Fokus
Literasi
Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:30 WIB
KAMUS KEPABEANAN
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 17:27 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Jum'at, 05 Agustus 2022 | 12:00 WIB
TIPS PAJAK
Data & Alat
Rabu, 10 Agustus 2022 | 09:07 WIB
KURS PAJAK 10 AGUSTUS - 16 AGUSTUS 2022
Rabu, 03 Agustus 2022 | 09:25 WIB
KURS PAJAK 3 AGUSTUS - 9 AGUSTUS 2022
Senin, 01 Agustus 2022 | 16:00 WIB
KMK 39/2022
Rabu, 27 Juli 2022 | 09:09 WIB
KURS PAJAK 27 JULI - 2 AGUSTUS 2022
Reportase

Realisasi Penerimaan Merosot, Negara Ini Mau Pajaki Kendaraan Listrik

A+
A-
0
A+
A-
0
Realisasi Penerimaan Merosot, Negara Ini Mau Pajaki Kendaraan Listrik

Ilustrasi.

BERN, DDTCNews - Swiss berencana mengenakan pajak atas kendaraan yang tidak menggunakan bahan bakar fosil. Tujuannya, meningkatkan pendanaan atas proyek transportasi di negara tersebut.

Pasalnya, penerimaan pajak yang bersumber dari bahan bakar fosil terus menurun akibat makin tingginya penggunaan kendaraan ramah lingkungan.

"Penerimaan pajak dari bahan bakar fosil akan turun. Artinya, pendanaan untuk pengoperasian, perawatan, dan pembangunan infrastruktur jalan akan terus menurun," ujar Switzerland Federal Council dalam pernyataannya, dikutip Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Banyak yang Makin Kaya Selama Pandemi, Negara Ini Pajaki Barang Mewah

Untuk saat ini, tarif pajak atas bahan bakar fosil yang berlaku adalah senilai CHF0,731 per liter untuk bensin dan CHF 0,759 untuk solar.

Tarif pajak atas kendaraan bermotor yang tak menggunakan bahan bakar fosil akan kurang lebih setara dengan pajak yang telah dikenakan terhadap bahan bakar fosil.

"Pajak akan dikenakan atas setiap kilometer perjalanan yang ditempuh," ujar Switzerland Federal Council dalam pernyataannya seperti dilansir Tax Notes International.

Baca Juga: Begini Strategi Malaysia Pastikan Ekspatriat Patuh Pajak

Rencananya, Pemerintah Swiss akan mulai menyusun dan mengajukan beleid pengenaan pajak atas kendaraan berbahan bakar nonfosil pada akhir 2023.

Pengenaan pajak atas kendaraan yang tak menggunakan bahan bakar fosil memerlukan amandemen konstitusi dan referendum. Pajak tersebut rencananya baru akan diimplementasikan paling lambat pada 2030. (sap)

Baca Juga: Awasi Orang Kaya, Otoritas Pajak Ini Dapat Tambahan Anggaran Rp1.181 T
Topik : pajak internasional, pajak BBM, pajak listrik, kendaraan listrik, Swiss

KOMENTAR

0/1000
Pastikan anda login dalam platform dan berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.

ARTIKEL TERKAIT

Selasa, 02 Agustus 2022 | 18:00 WIB
FILIPINA

Rancang Kebijakan Pajak Karbon, Filipina Belajar dari Indonesia

Senin, 01 Agustus 2022 | 09:36 WIB
THAILAND

Ada Potensi Pajak, Anggota DPR Ini Usul Judi di Kasino Dilegalkan

Minggu, 31 Juli 2022 | 13:30 WIB
AMERIKA SERIKAT

Ingin Bangun 11 Pabrik Cip di AS, Samsung Minta Keringanan Pajak

berita pilihan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 09:00 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Dukung Energi Terbarukan, 12 Perusahaan Ini Dapat Fasilitas Kepabeanan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 08:26 WIB
BERITA PAJAK HARI INI

NIK Sebagai NPWP, Bagaimana DJP Jaga Keamanan Data Wajib Pajak?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:00 WIB
KEBIJAKAN PAJAK

Keterbukaan Informasi Perpajakan Punya Peran dalam Menekan Korupsi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:45 WIB
KEBIJAKAN KEPABEANAN

Menyimak Lagi Siasat DJBC Lindungi Perusahaan dari Pukulan Pandemi

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:30 WIB
KAMUS PAJAK

Apa Itu Nomor Identitas Tempat Kegiatan Usaha?

Rabu, 10 Agustus 2022 | 17:05 WIB
PER-03/PJ/2022

Upload Faktur Pajak Muncul Eror ETAX-API-10041, Perhatikan Tanggalnya

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:10 WIB
ADMINISTRASI PAJAK

DJP Kembangkan CRM-BI, Data Keuangan dan Aset Wajib Pajak Berperan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:30 WIB
PMK 112/2022

NIK Jadi NPWP Bisa Dorong Standardisasi Identitas, Ini Alasannya

Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:09 WIB
PER-03/PJ/2022

Isi Keterangan Jenis Barang dalam Faktur Pajak? Begini Ketentuannya