Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

DDTC Buka Lowongan Posisi Fiscal Economist, Tertarik?

A+
A-
7
A+
A-
7
DDTC Buka Lowongan Posisi Fiscal Economist, Tertarik?

LANSKAP perpajakan di tingkat global yang bergerak sangat dinamis pada gilirannya berimbas pada tingkat domestik, terutama dari sisi kebijakan fiskal.

Memiliki visi sebagai institusi pajak berbasis riset, teknologi, dan ilmu pengetahuan, DDTC memandang dinamisnya pergerakan tersebut perlu direspons dengan kemampuan riset yang lebih kuat.

Penguatan dari sisi riset sejauh ini telah dilakukan DDTC melalui penyediaan infrastruktur pendukung. Salah satunya adalah keberadaan DDTC Library yang merupakan perpustakaan perpajakan terlengkap di Tanah Air dengan koleksi lebih dari 3.500 literatur dari penerbit dan penulis terkemuka di dunia.

Baca Juga: PPN atas Jasa Freight Forwarding, Ada Kewajiban yang Berubah?

Tidak hanya itu, DDTC juga memiliki program Human Resource Program Development (HRDP) yang diberikan oleh kepada para profesional DDTC untuk mengikuti berbagai pelatihan, kursus, hingga studi lanjut S2 di berbagai instansi maupun universitas ternama di dalam maupun luar negeri.

Hal tersebut menjadi bagian dari perwujudan misi untuk berinvestasi pada sumber daya manusia dan berkomitmen untuk terus berinovasi. Dengan modal infrastruktur pendukung kegiatan riset yang cukup lengkap, DDTC juga terus menjalankan misi untuk berkontribusi dalam proses perumusan kebijakan.

Untuk memperkuat pelaksanaan misi tersebut, DDTC kembali mencari kandidat profesional untuk mengisi 1 posisi Fiscal Economist (FE) pada DDTC Fiscal Research. Adapun detail kualifikasi posisi tersebut sebagai berikut.

Baca Juga: Masih Bingung Soal Pajak Profesi Anda? Ini Panduan Lengkapnya!
  • Memiliki pendidikan S-2 di bidang ekonomi, pajak, keuangan/akuntansi dari universitas terkemuka dalam dan/atau luar negeri dengan IPK minimal 3,25 atau setara.
  • Memiliki pengalaman setidaknya 2 tahun dalam riset terkait dengan kebijakan pajak. Pengalaman dalam analisis kuantitatif kebijakan fiskal menjadi nilai lebih.
  • Memiliki minat dan pemahaman mendalam mengenai indikator ekonomi/fiskal, sistem perpajakan Indonesia (aspek nasional, subnasional, dan internasional), serta komparasi sistem perpajakan.
  • Memiliki keterampilan analitis yang kuat, pemikiran kreatif, dan penulisan akademis.
  • Familier dengan berbagai metodologi penelitian dalam perpajakan dan software statistik.
  • Menguasai bahasa Inggris lisan dan tulisan yang baik (skor IELTS minimal 6,5 atau setara) dan/atau berpengalaman bekerja dengan tim internasional.
  • Mampu bekerja sebagai individu dan bagian dari tim, bekerja dalam jadwal yang ketat, dan berkomitmen untuk tenggat waktu.

Sebagai informasi, DDTC selalu memberikan program benefit yang terbaik bagi karyawannya. Hal ini diwujudkan dengan pemberian berbagai skema remunerasi seperti bonus akhir tahun, asuransi, dana pensiun, serta fasilitas lainnya (pelatihan bahasa inggris, internal diskusi untuk membagi pengalaman antar karyawan, dan diikutsertakan dalam training yang diadakan oleh DDTC atau institusi terkemuka).

Bagi Anda yang tertarik dan memenuhi kualifikasi di atas, silakan mengirimkan surat aplikasi, CV, bukti identitas, dan dokumen pendukung (termasuk contoh pekerjaan sebelumnya) ke [email protected] dengan subjek: Aplikasi_FE_(nama pelamar).

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, silakan mengunjungi laman berikut. Aplikasi paling lambat diterima pada Sabtu, 25 September 2021. Kami hanya akan memanggil kandidat yang memenuhi kualifikasi berdasarkan asesmen awal. Apakah Anda yang kami cari? (kaw)

Baca Juga: Lagi, Ulasan 2 Profesional DDTC Masuk Buku Transfer Pricing 15 Negara

Topik : DDTC, DDTC Fiscal Research, riset, lowongan pekerjaan

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 15 Juni 2022 | 09:15 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA

Grand Launching Kantor DDTC Cabang Surabaya

Selasa, 14 Juni 2022 | 15:06 WIB
LITERATUR PERPAJAKAN

DDTC Resmi Rilis Buku Transfer Pricing Terbaru Edisi Kedua

Selasa, 14 Juni 2022 | 14:08 WIB
KONSULTASI UU HPP

Jangan Keliru, Begini Ketentuan Baru PPN Biro Perjalanan Ibadah

Selasa, 14 Juni 2022 | 13:50 WIB
PERPAJAKAN INDONESIA

Perubahan Lanskap Pajak Sangat Dinamis, WP Harus Apa?

berita pilihan

Rabu, 06 Juli 2022 | 20:30 WIB
PENGADILAN PAJAK

Kasus Covid Naik, Pengadilan Pajak Hentikan Persidangan 7-13 Juli 2022

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:21 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI

Sengketa atas Transaksi Contract Manufacturing yang Tidak Wajar

Rabu, 06 Juli 2022 | 18:00 WIB
KAMUS KEPABEANAN

Apa Itu Gudang Berikat?

Rabu, 06 Juli 2022 | 17:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Kembangkan Aplikasi untuk Unduh Surat Keterangan PPS

Rabu, 06 Juli 2022 | 17:00 WIB
KP2KP REMBANG

Door to Door Lagi, Petugas Pajak Incar Pelaku UMKM Cek Pelaporan SPT

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:30 WIB
KOREA SELATAN

Inflasi Tertinggi Sejak 1998, Korea Siap-Siap Naikkan Suku Bunga

Rabu, 06 Juli 2022 | 16:00 WIB
STATISTIK KEBIJAKAN PAJAK

Tren Penggunaan Teknologi dalam Peningkatan Kepatuhan Pajak di Dunia

Rabu, 06 Juli 2022 | 15:00 WIB
KANWIL DJP BENGKULU DAN LAMPUNG

Ajak UMKM Naik Kelas, Penyuluh DJP Singgung Omzet Tak Kena Pajak