AUSTRALIA

Bantu 75.000 Anak Muda Punya Rumah, Australia Reformasi Pajak Properti

Redaksi DDTCNews
Rabu, 13 Mei 2026 | 09.00 WIB
Bantu 75.000 Anak Muda Punya Rumah, Australia Reformasi Pajak Properti
<p>Ilustrasi.</p>

CANBERRA, DDTCNews - Pemerintah Australia berencana melaksanakan reformasi pajak properti secara besar-besaran untuk membuat harga rumah lebih terjangkau.

Perdana Menteri Anthony Albanese menyebut beberapa ketentuan pajak bakal direlaksasi agar masyarakat tidak perlu menunggu tua agar mampu membeli rumah. Reformasi pajak diperkirakan bakal membantu puluhan ribu orang membeli rumah pertama mereka.

"Ini tentang melakukan hal yang benar untuk membantu lebih banyak anak muda Australia membeli rumah sendiri," katanya, dikutip pada Rabu (13/5/2026).

Dalam reformasi pajak tersebut, Albanese telah membuka jalan untuk merombak skema pengurangan pajak atas kerugian investasi properti (negative gearing), capital gain tax, dan trust.

Pemerintah memperkirakan reformasi pajak atas negative gearing dan capital gain tax akan membantu 75.000 orang membeli rumah pertama mereka dalam 10 tahun ke depan.

"Membeli rumah pertama seharusnya tidak terasa mustahil," ujar Albanese.

Dilansir abc.net.au, data pemerintah menunjukkan usia rata-rata pembeli rumah pertama telah melonjak dari 27 tahun pada 1981 menjadi 35 tahun pada 2020. Tren itu menunjukkan masyarakat membutuhkan waktu lebih dari 1 dekade untuk menabung untuk uang muka rumah.

Menurut data pemerintah, sejak diskon capital gain tax diperkenalkan pada 1999, harga rumah telah meningkat lebih dari 400% atau 2 kali lebih cepat daripada pendapatan masyarakat.

Tidak hanya reformasi pajak, Bendahara Negara Jim Chalmers berjanji menggunakan instrumen APBN untuk meningkatkan pasokan perumahan. Perumahan dan biaya hidup akan menjadi salah satu dari 5 paket utama yang akan dimasukkan dalam APBN.

Selain reformasi perumahan dan pajak, ada pula paket-paket yang dirancang untuk menargetkan keamanan bahan bakar, produktivitas, dan tabungan. (dik)

Editor : Dian Kurniati
Cek berita dan artikel yang lain di Google News.
Ingin selalu terdepan dengan kabar perpajakan terkini?Ikuti DDTCNews WhatsApp Channel & dapatkan berita pilihan di genggaman Anda.
Ikuti sekarang
News Whatsapp Channel
Bagikan:
user-comment-photo-profile
Belum ada komentar.