Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

DJBC Tebar Insentif Tambahan Kepabeanan untuk Perusahaan KITE

A+
A-
3
A+
A-
3
DJBC Tebar Insentif Tambahan Kepabeanan untuk Perusahaan KITE

Aktivitas ekspor impor di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

JAKARTA, DDTCNews—Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) mulai memberikan sejumlah insentif tambahan untuk perusahaan penerima fasilitas kemudahan impor untuk tujuan ekspor (KITE) di tengah pandemi Corona.

Kepala Kanwil Bea Cukai Jakarta Decy Arifinsjah mengatakan DJBC telah memberikan izin fasilitas KITE tambahan kepada PT Surya Mandiri Tekstil Buana karena ikut memproduksi alat kesehatan guna memenuhi kebutuhan di tengah pandemi.

“Manfaat KITE ialah memberikan kemudahan pengembalian bea masuk demi mendorong peningkatan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (28/4/2020).

Baca Juga: Operasi Laut, DJBC Sita Ratusan Kilogram Sabu-Sabu Hingga Rokok Ilegal

Penerbitan izin fasilitas kepabeanan, lanjut Decy, kini hanya perlu waktu satu jam setelah pemaparan profil dari pihak perusahaan. Pemaparan profil perusahaan juga bisa dilakukan melalui konferensi video guna mencegah penularan virus Corona.

Sebelum pandemi, perusahaan yang mengajukan permohonan untuk mendapatkan fasilitas kepabeanan harus melalui prosedur tatap muka dengan petugas Bea Cukai.

Decy menambahkan Surya Mandiri merupakan perusahaan tekstil di bidang kain rajut dan pakaian seragam. Namun perusahaan juga memproduksi alat pelindung diri (APD) untuk para tenaga medis.

Baca Juga: Pegawai WFH Perlu Dapat Insentif Pajak, Ini Usulan Senat

Kapasitas produksi PT Surya Mandiri Tekstil Buana mencapai 50.000 potong pakaian per bulan untuk diekspor ke mancanegara.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 31/PMK.04/2020 untuk yang berisi berbagai tambahan fasilitas untuk perusahaan kawasan berikat dan kemudahan impor tujuan ekspor (KITE).

Fasilitas tambahan itu antara lain pemasukan barang dari dalam negeri dalam rangka diolah untuk tujuan ekspor kini bebas dari pungutan PPN dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM).

Baca Juga: Bank Sentral Minta Pemerintah Setop Buat Insentif Pajak Baru

Perusahaan KITE juga kini dapat melakukan penyerahan hasil produksi untuk diolah dan/atau digabungkan dengan hasil produksi kawasan berikat maupun KITE IKM dari sebelumnya dilarang.

Perusahaan KITE Pembebasan dan KITE IKM kini diperbolehkan untuk menjual produknya ke dalam negeri paling banyak 50% dari nilai ekspor tahun sebelumnya. KITE Pembebasan sebelumnya tidak boleh menjual hasil produksi ke dalam negeri, dan KITE IKM juga hanya boleh menjual sekitar 25%.

KITE Pembebasan dan KITE IKM juga dapat melakukan penyerahan hasil produksi untuk penanganan bencana virus Corona kepada pemerintah atau orang yang memperoleh pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor di dalam negeri tanpa mengurangi kuota penjualan lokal. (rig)

Baca Juga: Kembangkan Judi Online, Rezim Perpajakan Direformasi
Topik : insentif perpajakan, kemudahan impor tujuan ekspor, kite, djbc, pandemi corona, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:27 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 08 Juli 2020 | 16:10 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
berita pilihan
Minggu, 12 Juli 2020 | 06:01 WIB
SE-38/PJ/2020
Sabtu, 11 Juli 2020 | 15:01 WIB
KABUPATEN SUMBAWA BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 14:01 WIB
ITALIA
Sabtu, 11 Juli 2020 | 13:01 WIB
KARTUNIS LALO ALCARAZ:
Sabtu, 11 Juli 2020 | 12:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:01 WIB
PROVINSI SULAWESI BARAT
Sabtu, 11 Juli 2020 | 09:01 WIB
PANDUAN OECD
Sabtu, 11 Juli 2020 | 08:00 WIB
BERITA PAJAK SEPEKAN