Fokus
Data & Alat
Rabu, 18 Mei 2022 | 08:43 WIB
KURS PAJAK 18 MEI - 24 MEI 2022
Selasa, 17 Mei 2022 | 18:00 WIB
STATISTIK PAJAK MULTINASIONAL
Rabu, 11 Mei 2022 | 08:47 WIB
KURS PAJAK 11 MEI - 17 MEI 2022
Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Reportase
Perpajakan ID

Sri Mulyani: Varian Delta Tekan Penerimaan Pajak hingga Agustus

A+
A-
0
A+
A-
0
Sri Mulyani: Varian Delta Tekan Penerimaan Pajak hingga Agustus

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (tangkapan layar)

JAKARTA, DDTCNews - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan penyebaran Covid-19 varian Delta akan berdampak pada penerimaan pajak pada Juli dan Agustus 2021.

Menurutnya, penyebaran Covid-19 varian Delta telah menyebabkan kegiatan ekonomi masyarakat kembali melemah. Kondisi tersebut, ujar Sri, akan terlihat dalam catatan penerimaan pajak.

"Juli-Agustus mungkin akan terpukul karena varian Delta, yang kami perkirakan akan menyebabkan penerimaan pajak kita akan terefleksikan," katanya dalam rapat kerja bersama DPR, Senin (23/8/2021).

Baca Juga: Unggul di Pemilu 2022, Capres Ini Dituntut Lanjutkan Reformasi Pajak

Sri Mulyani mengatakan outlook penerimaan pajak diproyeksikan akan lebih rendah dari target yang tertuang dalam UU APBN 2021. Outlook tersebut telah mempertimbangkan risiko dampak penyebaran Covid-19 varian Delta pada penerimaan pada kuartal III/2021.

Menurutnya, lonjakan kasus Covid-19 akibat penyebaran varian Delta terjadi pada pengujung Juni 2021 sehingga dampaknya pada perekonomian dan penerimaan pajak mulai terasa pada kuartal III/2021.

Saat ini, pemerintah telah merevisi outlook penerimaan pajak 2021 menjadi hanya Rp1.142,5 triliun. Angka tersebut setara 92,9% dari targetnya yang tertuang dalam dokumen APBN 2021 senilai Rp1.229,6 triliun. Outlook penerimaan pajak tersebut masih tumbuh 6,6% dari penerimaan tahun lalu.

Baca Juga: Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

"Masih tumbuh positif, yaitu 6,6%, tapi tidak setinggi seperti semester I," ujarnya.

Pada semester I/2021, penerimaan pajak tercatat Rp557,8 triliun atau tumbuh positif 4,9%. Menurut Sri Mulyani, pertumbuhan tersebut didorong pemulihan ekonomi dan peningkatan harga komoditas.

Meski terjadi shortfall pajak Rp87,1 triliun, Sri Mulyani menilai kinerja pendapatan negara secara umum pada 2021 akan terbantu dengan penerimaan kepabeanan dan cukai serta pendapatan negara bukan pajak (PNBP). Outlook penerimaan kepabeanan dan cukai tumbuh 9,5%, mencapai Rp233,4 triliun atau 108% dari target.

Baca Juga: Konsolidasi dan Reformasi Fiskal Harus Sejalan, Simak Penjelasan BKF

Adapun pada PNBP, outlook-nya Rp357,2 triliun atau 119,8% dari target. Outlook tersebut juga tumbuh 3,9% secara dari tahun lalu. (sap)

Topik : penerimaan negara, penerimaan pajak, penerimaan perpajakan, target penerimaan, potensi perpajakan

KOMENTAR

0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Rabu, 11 Mei 2022 | 11:30 WIB
KINERJA FISKAL

Imbas Lonjakan Harga Komoditas, Pemerintah Bakal Utak-Atik APBN 2022

Selasa, 10 Mei 2022 | 14:30 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK

Bagaimana Potensi Pajak dan Tax Effort di Negara-Negara Asia?

Selasa, 10 Mei 2022 | 13:00 WIB
PERTUMBUHAN EKONOMI

Ekonomi Mampu Tumbuh 5,01%, BPS Sebut Sejalan dengan Penerimaan Pajak

berita pilihan

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:30 WIB
KANWIL DJP DI YOGYAKARTA

Rekening, Tanah Hingga Perhiasan Bos Sembako Ini Disita Petugas Pajak

Minggu, 22 Mei 2022 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK

Jenis Jaminan untuk Penundaan Pembayaran Cukai

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:30 WIB
KOREA SELATAN

Presiden Baru Korea Selatan Bakal Rasionalisasi Tarif Pajak Korporasi

Minggu, 22 Mei 2022 | 10:00 WIB
AMERIKA SERIKAT

Perusahaan AS yang Bayar Pajak ke Rusia Bakal Dapat Disinsentif

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:30 WIB
KPP MADYA SURAKARTA

Tak Kunjung Lunasi Utang Pajak, 7 Mobil Akhirnya Disita Sekaligus

Minggu, 22 Mei 2022 | 09:00 WIB
KOREA SELATAN

Lindungi Konsumen Korea Selatan, Pengenaan Pajak Aset Kripto Ditunda

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:30 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Bangun IKN Nusantara, Kriteria Penerima Insentif Pajak Bisa Diperluas

Minggu, 22 Mei 2022 | 08:00 WIB
PENERIMAAN NEGARA

Ini 3 Tantangan Penerimaan Perpajakan yang Bakal Dihadapi pada 2023

Minggu, 22 Mei 2022 | 07:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

UU HKPD Diharapkan Jadi Solusi Tumpang Tindih Objek Pajak Restoran