Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Batas Akhir Penyampaian SPT Jatuh Pada Hari Libur, Ini Langkah DJP

2
2

Ilustrasi gedung DJP.

JAKARTA, DDTCNews – Batas akhir penyampaian SPT Tahunan PPh Orang Pribadi jatuh pada Minggu (31/3/2019). Layanan dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) dan Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) akan diperpanjang tapi hanya sampai Sabtu (30/3/2019).

Kebijakan ini telah diatur dalam Surat Edaran Dirjen Pajak No. SE-06/PJ/2019 tentang Pelayanan Sehubungan dengan Penyampaian SPT Tahunan PPh serta Laporan Pengalihan dan Realisasi Investasi Harta Tambahan dan/atau Laporan Penempatan Harta Tambahan.

“KPP dan KP2KP di seluruh Indonesia, untuk tetap buka dan memperpanjang layanan pada Sabtu, 30 Maret 2019 pukul 08.00—16.00 waktu setempat,” demikian amanat Dirjen Pajak Robert Pakpahan dalam Surat Edaran yang ditetapkan pada 14 Maret 2019 ini.

Baca Juga: Kanwil DJP Ini Optimistis Penuhi Target Pelaporan SPT Lewat E-Filing

Adapun beberapa jenis layanan yang diberikan kepada wajib pajak (WP) selama penambahan jam layanan tersebut antara lain, pertama, pelayanan konsultasi dan penyampaian SPT Tahunan PPh pada Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) KPP dan KP2KP.

Kedua, pelayanan penyampaian laporan pengalihan dan realisasi investasi harta tambahan dan/atau laporan penempatan harta tambahan pada KPP dan KP2KP tertentu yang ditunjuk oleh Kepala KPP. Ketiga, pelayanan yang dilakukan oleh agen Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan (KLIP DJP).

“Batas waktu sebagaimana dapat diperpanjang sampai dengan pelayanan selesai. Kepala KPP, Kepala KLIP DJP, dan Kepala KP2KP agar mengumumkan jadwal jam layanan kepada WP,” imbuh Robert.

Baca Juga: Apindo: Percepatan Restitusi Dorong Efisiensi Manufaktur

Penyampaian SPT Tahunan PPh dapat disampaikan secara langsung di KPP/KP2KP. Selain itu, WP dapat menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan dua cara. Pertama, dikirim melalui pos, perusahaan jasa ekspedisi, atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Kedua, melalui saluran tertentu yaitu, e-Filing, e-Form, dan upload e-SPT pada laman DJP Online (www.djponline.pajak.go.id) atau penyedia jasa aplikasi yang telah ditunjuk oleh Dirjen Pajak.

Adapun penyampaian laporan pengalihan dan realisasi investasi harta tambahan dan/atau laporan penempatan harta tambahan dapat disampaikan secara langsung ke KPP, KP2KP, pos, perusahaan jasa ekspedisi, kurir, atau melalui saluran tertentu.

Baca Juga: Performa Penerimaan Kuartal I/2019 Menguatkan Risiko Shortfall

Dengan demikian, bila WP ingin melaporkan SPT pada Minggu, 31 Maret 2019, hanya bisa memanfaatkan layanan e-Filing, tanpa datang ke KPP dan KP2KP.  

Sementara itu, KLIP DJP diminta untuk tetap buka hingga Minggu 31 Maret 2019. Adapun jam operasional layanan yakni pukul 08.00—16.00 waktu setempat (Sabtu, 30 Maret 2019) dan pukul 08.00—12.00 waktu setempat (Minggu, 31 Maret 2019). (kaw)

Baca Juga: Setoran Industri Pengolahan Masih Terkontraksi, Ini Penjelasan DJP

“KPP dan KP2KP di seluruh Indonesia, untuk tetap buka dan memperpanjang layanan pada Sabtu, 30 Maret 2019 pukul 08.00—16.00 waktu setempat,” demikian amanat Dirjen Pajak Robert Pakpahan dalam Surat Edaran yang ditetapkan pada 14 Maret 2019 ini.

