KEBIJAKAN PEMERINTAH

Menko Airlangga Klaim BUMN Ekspor Akan Tingkatkan Transparansi

Muhamad Wildan
Sabtu, 23 Mei 2026 | 14.30 WIB
Menko Airlangga Klaim BUMN Ekspor Akan Tingkatkan Transparansi
<p>Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/agr</p>

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mengeklaim hadirnya PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) selaku eksportir tunggal sumber daya alam (SDA) strategis justru akan meningkatkan transparansi dan memberikan kepastian bagi eksportir.

Dengan hadirnya DSI selaku BUMN ekspor, data mengenai nilai dan volume ekspor SDA akan tercatat secara lebih transparan dan kredibel.

"Data nilai dan volume ekspor akan lebih transparan, kredibel, membangun kepercayaan pasar, dan menghilangkan praktik ilegal dan mendorong optimalisasi penerimaan negara," ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip pada Sabtu (23/5/2026).

Para eksportir juga bakal memperoleh kepastian dalam bentuk stabilitas harga, kepastian pasokan ekspor, kelancaran pengiriman barang, serta pembayaran ekspor.

Untuk tahap awal, SDA yang ekspornya hanya dilakukan oleh DSI antara lain batu bara, kelapa sawit, dan ferro alloy. Ke depan, pemerintah membuka ruang untuk memperluas cakupan SDA strategis yang ekspornya harus melalui DSI.

Ekspor melalui DSI selaku eksportir tunggal akan dilaksanakan secara bertahap. "Pada tahap transisi, transaksi ekspor masih dilakukan oleh perusahaan dengan buyer, tetapi dokumentasi ekspor sudah dilakukan oleh DSI. Ini berlaku selama 3 bulan dan kita akan melakukan evaluasi," ujar Airlangga.

Setelah masa transisi selesai, seluruh kontrak, pengiriman barang, hingga pembayaran atas ekspor akan dilakukan oleh DSI. "Ini direncanakan per 1 September 2026," kata Airlangga.

Pemerintah meyakini perbaikan tata kelola ekspor SDA melalui pembentukan DSI selaku eksportir tunggal bisa berkontribusi dalam penguatan daya tahan dan pertumbuhan ekonomi nasional. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.