JAKARTA, DDTCNews - Profesional DDTC bersertifikasi internasional di bidang pajak terus bertambah. Terbaru, 2 profesional DDTC dinyatakan lulus ujian sertifikasi Advanced Diploma in International Taxation (ADIT) yang diadakan oleh Chartered Institute of Taxation (CIOT), Inggris.
Senior Specialist of DDTC Consulting Andini Soraya dinyatakan lulus ujian ADIT Paper 1 Principles of International Taxation. Sebelumnya, Andini juga sudah lebih dahulu lulus ujian ADIT untuk Paper 3 Transfer Pricing Option.
Sementara itu, Specialist of DDTC Consulting Maria Franzeska Kristiana dinyatakan lulus ujian ADIT Paper 3 Transfer Pricing Option. Dengan demikian, kini sudah ada puluhan profesional DDTC yang bersertifikasi internasional di bidang pajak.
Khusus untuk ujian ADIT, sebanyak 21 profesional DDTC telah lulus ujian Paper 1 Principles of International Taxation, 13 orang lulus telah ujian Paper 2 Jurisdiction Options, dan 25 orang telah lulus Paper 3 Transfer Pricing Option.
Andini mengatakan dirinya mengikuti ADIT untuk memperdalam pemahaman mengenai perpajakan internasional secara komprehensif dan terstruktur. Sebagai transfer pricing professional, international tax dan treaty principles menjadi penting karena banyak isu tidak dapat dilihat hanya dari perspektif domestik.
“Kelulusan ADIT Paper 1 ini juga menjadi milestone dalam perjalanan profesional saya. Pencapaian ini juga menjadi motivasi untuk terus mengembangkan kompetensi dan memberikan kontribusi yang lebih baik dalam pekerjaan,” katanya.
Andini juga mengapresiasi dukungan DDTC yang sangat membantu dalam proses tersebut. Mulai dari dukungan HRDP dalam membantu pendaftaran ujian ADIT hingga program ADIT Preparation dari DDTC Academy yang memberikan materi-materi ujian.
“Eksposur terhadap berbagai proyek dan isu perpajakan internasional di DDTC juga sangat membantu karena saya dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan praktik dan permasalahan yang nyata dalam pekerjaan,” tuturnya.
Sementara itu, Maria menuturkan keikutsertaannya dalam ujian ADIT didorong keinginan untuk menguji kompetensinya di bidang transfer pricing melalui sertifikasi dari salah satu institusi pajak terkemuka di dunia.
“Pencapaian ini menjadi bagian dari upaya mengembangkan kapasitas saya sebagai profesional pajak. Selain itu, sertifikasi ADIT juga bisa memberikan nilai tambah atas jasa yang diberikan DDTC,” ujarnya.
Maria juga mengucapkan terima kasih atas dukungan DDTC, salah satunya melalui kelas persiapan, yaitu ADIT Preparation, yang diajarkan oleh rekan-rekan berpengalaman. Dia juga mengapresiasi program HRDP yang turut mendukung saat pendaftaran ujian.
Setelah lulus, dia berencana untuk mengikuti sertifikasi perpajakan lainnya. Menurutnya, sertifikasi dapat memberikan nilai tambah atas jasa yang diberikan DDTC, serta mendorong dirinya terus memberikan kontribusi terbaik dalam pekerjaan.
Seperti diketahui, DDTC memiliki divisi DDTC Academy yang memberikan program pelatihan pajak internasional dan transfer pricing berstandar tinggi. DDTC Academy menjadi satu-satunya penyedia pelatihan persiapan sertifikasi ADIT di Indonesia yang direkomendasikan CIOT.
DDTC Academy bahkan mencetak rekor di Museum Rekor - Dunia Indonesia (MURI) sebagai Penyelenggara Pelatihan Pajak Internasional dan Transfer Pricing Pertama yang Diakui Chartered Institute of Taxation (CIOT-UK).
Hingga saat ini, sudah ada 13 profesional DDTC yang meraih gelar ADIT, yaitu Managing Partner of DDTC Consulting David Hamzah Damian, Senior Partner DDTC Fiscal Research & Advisory B. Bawono Kristiaji, dan Partner of DDTC Consulting Yusuf Wangko Ngantung.
Kemudian, Senior Manager of DDTC Consulting Khisi Armaya Dhora, Senior Manager of DDTC Consulting Flouresya Lousha, Senior Manager of DDTC Consulting Riyhan Juli Asyir, Senior Manager of DDTC Consulting Muhammad Putrawal Utama.
Selanjutnya, Senior Manager of DDTC Fiscal Research & Advisory Denny Vissaro, Manager of DDTC Consulting Verawaty, Manager of DDTC Consulting Dwi Wahyuni, serta Manager of DDTC Consulting Atika Ritmelina Marhani.
Profesional peraih ADIT lainnya, Assistant Manager of DDTC Consulting Azim Novriansa dan Assistant Manager of DDTC Fiscal Research & Advisory Hamida Amri Safarina.
Melalui keikutsertaan ujian sertifikasi ADIT, DDTC kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan kompetensi profesional secara berkelanjutan, sekaligus memastikan kesiapan dalam menghadapi dinamika perpajakan global yang makin kompleks.
Sebagai informasi, HRDP merupakan program pengembangan kompetensi DDTC yang memberikan kesempatan kepada para profesionalnya untuk mengikuti berbagai program pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi, baik di dalam maupun luar negeri. (rig)
