TIPS PAJAK

Cara Instal Sertifikat Elektronik pada Google Chrome

Ringkang Gumiwang | Senin, 05 Oktober 2020 | 16:06 WIB
Cara Instal Sertifikat Elektronik pada Google Chrome

MEMINTA sertifikat elektronik merupakan salah satu hal yang umum dilakukan oleh setiap Pengusaha Kena Pajak (PKP). Hal ini dikarenakan sertifikat elektronik memiliki masa berlaku atau masa kedaluwarsa.

Saat ini, permintaan sertifikat elektronik oleh PKP bisa dilakukan secara online atau melalui aplikasi e-nofa. Permintaan secara online ini tentu menjadi pilihan terbaik mengingat kondisi pandemi virus Corona saat ini.

Setiap mendapatkan sertifikat elektronik baru, Anda diharuskan untuk menginstalnya pada browser agar bisa digunakan untuk meminta nomor seri faktur. Nah, DDTCNews kali ini akan menjelaskan cara instal sertifikat elektronik pada browser Google Chrome.

Baca Juga:
Cara Lapor SPT Lewat e-Form PDF bagi WP Badan yang Belum Beroperasi

Untuk diperhatikan, pastikan Anda sudah dikukuhkan sebagai PKP, sudah mengajukan kode aktivasi dan password e-nofa, dan sudah mengajukan permintaan sertifikat elektronik ke kantor pajak tempat Anda terdaftar.

Mula-mula, buka browser dan masuk ke alamat e-faktur.pajak.go.id. Silakan login dengan mengisi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan password e-nofa Anda. Pada menu utama aplikasi e-nofa, silakan klik download atau unduh sertifikat digital.

Kemudian, Anda akan melihat informasi dari Ditjen Pajak (DJP) mengenai persyaratan dan ketentuan penggunaan sertifikat elektronik DJP. Setelah memahami, silakan klik OK untuk melanjutkan.

Baca Juga:
Cara Membubuhkan e-Meterai pada Dokumen Elektronik

Apabila Anda tidak menemukan tombol OK, maka Anda perlu melakukan zoom out atau menjauhi tampilan browser Anda terlebih dahulu. Setelah itu, Anda akan menemukan tombol OK dan silakan di-klik.

Kemudian Anda akan melihat informasi masa berlaku sertifikat elektronik di layar Anda. Bila masa berlaku sertifikat elektronik sudah kedaluwarsa, silakan untuk memperpanjang sertifikat elektronik Anda. Selanjutnya, klik Unduh.

Nanti, Anda akan diarahkan untuk memasukkan passphrase. Jika sudah diisi klik OK. Jika sudah, sertifikat elektronik akan berhasil terunduh. Langkah selanjutnya adalah mengatur browser Anda (Chrome).

Baca Juga:
Cara Menyelenggarakan Pencatatan untuk Tujuan Perpajakan

Silakan klik icon tiga titik yang berada di paling kanan atas layar Anda. Lalu pilih privasi dan keamanan, klik menu kelola sertifikat (manage certificates). Lalu, pilih Import. Nanti, Anda akan mendapatkan notifikasi welcome to the Certificate Import Wizard. Silakan klik Next.

Nanti, Anda akan diarahkan untuk melakukan import file sertifikat elektronik. Silakan klik browse, lalu cari folder tempat file sertifikat elektronik yang sudah Anda unduh sebelumnya pada aplikasi e-nofa.

Jika file sertifikat elektronik tidak terlihat, silakan mengatur dahulu pencarian jenis file dengan mengubah pencarian file menjadi all files. Jika file sertifikat elektronik sudah terlihat, silakan klik file sertifikat elektronik tersebut. Lalu klik Open.

Baca Juga:
Cara Mengajukan Permohonan Penggunaan Nilai Buku Saat Pemekaran Usaha

Setelah itu, silakan klik Next. Nanti, Anda akan diarahkan untuk memasukkan password, silakan isi dengan kode passphrase yang Anda bikin sebelumnya. Jika sudah, silakan Next. Lalu klik Next lagi dan klik Finish.

Nanti, Anda akan mendapatkan notifikasi the import was successful. Sertifikat elektronik pun berhasil dipasangkan pada Google Chrome. Selesai. Semoga bermanfaat. (Bsi)

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

14 Desember 2020 | 20:44 WIB

Hi, here on the forum guys advised a cool Dating site, be sure to register - you will not REGRET it <a href=http://love-angels.site/>Love-Angels</a>

ARTIKEL TERKAIT
Kamis, 25 April 2024 | 18:30 WIB TIPS PAJAK

Cara Ajukan e-SKTD untuk Perusahaan Pelayaran Niaga Nasional

Selasa, 23 April 2024 | 17:30 WIB TIPS PAJAK

Cara Buat Kode Billing atas Pemotongan PPh Final UMKM

Kamis, 18 April 2024 | 15:00 WIB TIPS PAJAK

Cara Buat Surat Pernyataan Wajib Pajak Non-Efektif

BERITA PILIHAN
Jumat, 26 April 2024 | 17:30 WIB REFORMASI PAJAK

Reformasi Pajak, Menkeu Jamin Komitmen Adopsi Standar Pajak Global

Jumat, 26 April 2024 | 17:00 WIB KAMUS PAJAK DAERAH

Apa Itu PBJT Jasa Parkir dan Retribusi Parkir?

Jumat, 26 April 2024 | 16:45 WIB KEBIJAKAN KEPABEAN

Impor Barang Kiriman? Laporkan Data dengan Benar agar Tak Kena Denda

Jumat, 26 April 2024 | 16:30 WIB PENERIMAAN PAJAK

Setoran PPN-PPnBM Kontraksi 16,1 Persen, Sri Mulyani Bilang Hati-Hati

Jumat, 26 April 2024 | 15:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Ada Usulan Tarif Pajak Kripto untuk Dipangkas, Begini Tanggapan DJP

Jumat, 26 April 2024 | 15:00 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Sudah Lapor SPT Tapi Tetap Terima STP, Bisa Ajukan Pembatalan Tagihan

Jumat, 26 April 2024 | 14:37 WIB PERATURAN PERPAJAKAN

Juknis Penghapusan Piutang Bea Cukai, Download Aturannya di Sini

Jumat, 26 April 2024 | 14:30 WIB KEBIJAKAN PAJAK

Indonesia Ingin Jadi Anggota OECD, DJP: Prosesnya Sudah On Track

Jumat, 26 April 2024 | 14:00 WIB KANWIL DJP DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

Korporasi Lakukan Tindak Pidana Pajak, Uang Rp 12 Miliar Disita Negara