Fokus
Literasi
Jum'at, 14 Januari 2022 | 21:24 WIB
PROFIL PAJAK KOTA PADANG
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:45 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 14 Januari 2022 | 20:36 WIB
KAMUS KEBIJAKAN FISKAL
Kamis, 13 Januari 2022 | 16:37 WIB
TAX ALLOWANCE (3)
Data & Alat
Rabu, 12 Januari 2022 | 09:01 WIB
KURS PAJAK 12 JANUARI - 18 JANUARI 2022
Rabu, 05 Januari 2022 | 08:15 WIB
KURS PAJAK 5 JANUARI - 11 JANUARI 2022
Senin, 03 Januari 2022 | 10:45 WIB
KMK 70/2021
Rabu, 29 Desember 2021 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 29 DESEMBER 2021 - 4 JANUARI 2022
Reportase
Perpajakan.id

Dari Survei BI, Ekonom Proyeksi Indonesia Alami Resesi Ekonomi 2020

A+
A-
5
A+
A-
5
Dari Survei BI, Ekonom Proyeksi Indonesia Alami Resesi Ekonomi 2020

Ilustrasi. Sejumlah warga berbelanja di Pasar Rusun Petamburan, Jakarta, Selasa (28/7/2020). Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat menjadi dua daerah pertama penerima dana program Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah karena terdampak sangat besar oleh pandemi COVID-19 pada kesejahteraan dan ekonomi masyarakatnya. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc.

JAKARTA, DDTCNews – Berdasarkan konsensus ekonom dalam Survei Proyeksi Indikator Makro Ekonomi (SPIME) Bank Indonesia (BI), ekonomi Indonesia diproyeksi akan mengalami resesi sebagai dampak adanya pandemi Covid-19.

Ekonomi Indonesia pada kuartal II/2020 diproyeksi bakal mengalami kontraksi 1,26% (yoy). Kontraksi ekonomi kemudian diprediksi masih akan berlanjut pada kuartal III/2020 dengan minus 0,82%. Secara teknikal, ada resesi ekonomi karena terkontraksi selama dua kuartal berturut-turut.

Kondisi perekonomian diproyeksi akan berangsur pulih mulai kuartal IV/2020. Pada kuartal terakhir tahun ini, para ekonom sepakat perekonomian Indonesia masih bisa tumbuh hingga sekitar 1,13%.

Baca Juga: BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

“Responden memperkirakan kinerja perekonomian akan terus membaik hingga tercatat tumbuh 2,86% (yoy) pada kuartal II/2021," tulis BI dalam laporan SPIME, dikutip pada Rabu (29/7/2020).

Dalam setahun penuh, ekonomi Indonesia diproyeksi masih mampu tumbuh tipis sebesar 0,03%. Seperti diketahui, tekanan pertumbuhan ekonomi ini dipengaruhi pandemi Covid-19 yang menekan daya beli masyarakat dan ekonomi global yang berdampak pada kegiatan ekspor impor.

Pada 2021, konsensus ekonom tersebut memperkirakan ekonomi Indonesia hanya mampu tumbuh 3,46%, belum tumbuh normal di level 5% sebagaimana yang terjadi pada beberapa tahun sebelum pandemi Covid-19.

Baca Juga: Terbit PMK Baru Soal Pengawasan Akuntan Publik, Ini yang Diatur

Dari sisi inflasi, ekonom memperkirakan kenaikan indeks harga konsumen Indonesia hingga akhir 2020 bakal rendah di level 2,51%. Level inflasi ini lebih rendah dari inflasi 2019 sebesar 2,72% dan sudah mencakup dalam sasaran inflasi 2020 pada level 2%-4%.

"Responden menyatakan bahwa penurunan tekanan inflasi tersebut terutama diindikasikan disebabkan oleh kecenderungan penurunan harga komoditas dunia serta adanya keyakinan harga barang dijaga oleh pemerintah," tulis BI dalam SPIME.

Pada kuartal III/2020 inflasi diperkirakan mencapai 2,37%, lebih tinggi dari kuartal II/2020 yang sebesar 1,96%. Lonjakan tekanan inflasi ini terutama didorong oleh dilonggarkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dipercaya bakal mendorong permintaan. (kaw)

Baca Juga: Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.965 Triliun Per November 2021

Topik : resesi, perekonomian Indonesia, PDB, BI, Bank Indonesia, virus Corona

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 12 Januari 2022 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Pembiayaan UMi Sentuh Jutaan Orang, Sri Mulyani: Pajak Anda Bantu UMKM

Rabu, 12 Januari 2022 | 08:15 WIB
AGENDA PAJAK

Masih Ragu Ikut PPS? Gabung Diskusi Ini Bersama Pakarnya

Selasa, 11 Januari 2022 | 18:03 WIB
PELAPORAN SPT

Anda Lapor SPT Status Kurang Bayar? Buat Kode Billing Lewat Sini

Selasa, 11 Januari 2022 | 15:05 WIB
AGENDA PAJAK

Sambut Tahun Pajak 2022 dengan DDTC Tax Weeks, Ada 3 Webinar Gratis!

berita pilihan

Senin, 17 Januari 2022 | 16:00 WIB
ANGKA KEMISKINAN

BPS: Jumlah Penduduk Miskin September 2021 Capai 26,5 Juta Orang

Senin, 17 Januari 2022 | 14:45 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA

DJP Mulai Kirim Email Blast Soal PPS ke Wajib Pajak, Begini Isinya

Senin, 17 Januari 2022 | 14:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Enam Kondisi Bukti Pot/Put Unifikasi Tetap Perlu Dibuat

Senin, 17 Januari 2022 | 13:57 WIB
PMK 186/2021

Terbit PMK Baru Soal Pengawasan Akuntan Publik, Ini yang Diatur

Senin, 17 Januari 2022 | 13:51 WIB
KEBIJAKAN MONETER

Turun, Utang Luar Negeri Indonesia Rp5.965 Triliun Per November 2021

Senin, 17 Januari 2022 | 13:30 WIB
SWISS

Adopsi Pajak Minimum Global, Konstitusi Bakal Diamendemen

Senin, 17 Januari 2022 | 13:00 WIB
AUSTRALIA

Omzet Menurun, Pengusaha Pub Minta Keringanan Cukai