu bisa menjadi pendorong pertumbuhan ekspor di kawasan Indonesia timur. Hal ini akan memacu kemunculan eksportir atau pelaku industri berbasis ekspor baru di Sulawesi Selatan meskipun skalanya masih kecil.

Kepala Seksi Kepabeanan dan Cukai II Adeltus Lolok menambahkan kehadiran konsolidator juga berarti akan memangkas waktu ekspor barang dari Makassar ke luar negeri. Pelabuhan Makassar telah memiliki direct call sehingga dapat menghemat biaya logistik.

“Konsolidator dibutuhkan agar nantinya para pegiat ekspor tidak perlu lagi mengirim komoditas ke pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak untuk dikonsolidasi," ujarnya. (kaw)

Baca Juga: Apa Itu Satgas Patroli Laut?

Topik : bea cukai, DJBC, ekspor, KTI, Indonesia timur

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Senin, 15 November 2021 | 12:40 WIB
NERACA PERDAGANGAN

BPS: Neraca Dagang Oktober 2021 Cetak Surplus US$5,73 Miliar

Minggu, 14 November 2021 | 09:30 WIB
KAWASAN INDUSTRI HASIL TEMBAKAU

DJBC Sebut Kawasan Industri Rokok Bakal Dibangun di Garut dan Malang

Jum'at, 12 November 2021 | 15:00 WIB
KEBIJAKAN PERPAJAKAN

Indonesia-Malaysia Sepakat Bertukar Data Kepabeanan

Kamis, 11 November 2021 | 18:08 WIB
PENEGAKAN HUKUM

Rugikan Negara Rp9,5 miliar, Penerbit Faktur Pajak Fiktif Ditangkap

berita pilihan

Senin, 06 Desember 2021 | 19:00 WIB
MALAYSIA

Pacu Industri Pariwisata 2022, Berbagai Insentif Pajak Disiapkan

Senin, 06 Desember 2021 | 18:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Tempat Lelang Berikat?

Senin, 06 Desember 2021 | 18:00 WIB
PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI

Jangan Gampang Tergiur Penawaran Aset Kripto, Investor Perlu Tahu Ini

Senin, 06 Desember 2021 | 17:21 WIB
PRESIDENSI G-20 INDONESIA

Target Presidensi G-20 Indonesia: Proposal Pilar 1 Diteken Juli 2022

Senin, 06 Desember 2021 | 17:00 WIB
TIPS CUKAI

Cara Mengajukan Pemesanan Pita Cukai Rokok

Senin, 06 Desember 2021 | 16:37 WIB
KPP PRATAMA KUBU RAYA

Telusuri Aset WP yang Tunggak Pajak, DJP Gandeng Pemda

Senin, 06 Desember 2021 | 16:30 WIB
KINERJA FISKAL

Dana Pemda yang Mengendap di Bank Segera Susut, Ini Alasan Pemerintah

Senin, 06 Desember 2021 | 16:13 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Curhat Komunitas Difabel ke DJP: Literasi Pajak Masih Minim