Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Aturan Baru Terbit, Otoritas Ingatkan Influencer Soal Kewajiban Pajak

A+
A-
0
A+
A-
0
Aturan Baru Terbit, Otoritas Ingatkan Influencer Soal Kewajiban Pajak

Ilustrasi.

MANILA, DDTCNews - Otoritas pajak Filipina, Bureau of Internal Revenue (BIR) mengingatkan influencer untuk memenuhi kewajiban pelaporan dan pembayaran pajak seiring dengan diterbitkannya beleid Revenue Memorandum Circular 97-2021.

Dalam aturan yang diterbitkan pada 16 Agustus 2021 ini, disebutkan agar influencer segera mendaftarkan diri ke BIR. Apabila tidak melapor maka BIR akan mengejar influencer tersebut dan menuntutnya supaya membayar pajak penghasilannya.

“Mereka harus mendaftar karena dianggap berbisnis. Untuk itu, mereka harus segera mendaftar untuk menghindari hukuman,” ujar Deputi Komisioner BIR Marissa Cabreros seperti dilansir Manila Times, Selasa (31/08/2021).

Baca Juga: Petugas One on One Lagi, Ingatkan Soal Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Saat ini, jasa influencer tengah berkembang pesat di Filipina. Namun, banyak influencer di Filipina yang belum melapor dan membayarkan pajak penghasilan. Otoritas pajak lantas menerbitkan aturan tersebut sebagai imbauan kepada influencer.

Apalagi, tak sedikit perusahaan saat ini yang membutuhkan jasa influencer dalam memasarkan produk agar dapat dikenal dan laris di pasaran. Tidak mengherankan, influencer meraup banyak keuntungan dari jasanya.

Perolehan penghasilan baik yang diperoleh dari media sosial, vlogger, blogger, atau influencer, baik berupa barang maupun uang tunai, harus dikenakan pajak sesuai ketentuan pajak yang berlaku di Filipina.

Baca Juga: Kunjungi Toko Kosmetik, AR Jelaskan Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Sekalipun demikian, BIR menyatakan influencer yang berpenghasilan rendah tidak perlu takut untuk mendaftar. Bagi yang berpenghasilan kurang dari 250.000 peso per tahun atau setara dengan Rp71,85 juta akan dibebaskan pengenaan pajak penghasilan.

Mereka hanya perlu mendaftar untuk memenuhi kewajiban dan terhindar dari hukuman. Influencer yang memperoleh penghasilan dari perusahaan asing seperti Youtube, Facebook, Instagram dan lainnya juga tidak perlu khawatir dikenakan pajak penghasilan ganda.

Menurut BIR, mereka hanya cukup menunjukan sertifikat domisili pajak untuk menghindari pengenaan pajak berganda karena Filipina telah melakukan perjanjian penghindaran pajak berganda dengan yurisdiksi asing tersebut.

Baca Juga: DPR Akan Adakan Fit And Proper Test CHA pada Masa Sidang Ini

Upaya pemerintah mengenakan pajak influencer tersebut sehubungan dengan kondisi pandemi Covid-19. Dengan pemajakan tersebut, pemerintah berharap pemasukan pajak mencapai 2,8 triliun peso, atau naik 7% dari 2020 yang hanya 195 triliun peso. (rizki/rig)

Topik : filipina, influencer, pajak penghasilan, BIR, pajak, pajak internasional

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:30 WIB
KP2KP BONTOSUNGGU

Petugas One on One Lagi, Ingatkan Soal Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Kamis, 19 Mei 2022 | 17:00 WIB
KPP PRATAMA MAJENE

Kunjungi Toko Kosmetik, AR Jelaskan Omzet Rp500 Juta Tak Kena Pajak

Kamis, 19 Mei 2022 | 16:30 WIB
SELEKSI HAKIM AGUNG

DPR Akan Adakan Fit And Proper Test CHA pada Masa Sidang Ini

Kamis, 19 Mei 2022 | 15:30 WIB
TINGKAT INFLASI

Harga Rokok Terdampak Kenaikan Tarif PPN, Begini Temuan TPIP

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:30 WIB
KOREA SELATAN

Konsumsi Masyarakat Membaik, Penerimaan Pajak Korea Selatan Melejit

Kamis, 19 Mei 2022 | 14:18 WIB
KEBIJAKAN FISKAL

Sri Mulyani ke DPR, Banggar Setujui Perubahan Postur APBN 2022