Trusted Indonesian Tax News Portal
|
DDTC Indonesia
GET
x

Sepanjang 2016, Target PAD Tembus 100,95%

0
0

JEMBER, DDTCNews – Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember sepanjang tahun lalu mencapai 100,95% dari target yang telah ditetapkan. Pemerintah Kabupaten Jember bisa merealisasikan PAD hingga sebesar Rp524,14 miliar dari target Rp519,19 miliar.

Bupati Jember Faida mengatakan PAD terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, dan PAD lainnya yang sah. Target penerimaan pajak daerah tahun lalu berkisar Rp139,85 miliar, namun hanya bisa tercapai Rp136,55 miliar saja. 

"Sedangkan, dari sisi retribusi daerah terealisasi Rp36,31 miliar dari target yang dipatok setara Rp36,24 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan semula ditargetkan Rp5,14 miliar dan bisa tercapai Rp5,41 miliar. Untuk lain-lain PAD yang sah dari target Rp337,96 miliar terealisasi Rp345,87 miliar," ujarnya di  DPRD Jember, Selasa (4/7).

Baca Juga: Tutup Kebocoran, Pemprov Integrasikan Data Pajak Pusat & Daerah

Faida menyatakan penyesuaian dana otonomi khusus yang ditargetkan semula dipatok Rp195,54 miliar dapat terealisasi 100%. Demikian juga dengan bantuan keuangan dari Pemprov yang ditargetkan Rp14,85 miliar dapat terealisasi 100%.

Adapun, pendapatan bersumber dari dana perimbangan yang dianggarkan Rp2,29 triliun bisa terealisasi 99,39% atau sebesar Rp2,27 triliun. Lalu pendapatan daerah lainnya yang sah pun terealisasi Rp388,5 miliar dari target yang diketok sebesar Rp395,65.

Ada dana perimbangan yang merupakan bagian dari dana transfer pemerintah pusat seperti dana bagi hasil pajak dan bukan pajak yang ditargetkan Rp145,73 miliar hanya bisa terealisasi Rp138,97 miliar. 

Baca Juga: Bekasi Optimistis Realisasikan Target PAD Rp2,4 Triliun

Kemudian, Dana Alokasi Umum dengan target Rp1,52 triliun, bisa terealisasi Rp1,71 triliun atau lebih dari target. Sementara Dana Alokasi Khusus yang ditarget Rp623,52 miliar hanya dapat terealisasi Rp430,5 miliar. 

Bahkan, pendapatan daerah lainnya yang sah seperti pendapatan hibah yang semula ditargetkan Rp3,11 miliar justru gagal terealisasi. "Selain itu, dana bagi hasil pajak dari provinsi yang ditargetkan Rp182,16 miliar pun hanya dapat terealisasi Rp 178,12 miliar," tuturnya seperti dilansir beritajatim.com.

Dari sisi pendapatan daerah secara umum pada tahun anggaran 2016 Pemkab Jember bisa meraih Rp3,19 triliun atau sebesar 99,49% dari target yang ditetapkan sekitar Rp3,20 triliun.

Baca Juga: Dorong Munculnya Homestay, Bupati Bebaskan Biaya Izin dan Pajak

"Sedangkan, dari sisi retribusi daerah terealisasi Rp36,31 miliar dari target yang dipatok setara Rp36,24 miliar. Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan semula ditargetkan Rp5,14 miliar dan bisa tercapai Rp5,41 miliar. Untuk lain-lain PAD yang sah dari target Rp337,96 miliar terealisasi Rp345,87 miliar," ujarnya di  DPRD Jember, Selasa (4/7).

Baca Juga: Tutup Kebocoran, Pemprov Integrasikan Data Pajak Pusat & Daerah

Faida menyatakan penyesuaian dana otonomi khusus yang ditargetkan semula dipatok Rp195,54 miliar dapat terealisasi 100%. Demikian juga dengan bantuan keuangan dari Pemprov yang ditargetkan Rp14,85 miliar dapat terealisasi 100%.

Adapun, pendapatan bersumber dari dana perimbangan yang dianggarkan Rp2,29 triliun bisa terealisasi 99,39% atau sebesar Rp2,27 triliun. Lalu pendapatan daerah lainnya yang sah pun terealisasi Rp388,5 miliar dari target yang diketok sebesar Rp395,65.

Ada dana perimbangan yang merupakan bagian dari dana transfer pemerintah pusat seperti dana bagi hasil pajak dan bukan pajak yang ditargetkan Rp145,73 miliar hanya bisa terealisasi Rp138,97 miliar. 

Baca Juga: Bekasi Optimistis Realisasikan Target PAD Rp2,4 Triliun

Kemudian, Dana Alokasi Umum dengan target Rp1,52 triliun, bisa terealisasi Rp1,71 triliun atau lebih dari target. Sementara Dana Alokasi Khusus yang ditarget Rp623,52 miliar hanya dapat terealisasi Rp430,5 miliar. 

Bahkan, pendapatan daerah lainnya yang sah seperti pendapatan hibah yang semula ditargetkan Rp3,11 miliar justru gagal terealisasi. "Selain itu, dana bagi hasil pajak dari provinsi yang ditargetkan Rp182,16 miliar pun hanya dapat terealisasi Rp 178,12 miliar," tuturnya seperti dilansir beritajatim.com.

Dari sisi pendapatan daerah secara umum pada tahun anggaran 2016 Pemkab Jember bisa meraih Rp3,19 triliun atau sebesar 99,49% dari target yang ditetapkan sekitar Rp3,20 triliun.

Baca Juga: Dorong Munculnya Homestay, Bupati Bebaskan Biaya Izin dan Pajak
Topik : pajak daerah, pendapatan asli daerah, apbd, kabupaten jember
artikel terkait
Selasa, 02 Agustus 2016 | 09:43 WIB
KABUPATEN JAYAPURA
Kamis, 18 Agustus 2016 | 15:41 WIB
PROVINSI SULAWESI SELATAN
Rabu, 07 September 2016 | 08:30 WIB
KOTA BEKASI
Jum'at, 11 November 2016 | 20:22 WIB
PROVINSI RIAU
berita pilihan
Senin, 27 Agustus 2018 | 09:57 WIB
KABUPATEN BUTON
Rabu, 01 Agustus 2018 | 16:40 WIB
KABUPATEN WAY KANAN
Selasa, 22 November 2016 | 20:02 WIB
PROVINSI DKI JAKARTA
Jum'at, 16 September 2016 | 08:30 WIB
KABUPATEN KEP. SERIBU
Jum'at, 23 November 2018 | 17:54 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 16:15 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:03 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 15:29 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 17:04 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI
Jum'at, 23 November 2018 | 14:32 WIB
UPAH MINIMUM PROVINSI