Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Gelapkan Pajak, Influencer Cantik Ini Didenda Rp3 Triliun

A+
A-
1
A+
A-
1
Gelapkan Pajak, Influencer Cantik Ini Didenda Rp3 Triliun

Huang Wei atau yang juga dikenal sebagai Viya (kiri). (foto: China Daily) 

BEIJING, DDTCNews – Seorang influencer, artis internet, streamer, sekaligus pengusaha toko online asal China bernama Viya alias Huang Wei dikabarkan melakukan penggelapan pajak sehingga diharuskan membayar denda hingga US$210 juta atau sekitar Rp3 triliun.

Otoritas Pajak Hangzhou menyatakan Viya melakukan penggelapan pajak dengan menyembunyikan pendapatan pribadinya serta melakukan pelanggaran keuangan lainnya pada 2019 dan 2020. Terkait hal tersebut, Viya mem-posting di akun Weibo-nya bahwa ia sangat menyesal.

"Saya benar-benar menerima hukuman yang dibuat oleh otoritas pajak," katanya dalam postingan tersebut dikutip dari bbc.com, Selasa (21/12/2021).

Baca Juga: Cryptocurrency Makin Populer, Negara Eropa Ini Ingin Kenakan Pajak

Wanita yang dikenal dengan julukan live-streaming queen di China ini telah menjual berbagai produk melalui platform Taobao. Tak hanya itu, Viya juga ternyata ditunjuk sebagai tuan rumah dalam acara penjualan kosmetik.

Viya bahkan masuk dalam daftar 100 tokoh berpengaruh majalah Time pada 2021. Tak heran, Viya menjadi salah satu influencer terpopuler di China. Namun, setelah berita penggelapan pajak diketahui oleh berbagai pihak, kondisinya mengalami perubahan.

Salah satu tagar teratas di Sina Weibo adalah #ViyaCompletelyBlockedOnline karena adanya upaya untuk menghapus kehadirannya di jaringan internet. Akun Weibo Viya yang semula memiliki 18 juta pengikut kini tidak ada lagi. Tidak hanya itu, akun Taobao-nya juga telah ditangguhkan.

Baca Juga: Mengintegrasikan Pajak dengan Zakat

Kondisi-kondisi ini menjadi hukuman sekaligus peringatan bagi publik untuk tidak menggelapkan pajak. Dalam surat kabar China Daily bahkan menyebutkan hukuman bagi penggelap pajak tersebut dilakukan demi menciptakan lingkungan pajak yang adil. (vallen/rig)

Topik : china, penggelapan pajak, huang wei, viya, influencer, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

berita pilihan

Senin, 23 Mei 2022 | 16:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Dapat Imbauan dari AR, Mending Ikut PPS atau Pembetulan SPT Tahunan?

Senin, 23 Mei 2022 | 15:20 WIB
OPINI PAJAK

Mengintegrasikan Pajak dengan Zakat

Senin, 23 Mei 2022 | 14:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Penghapusan NPWP Orang Pribadi yang Meninggal Dunia, Begini Caranya

Senin, 23 Mei 2022 | 14:07 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Upload Faktur Pajak Kena Reject dan Muncul ETAX-API-1001? Coba Ini

Senin, 23 Mei 2022 | 14:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

Progres PPS Melandai, DJP Yakin Peserta Ramai pada 1 Bulan Terakhir

Senin, 23 Mei 2022 | 13:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Tempat-Tempat yang Tidak Dapat Menjadi Pemusatan PPN