Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Akuisisi Big C Nunggak Pajak Rp2,1 Triliun

0
0

HANOI, DDTCNews – Otoritas Pajak Vietnam menuntut pembayaran pajak sebesar VND3,6 triliun atau setara dengan Rp2,1 triliun atas transaksi penjualan Big C Supermarket milik Casino Group (Perancis) yang Central Group (Thailand).

Kedua perusahaan tersebut dinilai mangkir dari kewajiban pajak atas akuisisi Big C. Padahal, pihak yang terlibat dalam transaksi itu harus membayar pajak dalam waktu 10 hari atas penjualan saham mereka sejak diselesaikannya negosiasi.

Nyatanya, hingga kini belum ada uang pajak yang mengalir dari transaksi tersebut. “Sampai sekarang, baik Casino Group maupun Central Group belum melunasi pajaknya,”  ungkap General Department of Taxation Vietnam dalam surat yang ditujukan kepada kedua perusahaan tersebut.

Baca Juga: Di Depan DPR, Sri Mulyani Bandingkan Insentif Indonesia & Vietnam

Casino Group setuju menjual Supermarket Big C yang berlokasi di Vietnam kepada Central Group senilai Euro1 miliar atau setara dengan Baht40 miliar. Central juga mengumumkan telah mengakuisisi operasional Big C di Vietnam, termasuk 33 gerainya yang tersebar di Vietnam.

Big C merupakan hypermarket atau Supercenters yang dikelola Casino Group. Big C adalah salah satu raksasa ritel global dengan lebih dari 200.00 karyawan di lebih dari 11.000 toko yang tersebar di Vietnam, Thailand, Argentina, Uruguay, Brazil, Kolombia, Prancis, Madagaskar, dan Mauritius.

Dalam surat tersebut, General Department of Taxation Vietnam juga mengancam akan menghentikan transaksi itu dengan membekukan rekening dan transfer dana antara Central Group dan Casino Group apabila keduanya masih menolak membayar pajak.

Baca Juga: Pajak Kurang, Denda Larangan Plastik Diterapkan

Seorang pejabat General Department of Taxation mengatakan di Vietnam, pajak atas pengasilan penjualan tersebut adalah objek pajak. Karena itu, kedua belah pihak diminta berkolaborasi dalam kliring kewajiban pajak mereka, sebelum petugas pajak terpaksa melakukan tindakan paksa.

Casino Group sendiri mengklaim mereka tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak atas penjualan tersebut. Sementara itu, seperti dilansir thanhniennews.com, Central Group belum memberikan komentar apapun mengenai pembayaran pajaknya. (Bsi)

Baca Juga: Bongkar Kasus Perdagangan Ilegal Anak Anjing, HMRC Kantongi £5 Juta

Nyatanya, hingga kini belum ada uang pajak yang mengalir dari transaksi tersebut. “Sampai sekarang, baik Casino Group maupun Central Group belum melunasi pajaknya,”  ungkap General Department of Taxation Vietnam dalam surat yang ditujukan kepada kedua perusahaan tersebut.

Baca Juga: Di Depan DPR, Sri Mulyani Bandingkan Insentif Indonesia & Vietnam

Casino Group setuju menjual Supermarket Big C yang berlokasi di Vietnam kepada Central Group senilai Euro1 miliar atau setara dengan Baht40 miliar. Central juga mengumumkan telah mengakuisisi operasional Big C di Vietnam, termasuk 33 gerainya yang tersebar di Vietnam.

Big C merupakan hypermarket atau Supercenters yang dikelola Casino Group. Big C adalah salah satu raksasa ritel global dengan lebih dari 200.00 karyawan di lebih dari 11.000 toko yang tersebar di Vietnam, Thailand, Argentina, Uruguay, Brazil, Kolombia, Prancis, Madagaskar, dan Mauritius.

Dalam surat tersebut, General Department of Taxation Vietnam juga mengancam akan menghentikan transaksi itu dengan membekukan rekening dan transfer dana antara Central Group dan Casino Group apabila keduanya masih menolak membayar pajak.

Baca Juga: Pajak Kurang, Denda Larangan Plastik Diterapkan

Seorang pejabat General Department of Taxation mengatakan di Vietnam, pajak atas pengasilan penjualan tersebut adalah objek pajak. Karena itu, kedua belah pihak diminta berkolaborasi dalam kliring kewajiban pajak mereka, sebelum petugas pajak terpaksa melakukan tindakan paksa.

Casino Group sendiri mengklaim mereka tidak memiliki kewajiban untuk membayar pajak atas penjualan tersebut. Sementara itu, seperti dilansir thanhniennews.com, Central Group belum memberikan komentar apapun mengenai pembayaran pajaknya. (Bsi)

Baca Juga: Bongkar Kasus Perdagangan Ilegal Anak Anjing, HMRC Kantongi £5 Juta
Topik : pajak internasional, vietnam, big c
artikel terkait
Senin, 13 Mei 2019 | 13:33 WIB
FILIPINA
Kamis, 14 Juli 2016 | 11:33 WIB
INGGRIS
Jum'at, 12 April 2019 | 17:02 WIB
JERMAN
Kamis, 14 Juli 2016 | 14:26 WIB
INGGRIS
berita pilihan
Selasa, 23 April 2019 | 11:16 WIB
ZIMBABWE
Senin, 12 September 2016 | 17:01 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 31 Agustus 2017 | 08:54 WIB
ZIMBABWE
Jum'at, 26 April 2019 | 15:54 WIB
ZIMBABWE
Kamis, 15 September 2016 | 06:02 WIB
ZIMBABWE
Senin, 17 Oktober 2016 | 10:15 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 17 Januari 2017 | 09:40 WIB
ZIMBABWE
Selasa, 02 Oktober 2018 | 10:48 WIB
ZIMBABWE
Senin, 31 Desember 2018 | 14:35 WIB
ZIMBABWE
Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:58 WIB
ZIMBABWE