Berita
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:01 WIB
KOTA SUKABUMI
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 15:01 WIB
BAHRAIN
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:11 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:23 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Review
Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:14 WIB
KONSULTASI PAJAK
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 17:13 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 07 Oktober 2020 | 14:17 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & alat
Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:02 WIB
STATISTIK SISTEM PAJAK
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:24 WIB
KURS PAJAK 21 OKTOBER - 27 OKTOBER 2020
Jum'at, 16 Oktober 2020 | 15:24 WIB
MATRIKS AREA KEBIJAKAN
Rabu, 14 Oktober 2020 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 14 OKTOBER - 20 OKTOBER 2020
Komunitas
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:47 WIB
TASYA KAMILA:
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 09:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Jum'at, 23 Oktober 2020 | 17:33 WIB
GENE SIMMONS:
Kolaborasi
Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:45 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 14:13 WIB
KONSULTASI
Selasa, 13 Oktober 2020 | 11:54 WIB
KONSULTASI
Reportase

Ada Risiko Shortfall, Target Penerimaan Perpajakan 2021 Dipangkas

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Risiko Shortfall, Target Penerimaan Perpajakan 2021 Dipangkas

Ilustrasi. (Foto: dpr.go.id)

JAKARTA, DDTCNews—Target penerimaan perpajakan yang tertuang dalam rancangan APBN (RAPBN) 2021 diputuskan untuk direvisi menjadi Rp1.444,5 triliun dari sebelumnya sebesar Rp1.481,9 triliun.

Revisi target penerimaan perpajakan tersebut diambil setelah pemerintah dan Panja Asumsi Makro, Pendapatan, Defisit dan Pembiayaan Badan Anggaran (Banggar) DPR menyepakati keputusan tersebut.

Anggota Banggar DPR Salim Fakhry mengatakan keputusan merevisi target penerimaan pajak pada 2021 tersebut disebabkan adanya risiko target penerimaan pajak tahun ini tidak tercapai.

Baca Juga: Saluran Pelaporan SPT Masa PPN dan Insentif Pajak Kendaraan Terpopuler

"Ada risiko [realisasi] penerimaan pajak 2020 akan lebih rendah dari target dalam Peraturan Presiden No. 72/2020 sehingga turut memengaruhi proyeksi penerimaan pajak tahun 2021," katanya, Jumat (25/9/2020).

Secara terperinci, target penerimaan PPh migas ditetapkan naik dari sebesar Rp41,17 triliun menjadi Rp45,77 triliun. Target penerimaan kepabeanan dan cukai ditetapkan naik dari Rp213,43 triliun menjadi Rp214,96 triliun.

Target bea masuk dan bea keluar tidak berubah, sedangkan target penerimaan cukai naik dari target awal sebesar Rp178,47 triliun menjadi Rp180 triliun.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Otoritas Pajak Rombak Waktu Operasional

Target penerimaan pajak nonmigas turun dari Rp1.227,33 triliun menjadi Rp1.183,81 triliun. Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi pada 2021 sebesar 5%, rasio perpajakan atau tax ratio pada 2021 diperkirakan hanya sebesar 8,18%.

Fakhry yang juga berasal dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera meminta kepada pemerintah untuk tidak mengenakan cukai atas penggunaan kantong plastik karena komoditas tersebut dinilai masih banyak dimanfaatkan oleh masyarakat.

Untuk diketahui, penerimaan perpajakan hingga Agustus 2020 tercatat terkontraksi makin dalam, atau di luar ekspektasi pemerintah yang memprediksi penerimaan perpajakan turun 10% (yoy).

Baca Juga: Biayai Penanganan Covid-19, Rasio Utang Tembus 103,5% dari PDB

Penerimaan perpajakan per Agustus 2020 tercatat sudah terkontraksi hingga -13,39% dengan nilai Rp798,1 triliun. Nominal ini masih 56,82% dari target penerimaan perpajakan tahun ini sebesar Rp1.404,5 triliun. (rig)

Topik : rapbn 2021, target penerimaan perpajakan, shortfall pajak, nasional
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:50 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Rabu, 21 Oktober 2020 | 09:01 WIB
KERJA SAMA INTERNASIONAL
Selasa, 20 Oktober 2020 | 17:00 WIB
KEBIJAKAN CUKAI
berita pilihan
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 16:01 WIB
KOTA SUKABUMI
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 15:01 WIB
BAHRAIN
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:47 WIB
TASYA KAMILA:
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:11 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 14:01 WIB
LOMBA MENULIS DDTCNEWS 2020
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:23 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 13:01 WIB
KEBIJAKAN INVESTASI
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:01 WIB
PENGHINDARAN PAJAK
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Sabtu, 24 Oktober 2020 | 10:01 WIB
BELANJA DAERAH