Review
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:30 WIB
OPINI PAJAK
Selasa, 14 Juli 2020 | 14:35 WIB
DIREKTUR PENYULUHAN, PELAYANAN, DAN HUMAS DJP HESTU YOGA SAKSAMA:
Selasa, 14 Juli 2020 | 06:51 WIB
PERSPEKTIF
Fokus
Data & alat
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:10 WIB
KURS PAJAK 15 JULI - 21 JULI 2020
Selasa, 14 Juli 2020 | 16:55 WIB
STATISTIK KINERJA PENERIMAAN PPN
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase

Virus Corona Disebut Jadi Penyebab Rupiah dan IHSG Anjlok

A+
A-
0
A+
A-
0
Virus Corona Disebut Jadi Penyebab Rupiah dan IHSG Anjlok

Ilustrasi. 

JAKARTA, DDTCNews – Sejumlah lembaga riset menilai kinerja Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah terhadap US$ yang anjlok dalam beberapa pekan terakhir disebabkan oleh wabah virus Corona.

Lembaga analisis risiko negara dan industri Fitch Solutions merilis laporan yang memprediksi nilai tukar rupiah masih akan melemah hingga beberapa waktu mendatang. Fitch menyebut virus Corona langsung menekan perekonomian Indonesia hanya dalam hitungan pekan, sejak penyebarannya di China.

"Kami percaya bahwa ada risiko yang tinggi dari penyebaran wabah itu ke dalam negeri. Ini akan memberikan tekanan yang signifikan," kata laporan tersebut, seperti dikutip Sabtu (29/2/2020).

Baca Juga: Wah, Indonesia Jadi Wakil Ketua WCO Regional Asia Pasifik 2020-2022

Dalam sepekan terakhir, nilai tukar rupiah terhadap US$ tercatat melemah 3,8%. Saat dibuka Senin (24/2/2020), nilai tukar rupiah berada di angka Rp13.777 per dolar AS, tetapi melemah Rp541 menjadi Rp14.318 per dolar AS pada Jumat (28/2/2020).

Kinerja IHSG JUGA terus menurun ke zona merah. Saat pembukaan perdagangan pada Senin (24/2/2020), IHSG berada di level 5.846,15. Sementara, penutupan perdagangan pada Jumat (28/2/2020) sore, IHSG melemah 393,35 poin atau 6,7% menjadi 5.452,7.

Pendapat senada disampaikan Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Piter Abdullah. Piter menilai pelemahan rupiah dan IHSG disebabkan wabah virus Corona yang terus meluas hingga ke Eropa. Meski belum tercatat ada kasus virus Corona di Indonesia, pasar keuangan merespons wabah itu dengan kekhawatiran yang tinggi.

Baca Juga: Duh, Rupiah Masih Loyo

Menurut Piter, pasar keuangan juga mulai meyakini bahwa wabah virus Corona tidak akan mudah diatasi. Dampaknya pada perekonomian diprediksi akan lebih besar dari yang selama ini diperkirakan. Oleh karena itu, butuh waktu yang lebih lama untuk memulihkan situasi tersebut.

"Meningkatnya kekhawatiran pelaku pasar ini mendorong mereka untuk keluar dari pasar keuangan di negara-negara yang berisiko tinggi dan pindah ke instrumen keuangan di negara safe haven," katanya.

Dia menilai berbagai kebijakan yang dirilis pemerintah akan mampu memulihkan kepercayaan pasar terhadap Indonesia, meski membutuhkan waktu yang tidak sebentar. (kaw)

Baca Juga: Peringati Hari Pajak, Ini Pesan Sri Mulyani untuk Pegawai DJP
Topik : virus Corona, corona, rupiah, bursa saham, IHSG, moneter
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Kamis, 02 Juli 2020 | 12:45 WIB
KARTU PRAKERJA
Rabu, 01 Juli 2020 | 10:28 WIB
EFEK VIRUS CORONA
Rabu, 01 Juli 2020 | 08:45 WIB
KURS PAJAK 1 JULI-7 JULI 2020
berita pilihan
Rabu, 15 Juli 2020 | 12:26 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:45 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 11:29 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:38 WIB
HARI PAJAK 14 JULI
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:37 WIB
KONSULTASI PAJAK
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:09 WIB
LKPP 2019
Rabu, 15 Juli 2020 | 10:05 WIB
KABUPATEN KLUNGKUNG
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
RAPBN 2021
Rabu, 15 Juli 2020 | 09:47 WIB
LKPP 2019