Review
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 30 Juni 2020 | 09:33 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Literasi
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Rabu, 08 Juli 2020 | 18:00 WIB
PROFIL PERPAJAKAN ANDORRA
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:54 WIB
KAMUS PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 17:39 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Data & alat
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Kamis, 02 Juli 2020 | 14:26 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Apindo: Masih Ada Alternatif Selain Tax Amnesty Jilid II

A+
A-
3
A+
A-
3
Apindo: Masih Ada Alternatif Selain Tax Amnesty Jilid II

Ketua Komite Perpajakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Siddhi Widyapratama (ketiga kiri) dalam diskusi Kongkow Bisnis Pas FM 92.4, Rabu (14/8/2019). (Foto: Das/DDTCNews)

JAKARTA, DDTCNews - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mempunyai suara yang berbeda dengan Kadin terkait dengan wacana tax amnesty jilid II. Alternatif solusi bisa dilakukan untuk mengakomodasi pelaku usaha yang tidak memanfaatkan tax amnesty pada 2016 lalu.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Komite Perpajakan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Siddhi Widyapratama dalam sesi diskusi Kongkow Bisnis Pas FM 92.4, Rabu (14/8/2019). Menurutnya terdapat alternatif solusi yang bisa ditempuh selain menggelar kembali hajatan pengampunan pajak jilid II.

"Ada alternatif cara untuk mengakomodasi kepentingan itu. Intinya bagaimana meningkatkan keputuhan sukarela wajib pajak," katanya dalam diskusi bertajuk 'Berharap Tax Amnesty Jilid II' di Hotel Millennium.

Baca Juga: Semester I/2020, Realisasi Pembiayaan Utang Tembus Rp421,5 triliun

Alternatif solusi tersebut ialah menggunakan fasilitas Pas Final untuk mengungkapkan harta secara sukarela pasca berakhirnya program tax amnesty. Fasilitas tersebut idealnya menjadi pilihan utama yang bisa segera dimanfaatkan oleh wajib pajak.

Selain itu, dari pihak otoritas juga bisa memberikan fasilitas insentif di luar tax amnesty untuk mendorong kepatuhan wajib pajak. Kemudahan dalam administrasi pajak merupakan salah satu cara yang bisa ditempuh untuk meningkatkan kepatuhan dan memperluas basis pajak.

"Ada cara alternatif lain seperti Pas Final yang bisa dimanfaatkan dan juga bisa berikan kemudahan administrasi," paparnya.

Baca Juga: Sri Mulyani Yakin Kinerja Penerimaan Pajak Kembali Pulih, Ini Sebabnya

Penekanan alternatif solusi selain tax amnesty jilid II ini, menurut Siddhi, berkaitan dengan menjaga kepercayaan wajib pajak yang sudah patuh. Pasalnya, kebijakan tax amnesty lanjutan berpotensi meningkatkan ketidakpatuhan wajib pajak karena pemerintah mengobral pengampunan kepada wajib pajak yang tidak patuh.

"Yang perlu dilakukan sekarang adalah bagaimana yang sudah patuh ini jangan dikhianati kepercayaannya. Kita ada kekhawatiran dengan tax amnesty jilid II akan membuat WP yang sudah patuh tergoda untuk keluar dari sistem, " imbuhnya. (Bsi)

Baca Juga: Realisasi Penerimaan PPh Badan Masih Minus
Topik : tax amnesty II, apindo, sri mulyani
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:45 WIB
INSENTIF PAJAK
Sabtu, 27 Juni 2020 | 14:01 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
Rabu, 24 Juni 2020 | 15:07 WIB
PMK 70/2020
berita pilihan
Kamis, 09 Juli 2020 | 19:38 WIB
INSENTIF PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:58 WIB
TARIF PPh BADAN
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 17:15 WIB
KEBERATAN PAJAK (3)
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:59 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:36 WIB
PMK 81/2020
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:27 WIB
ARAB SAUDI
Kamis, 09 Juli 2020 | 16:06 WIB
PROVINSI SULAWESI UTARA
Kamis, 09 Juli 2020 | 15:51 WIB
KINERJA FISKAL