JAKARTA, DDTCNews - Ditjen Bea dan Cukai (DJBC) menggelar edukasi melalui kunjungan industri guna meningkatkan literasi mengenai kepabeanan sekaligus peran dan fungsi DJBC.
Kasubdit Humas dan Penyuluhan DJBC Budi Prasetiyo mengatakan kunjungan edukatif kali ini menyasar para pelajar dan mahasiswa, khususnya yang menempuh studi jurusan akuntansi dan perpajakan.
"Kami berharap terus membangun kedekatan dengan dunia pendidikan, serta menumbuhkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya peran DJBC dalam menjaga perbatasan negara dan mengoptimalkan penerimaan negara," ujarnya, dikutip pada Minggu (12/7/2026).
Melalui kunjungan industri, DJBC mengenalkan tugas dan fungsi strategis DJBC kepada generasi muda. Materi yang disampaikan mencakup 4 fungsi utama DJBC, yakni revenue collector, trade facilitator, industrial assistance, dan community protector.
Selain mempelajari teori, peserta turut dikenalkan pada proses pelayanan kepabeanan, mekanisme ekspor-impor, serta kegiatan pengawasan barang. Tidak hanya itu, petugas Laboratorium Bea dan Cukai (BLBC) juga menampilkan demonstrasi pengujian barang.
Dalam sesi ini, sambung Budi, peserta dapat menyaksikan secara langsung proses identifikasi dan pengujian barang dalam rangka pengawasan kepabeanan. Upaya itu bertujuan agar peserta menambah wawasan praktis mengenai dunia kerja di bidang kepabeanan.
"Kunjungan edukatif ini dapat dimanfaatkan para pelajar dan mahasiswa untuk mendalami realitas kebijakan kepabeanan dunia nyata lewat studi lapangan," katanya.
Budi menambahkan petugas bea dan cukai juga menggalakkan sosialisasi mengenai pendaftaran IMEI dan cara menghindari modus penipuan yang mengatasnamakan instansi DJBC. Menurutnya, peserta perlu dibekali edukasi preventif agar terhindar dari praktik kejahatan yang merugikan secara materiel dan non materiel.
Sebagai informasi, kegiatan edukasi dan pemaparan materi tersebut digelar di unit vertikal DJBC di Kantor Bea dan Cukai Sidoarjo dan Bea dan Cukai Tanjung Emas. Peserta kunjungan industri kali ini terdiri atas pelajar SMK Islam Sudirman 1 Ambarawa, mahasiswa jurusan akuntansi dan perpajakan Universitas Mulawarman, serta SMK Maarif NU Bawang. (rig)
