[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
KEBIJAKAN PAJAK

Purbaya Belum Ingin Terapkan Pajak Baru Tahun Depan

[DDTCNews] Muhamad Wildan
Selasa, 18 Agustus 2026 | 08.30 WIB
Purbaya Belum Ingin Terapkan Pajak Baru Tahun Depan
<p>Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/wsj.</p>

JAKARTA, DDTCNews — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah belum berencana untuk menerapkan pajak baru pada tahun depan.

Menurut Purbaya, terdapat ruang pengenaan pajak baru bila perekonomian nasional mampu bertumbuh sebesar 6% untuk beberapa kuartal secara berturut-turut.

"Kalau tumbuh 6% apakah langsung saya kenakan pajak? Kalau baru 1 kuartal belum mungkin, tapi ruang itu menjadi terbuka lebar," ujar Purbaya, dikutip pada Selasa (18/8/2026).

Pengenaan pajak baru akan dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian dalam beberapa kuartal dan daya beli masyarakat.

"Let's say akhir tahun ini bisa 6%, dan kuartal pertama [2027] bisa 6% lagi, mungkin kita akan kenakan pajak-pajak yang baru," ujar Purbaya.

Target pajak tahun depan telah diusulkan senilai Rp2.591,4 triliun, bertumbuh 12,1% bila dibandingkan dengan outlook penerimaan pajak tahun ini senilai Rp2.310,8 triliun. Usulan target pada RAPBN 2027 dimaksud setara dengan 9,27% dari PDB.

Dalam rangka mencapai dan melampaui target dimaksud, Purbaya mengatakan pihaknya akan terus melakukan perbaikan atas upaya pemungutan oleh otoritas pajak.

"Kalau saya berhasil memperbaiki cara kita mengumpulkan pajak tahun ini, dengan bisa memperbaiki tax ratio-nya, masih ada potensi upside dari pengumpulan pajak tahun depan," ujar Purbaya.

Kebijakan perpajakan yang disiapkan oleh pemerintah pada tahun depan yakni, pertama, penguatan keberlanjutan reformasi pajak dan harmonisasi kebijakan pajak internasional.

Kedua, peningkatan kepatuhan melalui teknologi, sinergi, dan penegakan hukum. Ketiga, penguatan sistem perpajakan ekonomi digital. Keempat, insentif yang terarah untuk mendorong investasi dan hilirisasi. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.