Review
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:40 WIB
OPINI PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:30 WIB
TAJUK PAJAK
Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:00 WIB
ANALISIS PAJAK
Rabu, 24 Februari 2021 | 16:39 WIB
KONSULTASI PAJAK
Fokus
Data & Alat
Senin, 01 Maret 2021 | 10:15 WIB
KMK 13/2021
Rabu, 24 Februari 2021 | 09:05 WIB
KURS PAJAK 24 FEBRUARI - 2 MARET 2021
Minggu, 21 Februari 2021 | 09:00 WIB
STATISTIK MUTUAL AGREEMENT PROCEDURE
Rabu, 17 Februari 2021 | 09:00 WIB
KURS PAJAK 17 FEBRUARI - 23 FEBRUARI 2021
Reportase
Perpajakan.id

SPPT PBB-P2 Tahun Ini Sudah Disebar Sejak Awal Januari

A+
A-
1
A+
A-
1
SPPT PBB-P2 Tahun Ini Sudah Disebar Sejak Awal Januari

Ilustrasi. 

SLEMAN, DDTCNews – Pemkab Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membagikan surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) pajak bumi dan bangunan pedesaan perkotaan (PBB-P2) sejak bulan pertama 2021.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan kerja pemkab untuk mengamankan penerimaan PBB-P2 sudah dimulai pada Januari 2021. Menurutnya, distribusi sejak awal ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan publik dalam administrasi pajak daerah.

“Salah satu upaya yang kami lakukan melalui percepatan penerbitan dan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terutang PBB-P2 pada hari pertama tahun 2021," katanya, dikutip pada Selasa (5/1/2021).

Baca Juga: Pajak Ini Sulit Dipungut, Pemkot Putuskan Tak Pasang Target

Sri Purnomo menyampaikan potensi PBB-P2 di Kabupaten Sleman terus meningkat setiap tahunnya. Namun, hal tersebut belum dibarengi dengan kepatuhan masyarakat yang tinggi untuk membayar pajak daerah, khususnyaPBB-P2.

Dia menjelaskan pada 2020, pemkab menerbitkan pokok ketetapan PBB-P2 senilai Rp81,7 miliar melalui 635.641 lembar SPPT PBB-P2. Sementara itu, realisasi penerimaan pada 2020 hanya mencapai 74,8% dari target dalam pokok ketetapan akhir.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Haris Sutarta mengatakan pemkab menggunakan pendekatan berbeda dalam menetapkan kebijakan PBB-P2. Dia menjelaskan untuk tahun ini pemkab tidak meningkatkan besaran nilai jual objek pajak (NJOP) secara serentak.

Baca Juga: Menunggak Pajak, Penertiban Papan Reklame Mulai Digencarkan

Menurutnya, pemkab hanya meningkatkan NJOP untuk objek pajak yang memiliki nilai komersial tinggi. Dengan demikian, kenaikan NJOP pada tahun ini dilakukan lebih selektif. Alhasil, pada tahun ini, pemkab menetapkan ketetapan pajak senilai Rp87,6 miliar melalui 641.043 lembar SPPT PBB-P2.

Adapun kegiatan distribusi SPPT PBB-P2 2021 dilakukan secara simbolik oleh Bupati Sri Purnomo kepada perwakilan 5 kelurahan. Selain itu, SPPT PBB-P2 juga diserahkan kepada 10 WP dengan nilai ketetapan PBB-P2 tertinggi di Kabupaten Sleman.

"Ketetapan PBB-P2 2021 berbeda dengan tahun sebelumnya. Tidak menempuh kebijakan kenaikan NJOP secara massal, terkecuali sejumlah objek pajak khusus yang bernilai komersial tinggi," imbuhnya, seperti dilansir krjogja.com. (kaw)

Baca Juga: Duh, Penipuan Pajak di Kota Ini Masih Banyak

Topik : PBB, pajak daerah, Kabupaten Sleman, DIY, NJOP
Komentar
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Senin, 22 Februari 2021 | 17:47 WIB
KABUPATEN BOJONEGORO
Senin, 22 Februari 2021 | 16:00 WIB
PP 10/2021
Senin, 22 Februari 2021 | 15:15 WIB
PP 10/2021
Senin, 22 Februari 2021 | 13:30 WIB
PP 10/2021
berita pilihan
Selasa, 02 Maret 2021 | 12:30 WIB
KOTA BONTANG
Selasa, 02 Maret 2021 | 12:01 WIB
PMK 18/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:30 WIB
IRLANDIA
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:10 WIB
BUTET KARTAREDJASA:
Selasa, 02 Maret 2021 | 11:00 WIB
INFOGRAFIS PAJAK
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:30 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:20 WIB
PMK 18/2021
Selasa, 02 Maret 2021 | 10:10 WIB
KONSULTASI
Selasa, 02 Maret 2021 | 09:45 WIB
KEBIJAKAN PEMERINTAH