[Academy] EB_IC PI 2026
[News] Lomba Artikel Pajak 2026
[Academy] SP2DK Agustus 2026
[DDTCNews] Survei 2026
[Perpajakan] Banner Update Notifikasi 2026
SIDANG TAHUNAN MPR 2026

Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 6%

[DDTCNews] Aurora K. M. Simanjuntak
Jumat, 14 Agustus 2026 | 11.30 WIB
Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 2026 Capai 6%
<p>Suasana sidang tahunan MPR RI dan sidang bersama DPR RI-DPD RI saat Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato, Jumat (14/8/2026).</p>

JAKARTA, DDTCNews – Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan pada 2026 dapat mencapai 6%.

Prabowo meyakini target yang cukup ambisius tersebut dapat dicapai dengan penerapan kebijakan yang tepat. Di samping itu, lanjutnya, kondisi perekonomian Indonesia sudah cukup kuat sehingga menjadi modal bagi pemerintah untuk mengejar target pertumbuhan 6%.

"Dengan kebijakan-kebijakan yang tepat, yang rasional, yang menggunakan akal sehat, saya yakin, pertumbuhan ekonomi kita di akhir tahun ini bisa mencapai angka 6%," ujar Prabowo dalam Pidato Kenegaraan dalam rangka HUT ke-81 RI, Jumat (14/8/2026).

Prabowo menjelaskan kondisi perekonomian Indonesia cukup kuat yang tecermin dari pertumbuhan ekonomi semester I/2026 sebesar 5,45%. Selain itu, pertumbuhan ekonomi pada kuartal I/2026 mencapai 5,61% dan menjadi yang tertinggi dalam 13 tahun terakhir.

Prabowo juga menyoroti tingginya realisasi investasi dan penyerapan tenaga kerja yang menjadi modal untuk memperkokoh perekonomian. Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan menciptakan 2,7 juta lapangan kerja baru.

Menurutnya, capaian positif tersebut berlanjut hingga saat ini. Hal itu ditandai dengan realisasi investasi yang mencapai Rp1.010 triliun dan menciptakan 1,4 juta lapangan kerja pada semester I/2026.

"Saya tegaskan di hadapan majelis, bagi saya pertumbuhan dan investasi bukan tujuan akhir. Tujuan kita adalah kesejahteraan rakyat kita," kata Prabowo.

Prabowo ingin investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja.

Dia menegaskan aliran investasi yang masuk ke Indonesia harus dapat menciptakan lapangan kerja baru. Perluasan lapangan kerja akan berdampak positif dengan menyerap lebih banyak tenaga kerja sehingga masyarakat memiliki penghasilan sendiri dan taraf hidupnya semakin baik.

"Itulah orientasi pemerintah yang saya pimpin. Kita tidak boleh meninggalkan mereka yang tidak berdaya, kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia anggota G-20, tidak pantas ada rakyat kita yang lapar," tutup Prabowo. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.