Baca Juga: Kanwil DJP Ini Optimistis Penuhi Target Pelaporan SPT Lewat E-Filing

Adapun beberapa jenis layanan yang diberikan kepada wajib pajak (WP) selama penambahan jam layanan tersebut antara lain, pertama, pelayanan konsultasi dan penyampaian SPT Tahunan PPh pada Tempat Pelayanan Terpadu (TPT) KPP dan KP2KP.

Kedua, pelayanan penyampaian laporan pengalihan dan realisasi investasi harta tambahan dan/atau laporan penempatan harta tambahan pada KPP dan KP2KP tertentu yang ditunjuk oleh Kepala KPP. Ketiga, pelayanan yang dilakukan oleh agen Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan (KLIP DJP).

“Batas waktu sebagaimana dapat diperpanjang sampai dengan pelayanan selesai. Kepala KPP, Kepala KLIP DJP, dan Kepala KP2KP agar mengumumkan jadwal jam layanan kepada WP,” imbuh Robert.

Baca Juga: Apindo: Percepatan Restitusi Dorong Efisiensi Manufaktur

Penyampaian SPT Tahunan PPh dapat disampaikan secara langsung di KPP/KP2KP. Selain itu, WP dapat menyampaikan SPT Tahunan PPh dengan dua cara. Pertama, dikirim melalui pos, perusahaan jasa ekspedisi, atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar.

Kedua, melalui saluran tertentu yaitu, e-Filing, e-Form, dan upload e-SPT pada laman DJP Online (www.djponline.pajak.go.id) atau penyedia jasa aplikasi yang telah ditunjuk oleh Dirjen Pajak.

Adapun penyampaian laporan pengalihan dan realisasi investasi harta tambahan dan/atau laporan penempatan harta tambahan dapat disampaikan secara langsung ke KPP, KP2KP, pos, perusahaan jasa ekspedisi, kurir, atau melalui saluran tertentu.

Baca Juga: Performa Penerimaan Kuartal I/2019 Menguatkan Risiko Shortfall

Dengan demikian, bila WP ingin melaporkan SPT pada Minggu, 31 Maret 2019, hanya bisa memanfaatkan layanan e-Filing, tanpa datang ke KPP dan KP2KP.  

Sementara itu, KLIP DJP diminta untuk tetap buka hingga Minggu 31 Maret 2019. Adapun jam operasional layanan yakni pukul 08.00—16.00 waktu setempat (Sabtu, 30 Maret 2019) dan pukul 08.00—12.00 waktu setempat (Minggu, 31 Maret 2019). (kaw)

Baca Juga: Setoran Industri Pengolahan Masih Terkontraksi, Ini Penjelasan DJP
Topik : SPT, e-Filing, Ditjen Pajak, kepatuhan formal
artikel terkait
Jum'at, 26 April 2019 | 16:20 WIB
INVESTASI
Jum'at, 26 April 2019 | 15:27 WIB
KEPABEANAN
Jum'at, 26 April 2019 | 14:45 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
Jum'at, 26 April 2019 | 11:17 WIB
PEREKONOMIAN INDONESIA
berita pilihan
Selasa, 19 Februari 2019 | 15:58 WIB
KEBIJAKAN PAJAK
Sabtu, 24 Juni 2017 | 10:11 WIB
PENERIMAAN PAJAK 2017
Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:43 WIB
PEKAN INKLUSI 2018
Jum'at, 25 Agustus 2017 | 12:05 WIB
WORKSHOP PAJAK INTERNASIONAL
Rabu, 24 Agustus 2016 | 10:48 WIB
RAKORNAS APIP
Rabu, 10 April 2019 | 16:37 WIB
KEBIJAKAN EKONOMI
Senin, 18 Maret 2019 | 16:49 WIB
KEPATUHAN PAJAK
Selasa, 18 September 2018 | 10:43 WIB
BERITA PAJAK HARI INI
Rabu, 02 Mei 2018 | 10:18 WIB
KEAMANAN DATA PAJAK
Senin, 27 November 2017 | 16:13 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN