JAKARTA, DDTCNews - Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Perpajakan Ditjen Pajak (DJP) Ani Natalia meraih penghargaan PR INDONESIA Women Communication Leaders Awards (PRIWOLA) 2026.
Ani ditetapkan sebagai salah satu pemenang Special Awards untuk subkategori Inspiring Women Communication Leaders. Penghargaan diserahkan dalam rangkaian PRIWOLA 2026 yang digelar di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang, Kamis (10/9/2026).
Ani mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, penghargaan bukan semata-mata bentuk apresiasi, melainkan juga menjadi pengingat mengenai besarnya tanggung jawab yang melekat pada profesi humas.
“Saya bersyukur dan berterima kasih atas penghargaan PRIWOLA 2026 ini. Bagi saya, penghargaan ini bukan hanya sebuah apresiasi, tetapi juga pengingat bahwa komunikasi publik adalah sebuah tanggung jawab yang harus terus dijaga,” ungkapnya.
Menurut Ani, menjalankan fungsi kehumasan di DJP memiliki tantangan tersendiri. Sebab, pajak mungkin bukan sesuatu yang selalu disukai masyarakat, tetapi keberadaannya sangat dibutuhkan.
Kondisi tersebut membuat komunikasi mengenai pajak tidak dapat berhenti pada penyampaian informasi. Komunikasi publik juga perlu diarahkan untuk membangun pemahaman sekaligus kepercayaan masyarakat.
“Oleh karena itulah, mengomunikasikan pajak tidak cukup hanya dengan menyampaikan informasi. Kita perlu membangun pemahaman dan kepercayaan di tengah beragam persepsi dan ekspektasi masyarakat,” ujarnya.
Dalam menjalankan peran tersebut, sambung Ani, seorang humas perlu memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan ketegasan dan empati. Humas juga dituntut resilien dan sabar serta mampu membaca situasi dan memahami perhatian publik.
“Di situlah seorang humas perlu tegas tetapi tetap empatik, resilient dan sabar, sekaligus mampu membaca situasi, memahami apa yang menjadi perhatian masyarakat, dan menentukan cara berkomunikasi yang tepat,” tuturnya.
Ani berharap PRIWOLA 2026 menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kapasitas sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat dalam menjalankan profesinya.
“PRIWOLA 2026 menjadi penyemangat bagi saya untuk terus belajar, menjaga kepercayaan, dan memberikan yang terbaik melalui profesi yang saya jalani. Pada akhirnya, semuanya berangkat dari satu hal yang sederhana, keinginan untuk mengambil bagian dan memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” katanya.
PRIWOLA merupakan ajang apresiasi terhadap pemimpin perempuan yang dinilai menunjukkan kontribusi, keteladanan, dan kepemimpinan melalui komunikasi strategis dalam membangun reputasi, menginspirasi kepercayaan, serta menciptakan dampak bagi organisasi ataupun masyarakat.
Pada 2026, PRIWOLA mengusung tema Lead with Impact, Inspire with Communications. Penyelenggara menyebut ajang tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap kiprah pemimpin perempuan yang mampu menghadirkan perubahan positif melalui kepemimpinan dan komunikasi.
Khusus untuk subkategori Inspiring Women Communication Leaders, penilaian dilakukan melalui riset terhadap puluhan kandidat dari korporasi swasta nasional dan multinasional, BUMN, anak usaha BUMN, BUMD, serta lembaga pemerintah. Hasil riset tersebut kemudian dilengkapi dengan analisis kualitatif dari dewan juri dan tim redaksi PR INDONESIA.
Dewan juri menilai Ani memenuhi 3 indikator. Pertama, memiliki pengaruh kuat dalam ekosistem komunikasi publik nasional serta mampu menginspirasi kolega dan talenta muda perempuan di bidang komunikasi.
Kedua, memiliki pengalaman serta kedalaman pengetahuan dan praktik komunikasi yang turut membantu praktisi komunikasi untuk tumbuh dan berkembang secara profesional.
Ketiga, memberi kontribusi dalam membangun ekosistem komunikasi publik nasional yang menjunjung tinggi etika dan pedoman praktik komunikasi universal.
Selain Ani, terdapat sejumlah tokoh perempuan lain yang menerima penghargaan Inspiring Women Communication Leaders, yakni Melanie Masriel dari L’Oréal Indonesia; Emilia Bassar dari IMIP; Nurlaela Arief dari ITB; Adita Irawati dari Arkana Beyond; Elvera N. Makki dari IABC; Faridha Astari dari Reputasia; Sari Soegondo dari APPRI; Fajriyah Usman dari PGN; Mona Monika dari Bank DBS; Revi Renita dari Takeda Indonesia; serta Ika Sastrosoebroto dari Prominent PR.
Sementara itu, penerima penghargaan pada kategori Leadership & Excellence antara lain Eva Chairunisa dari PT Kereta Cepat Indonesia China; Muti Arintawati dari LPPOM; Khairani Windyaningrum dari PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk; Monica Felisitas Gracia Viany dari SPS Corporate; Heni Indrayani dari Universitas Dian Nuswantoro; Meutia Prima dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk; serta Vira Enjella dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Adapun penghargaan Kepala Daerah Perempuan Bereputasi diberikan kepada Khofifah Indar Parawansa dari Jawa Timur; Agustina Wilujeng Pramestuti dari Semarang; Eva Dwiana dari Bandar Lampung; Illiza Sa’aduddin Djamal dari Banda Aceh; Dyah Kartika Permanasari dari Kendal; Ipuk Fiestiandani dari Banyuwangi; Ratu Rachmatu Zakiyah dari Serang; serta Ratna Machmud dari Musi Rawas.
Secara keseluruhan, PRIWOLA 2026 menghadirkan Special Awards, Leaders Awards, dan Excellence Awards. Adapun Leaders Awards ditujukan bagi pemimpin perempuan di bidang komunikasi yang kepemimpinannya dinilai unggul dan berdampak bagi organisasi.
Sementara itu, Excellence Awards menyoroti keunggulan pada bidang tertentu seperti reputation management, crisis communication, digital communication, public affairs & government relations, hingga stakeholder engagement.
