GORONTALO, DDTCNews - Pemprov Gorontalo menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk meningkatkan kepatuhan pembayaran pajak daerah, terutama pajak kendaraan bermotor (PKB).
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo Danial Ibrahim menyebut kepatuhan pembayaran PKB masih rendah, yakni baru mencapai 40,6% pada 2025. Menurutnya, angka itu menunjukkan lebih dari separuh pemilik kendaraan di Gorontalo masih menunggak PKB.
"Diperlukan penguatan sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota, khususnya dalam pelaksanaan pemungutan pajak serta peningkatan kepatuhan wajib pajak," ujarnya, dikutip pada Sabtu (14/3/2026).
Danial menjelaskan pemprov sedang menyusun rancangan peraturan gubernur (rapergub) yang membahas soal pendanaan dan kerja sama pemungutan PKB. Melalui rapergub tersebut, pemprov menyiapkan beberapa upaya strategis dengan bekerja sama lintas instansi untuk mengoptimalkan setoran PKB.
Misal, menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai pajak kendaraan secara serentak di seluruh wilayah. Kemudian, menggalakkan operasi terpadu yang bertujuan untuk memastikan para pengendara tertib berlalu lintas dan patuh membayarkan pajak kendaraannya.
Selanjutnya, pemprov berencana memperluas titik layanan Samsat agar semakin dekat dengan tempat tinggal warga, terutama yang berada di desa. Lalu, pemprov juga akan memperkuat digitalisasi layanan administrasi untuk mempermudah pembayaran pajak daerah.
Danial berharap proses harmonisasi rapergub berjalan lancar sehingga pemprov memiliki landasan regulasi yang lebih tajam dan efektif dalam memungut pajak daerah terutama PKB ke depannya.
Bila ketentuan-ketentuan dalam rapergub segera dijalankan, dia optimistis penerimaan PKB dan bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) akan meningkat signifikan. Dia pun menjamin peningkatan penerimaan pajak daerah akan dibarengi dengan pembangunan infrastruktur dan layanan yang memadai bagi warga Gorontalo.
"Semangat kita adalah transformasi pendapatan dan kemandirian daerah. Kita ingin pelayanan kepada masyarakat semakin baik lewat optimalisasi pendapatan asli daerah," kata Danial, dilansir hulondalo.id. (dik)
