JAKARTA, DDTCNews - Beasiswa LPDP kini difokuskan pada science, technology, engineering, and mathematics (STEM) serta industri strategis.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan beasiswa difokuskan pada STEM dan industri strategis agar selaras dengan kebutuhan pembangunan nasional.
"Pembangunan ekonomi Indonesia memerlukan ekosistem industri yang menjadikan talenta sebagai inti pembangunan. Karena itu, investasi pada pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama APBN," katanya, dikutip pada Minggu (5/7/2026).
Sebagai informasi, yang dimaksud dengan industri strategis antara lain pangan, energi, kesehatan, pertahanan, digitalisasi, kecerdasan artifisial, semikonduktor, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirausahaan.
Namun, pemberian beasiswa untuk bidang STEM dan industri strategis tetap dipadukan dengan ilmu sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Secara umum, anggaran yang dialokasikan oleh pemerintah untuk pendidikan termasuk untuk beasiswa, peningkatan mutu pendidikan, MBG, dan revitalisasi sekolah mencapai Rp769,1 triliun.
SDM yang unggul berkat investasi pemerintah pada sektor pendidikan diharapkan bisa mendukung tercapainya PDB senilai US$5 triliun dan PDB per kapita di atas US$15.000 pada 2045.
Untuk mencapai target tersebut, lanjut Purbaya, pembangunan ekonomi harus ditopang oleh SDM yang unggul, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
"Talenta merupakan inti dari transformasi ekonomi nasional," tuturnya. (rig)
