Fokus
Data & Alat
Rabu, 12 Mei 2021 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 -25 MEI 2021
Rabu, 05 Mei 2021 | 14:32 WIB
STATISTIK TARIF PAJAK
Rabu, 05 Mei 2021 | 08:55 WIB
KURS PAJAK 5 MEI - 11 MEI 2021
Selasa, 04 Mei 2021 | 16:30 WIB
KMK 25/2021
Komunitas
Sabtu, 15 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Rabu, 12 Mei 2021 | 07:00 WIB
KOMIK PAJAK
Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
Senin, 10 Mei 2021 | 10:18 WIB
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
Reportase
Perpajakan.id

Ekspor Membaik, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Telah Bangkit

A+
A-
0
A+
A-
0
Ekspor Membaik, Sri Mulyani Sebut Ekonomi Telah Bangkit

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (kiri). ANTARA FOTO/Aji Styawan/wsj.

JAKARTA, DDTCNews – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menilai kinerja ekspor Indonesia dalam kuartal pertama tahun ini telah menunjukkan kinerja yang sangat impresif di tengah pandemi Covid-19.

Sri Mulyani mengatakan perbaikan kinerja ekspor tersebut menunjukkan adanya pemulihan kuat pada perekonomian Indonesia dan global. Menurutnya, pandemi juga membuka kesempatan memperluas pangsa pasar ekspor produk-produk Indonesia.

"Kenaikan ekspor ini menunjukkan bangkitnya pertumbuhan ekonomi dan pelaku Indonesia, dan pulihnya ekonomi dunia," katanya dalam Konferensi 500K Eksportir Baru, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga: Genjot Ekspor Sarang Walet, Begini Program Ditjen Peternakan

Realisasi ekspor pada Mei 2021 tumbuh 30,47% dari periode yang sama tahun lalu. Menurut menkeu, kinerja tersebut tumbuh lebih tinggi ketimbang 2 tahun terakhir ini, terutama pada 2020 saat pandemi Covid-19 mulai mewabah ke seluruh dunia.

Sri Mulyani menuturkan realisasi ekspor pada Maret 2021 itu didominasi komoditas nonmigas, yakni US$17,448 juta. Situasi itu juga menggambarkan membaiknya ekosistem ekspor nasional dan daya saing produk nonmigas Indonesia di pasar global.

UMKM, lanjutnya, masih memiliki tantangan berat untuk bisa mengekspor produknya. Kendala yang dihadapi seperti seperti kesesuaian produk dengan standar global, pemenuhan bahan baku, inovasi untuk pengembangan produk, hingga terbatasnya informasi soal peluang pasar.

Baca Juga: Pengecualian PPN dan Diskon Angsuran PPh Pasal 25 Jadi Terpopuler

Pemerintah berupaya mengatasi berbagai hambatan tersebut melalui UU Cipta Kerja. Upaya lainnya, seperti memperbaiki infrastruktur jalur logistik, mempermudah perizinan, pemberian insentif pajak, dan membantu akses permodalan.

"Pemerintah pun mendukung melalui insentif perpajakan, baik dari PPh Pasal 21, PPh impor, dan PPh korporasi. Untuk UMKM, juga diberikan PPh final 0,5%," ujar Sri Mulyani. (rig)

Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Pajak dan Kepabeanan, Dua Instansi Ini Dilebur
Topik : menkeu sri mulyani, pemulihan ekonomi, pandemi covid-19, ekspor, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Selasa, 11 Mei 2021 | 08:48 WIB
APARATUR SIPIL NEGARA
Senin, 10 Mei 2021 | 17:30 WIB
UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
berita pilihan
Minggu, 16 Mei 2021 | 15:01 WIB
THAILAND
Minggu, 16 Mei 2021 | 14:01 WIB
KABUPATEN SRAGEN
Minggu, 16 Mei 2021 | 13:01 WIB
PAJAK KENDARAAN
Minggu, 16 Mei 2021 | 12:01 WIB
PENINDAKAN HUKUM
Minggu, 16 Mei 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Minggu, 16 Mei 2021 | 10:01 WIB
INSENTIF PAJAK DAERAH
Minggu, 16 Mei 2021 | 09:01 WIB
KOTA DEPOK
Minggu, 16 Mei 2021 | 08:01 WIB
EDUKASI PAJAK
Minggu, 16 Mei 2021 | 07:01 WIB
HASIL AUDIT BPKP
Minggu, 16 Mei 2021 | 06:01 WIB
ROKOK ILEGAL