JAWA TIMUR

Atpetsi Jawa Timur Diluncurkan, DJP: Tax Center Punya Peran Strategis

Redaksi DDTCNews | Sabtu, 31 Juli 2021 | 10:03 WIB
Atpetsi Jawa Timur Diluncurkan, DJP: Tax Center Punya Peran Strategis

Koordinator Atpetsi Jawa Timur Rosalita Rachma Agusti, Ketua Umum Atpetsi Darussalam, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I John Hutagaol, Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Lusiani, dan Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kanwil DJP Jawa Timur III Idham Budiarso. 

SURABAYA, DDTCNews – Asosiasi Tax Center Perguruan Tinggi Seluruh Indonesia (Atpetsi) Jawa Timur resmi diluncurkan pada hari ini, Sabtu (31/7/2021).

Peluncuran dilakukan bersamaan dengan acara talk show dan tax explore community bertajuk Peran Strategis Tax Center Dalam Mewujudkan Masyarakat Sadar Pajak. Acara digelar secara virtual melalui Zoom Meeting.

Ketua Tax Center FIA Universitas Brawijaya sekaligus Koordinator Atpetsi Jawa Timur Rosalita Rachma Agusti mengatakan sudah banyak penelitian mengenai pentingnya literasi pajak dalam membangun kepatuhan pajak. Tingkat literasi pajak di Indonesia maupun negara lain juga sangat beragam.

Baca Juga:
Coretax DJP, Potensi Pajak dari Tiap WP Bisa Diprediksi Lebih Akurat

Peranan literasi pajak, sambungnya, sangat signifikan dalam mengatasi kompleksitas sistem pajak di suatu negara. Oleh karena itu, diperlukan pembangunan dan penguatan literasi oleh setiap elemen dalam ekosistem pajak.

“Literasi pajak yang saat ini berkembang meliputi awareness, knowledge, serta skill. [Hal ini] dapat diperkuat dengan peranan dari seluruh pihak, termasuk tax center sebagai intermediaries yang merupakan sinergi antara otoritas pajak dan lembaga akademisi,” ujar Rosalita.

Dia berharap kolaborasi yang sudah dijalin seluruh tax center di Jawa Timur menjadi symbol antusiasme dalam membangun literasi. Adapun hingga saat ini, ada 42 tax center di Jawa Timur.

Baca Juga:
Coretax DJP, AI Dipakai Ditjen Pajak dalam Knowledge Management

Ketua Umum Atpetsi Darussalam berharap aktivitas Atpetsi Jawa Timur tidak berhenti hingga peluncuran hari ini. Dia berharap ada aktivitas yang berkesinambungan terkait dengan literasi dan edukasi pajak.

“Untuk menciptakan masyarakat sadar dan peduli pajak. Tidak hanya di wilayah Jawa Timur, tetapi juga menjadi pemicu dalam level nasional untuk menjadi acuan bagi tax center-tax center di wilayah lain,” ujar Darussalam.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur I John Hutagaol mengatakan tax center mempunyai peran yang strategis dalam membangun kesadaran dan kepedulian pajak dari masyarakat. Dia berharap tax center di perguruan tinggi dapat menjadi pusat research and development bidang perpajakan.

Baca Juga:
Layanan Chat Bot Pajak yang Menggunakan Teknologi AI

Tax center dan Atpetsi juga harus fokus pada pengembangan kurikulum perpajakan,” kata John.

Menurutnya, ada 3 tantangan tax center perguruan tinggi. Pertama, tax center harus berperan dalam mendukung dan berkontribusi menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul. Kedua, tax center harus berdampak untuk stakeholders dan lingkungan. Ketiga, tax center harus mengikuti dinamika pajak global dan domestik.

Kepala Kanwil DJP Jawa Timur II Lusiani mengatakan hadirnya Atpetsi Jawa Timur diharapkan dapat memperkuat peran tax center. Peran tersebut berkaitan dengan peningkatan kesadaran dan kepatuhan pajak dari masyarakat.

Baca Juga:
Coretax DJP, Ubah Alamat Domisili Wajib Pajak Nanti Bisa di Mana Saja

“[Tax Center] itu juga menjadi jembatan informasi yang efektif [antara DJP dan wajib pajak],” ujar Lusiani.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Kanwil DJP Jawa Timur III Idham Budiarso berharap tax center di Jawa Timur makin aktif dalam meningkatkan perannya dalam kegiatan edukasi pajak. Tax center menjadi penghubung antara DJP dan perguruan tinggi dalam melakukan inklusi kesadaran pajak para mahasiswa.

“Sehingga sudah paham dan sadar kewajiban perpajakannya sejak dini. Tax center juga diharapkan mampu berperan meningkatkan pelayanan kepada wajib pajak,” katanya. (kaw)


Editor :

Cek berita dan artikel yang lain di Google News.

KOMENTAR
0
/1000

Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT
Rabu, 29 Mei 2024 | 16:32 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, Potensi Pajak dari Tiap WP Bisa Diprediksi Lebih Akurat

Rabu, 29 Mei 2024 | 14:09 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, AI Dipakai Ditjen Pajak dalam Knowledge Management

Rabu, 29 Mei 2024 | 11:00 WIB INFOGRAFIS PAJAK

Layanan Chat Bot Pajak yang Menggunakan Teknologi AI

BERITA PILIHAN
Rabu, 29 Mei 2024 | 19:30 WIB KEBIJAKAN PEMERINTAH

BKF Sebut Pencairan Dana JETP Berpotensi Terkendala, Ini Sebabnya

Rabu, 29 Mei 2024 | 18:01 WIB KAMUS PPH

Apa Itu Formulir 1721-B1?

Rabu, 29 Mei 2024 | 17:45 WIB PERDAGANGAN KARBON

BKF Catat Nilai Transaksi Bursa Karbon Masih Minim, Apa Tantangannya?

Rabu, 29 Mei 2024 | 17:00 WIB KEBIJAKAN PERDAGANGAN

Relaksasi Lartas, Pengusaha Tekstil Khawatir Gempuran Produk Impor

Rabu, 29 Mei 2024 | 16:32 WIB ADMINISTRASI PAJAK

Coretax DJP, Potensi Pajak dari Tiap WP Bisa Diprediksi Lebih Akurat

Rabu, 29 Mei 2024 | 16:15 WIB PERTUMBUHAN EKONOMI

Kadin Siapkan Whitepaper untuk Dukung Pelaksanaan Visi Misi Prabowo

Rabu, 29 Mei 2024 | 15:00 WIB IBU KOTA NUSANTARA (IKN)

DJP Sebut UMKM Lebih Untung Buka Usaha di IKN, Ternyata Ini Alasannya