Fokus
Komunitas
Minggu, 03 Juli 2022 | 11:30 WIB
Dir. Eksekutif Asosiasi Persepatuan Indonesia (Aprisindo) Firman Bakri
Kamis, 30 Juni 2022 | 11:30 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Rabu, 29 Juni 2022 | 16:01 WIB
DDTC ACADEMY - EXCLUSIVE SEMINAR
Rabu, 29 Juni 2022 | 11:00 WIB
PROGRAM PENGUNGKAPAN SUKARELA
Reportase

Ada Insentif Perpajakan, Realisasi Dana PEN Baru Terserap 15 Persen

A+
A-
0
A+
A-
0
Ada Insentif Perpajakan, Realisasi Dana PEN Baru Terserap 15 Persen

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

JAKARTA, DDTCNews - Pemerintah mencatat anggaran program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang sudah terserap hingga 28 April 2022 mencapai Rp70,37 triliun.

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan realisasi tersebut setara dengan 15,4% dari alokasi anggaran senilai Rp455,62 triliun. Realisasi dana PEN khusus pada klaster penanganan kesehatan mencapai Rp11,87 triliun atau 9,7% dari pagu Rp122,54 triliun.

"Ini baik untuk insentif klaim nakes, klaim pasien, dan perpajakan kesehatan," katanya melalui konferensi video, dikutip pada Selasa (10/5/2022).

Baca Juga: Jelang Iduladha, DJBC Perketat Pengawasan Impor Binatang Hidup

Airlangga menuturkan pemerintah kembali mengalokasikan dana PEN pada klaster kesehatan untuk melanjutkan penanganan Covid-19 dan perluasan vaksinasi.

Sementara itu, realisasi anggaran PEN pada klaster perlindungan masyarakat telah mencapai Rp49,27 triliun atau 31,8% dari pagu Rp154,76 triliun. Realisasi yang tinggi tersebut disebabkan penyaluran berbagai program bantuan sosial yang dikebut sejak awal tahun.

Program bantuan sosial yang sudah berjalan antara lain program keluarga harapan (PKH) senilai Rp14,15 triliun untuk 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM), kartu sembako Rp18,8 triliun untuk 18,8 Juta KPM.

Baca Juga: Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Kemudian, bantuan langsung tunai (BLT) minyak goreng Rp5,8 triliun untuk 19,3 juta KPM, BLT dana desa Rp7,47 triliun untuk 6,12 juta KPM, Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan (BT-PKLWN) Rp1,7 triliun, dan kartu prakerja Rp1,4 triliun.

Selanjutnya, realisasi anggaran untuk klaster penguatan ekonomi sudah mencapai Rp9,22 triliun atau 5,2% dari pagu senilai Rp178,32 triliun. Adapun realisasi dana PEN tersebut sudah termasuk insentif perpajakan.

"Penguatan pemulihan ekonomi sudah 5,2% atau Rp9,22 triliun, baik itu untuk sektor pariwisata, ICT, dukungan UMKM, maupun perpajakan," ujarnya.

Baca Juga: Impor Barang Bantuan untuk Ukraina Dibebaskan dari Bea Masuk dan PPN

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 3/2022 telah mengatur perpanjangan 3 jenis insentif pajak hingga Juni 2022.

Ketiga insentif tersebut antara lain diskon angsuran PPh Pasal 25, pembebasan pajak penghasilan Pasal 22 impor, serta PPh final jasa konstruksi ditanggung pemerintah (DTP) atas Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).

Insentif perpajakan lainnya, yaitu pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) mobil DTP dan pajak pertambahan nilai (PPN) rumah DTP. PMK 5/2022 yang mengatur pemberian insentif PPnBM DTP atas mobil pada Januari hingga September 2022.

Baca Juga: Alat Makan Hingga Kemasan Plastik Kena Cukai? DJBC: Masih Dikaji

Terdapat 2 kelompok kendaraan bermotor yang dapat memperoleh insentif PPnBM DTP, yaitu mobil dengan kapasitas silinder 1.200 cc atau 1.500cc seharga Rp200 hingga Rp250 juta dan mobil tipe low cost green car (LCGC) seharga paling mahal Rp200 juta.

Selanjutnya, pemerintah juga menawarkan insentif PPN rumah DTP yang diatur melalui PMK No. 6/2022. Insentif tersebut diberikan atas rumah yang diserahterimakan pada masa pajak Januari hingga September 2022.

Secara umum, lanjut Airlangga, kondisi pandemi Covid-19 terpantau stabil dalam 2 minggu terakhir ini. Kendati terdapat peningkatan mobilitas masyarakat karena kegiatan mudik Lebaran, tidak terlihat adanya lonjakan kasus Covid-19 di semua daerah. (rig)

Baca Juga: Atasi Isu Tunggakan Pajak, Pemda Ini Tawarkan Pemutihan dan Diskon PBB

Topik : menko perekonomian airlangga hartarto, insentif pajak, dunia usaha, dana PEN, nasional

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

berita pilihan

Selasa, 05 Juli 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Jelang Iduladha, DJBC Perketat Pengawasan Impor Binatang Hidup

Selasa, 05 Juli 2022 | 18:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Catat! PPh Final yang Dibayar dalam PPS Bukan Biaya Pengurang Pajak

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:45 WIB
KABUPATEN SUKOHARJO

Waduh! Ribuan Kendaraan Tunggak Pajak Kendaraan Sampai Rp50 Miliar

Selasa, 05 Juli 2022 | 17:30 WIB
KPP PRATAMA SERANG BARAT

Cocokkan Data, Petugas Pajak Sambangi Lokasi Usaha Pengusaha Komputer

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:45 WIB
KINERJA FISKAL

Tahun Ini, Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp403 Triliun

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:30 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

Simak Lagi Cara Gabung NPWP Suami-Istri, Siapkan Dokumen Pendukungnya

Selasa, 05 Juli 2022 | 16:00 WIB
KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR

Minta Konfirmasi Data, Pegawai Pajak Datangi Lokasi Agen Perjalanan

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:30 WIB
PENERIMAAN PAJAK

Basisnya Tinggi, Penerimaan Pajak Semester II/2022 Diprediksi Rp889 T

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:00 WIB
KP2KP NUNUKAN

Petugas Pajak Sisir Usaha di Sekitar Bandara, Gali Info Soal Omzet