Review
Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:32 WIB
PERSPEKTIF
Rabu, 08 Juli 2020 | 06:06 WIB
PERSPEKTIF
Selasa, 07 Juli 2020 | 10:28 WIB
KONSULTASI PAJAK
Selasa, 07 Juli 2020 | 09:06 WIB
OPINI PAJAK
Fokus
Data & alat
Minggu, 12 Juli 2020 | 14:15 WIB
STATISTIK PERTUKARAN INFORMASI
Rabu, 08 Juli 2020 | 15:37 WIB
STATISTIK PENERIMAAN PAJAK
Rabu, 08 Juli 2020 | 08:29 WIB
KURS PAJAK 8 JULI - 14 JULI 2020
Minggu, 05 Juli 2020 | 14:31 WIB
STATISTIK BELANJA PERPAJAKAN
Reportase

Presiden Ingin Promosi Pariwisata New Normal, Seperti Apa?

A+
A-
1
A+
A-
1
Presiden Ingin Promosi Pariwisata New Normal, Seperti Apa?

Pengunjung beraktivitas di kawasan Kota Tua, Jakarta, Minggu (17/5/2020). Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengajak industri pariwisata untuk menerapkan protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat untuk menghadapi kehidupan normal yang baru (New Normal) di mana masyarakat harus hidup berdampingan dengan COVID-19. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/aww.

JAKARTA, DDTCNews—Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk segera menyiapkan promosi pariwisata pada era kenormalan baru di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Jokowi mengatakan geliat pariwisata belakangan ini terhenti akibat pandemi. Untuk itu, perlu ada promosi wisata dengan mengutamakan unsur kesehatan dan keselamatan bagi wisatawan maupun pelaku usaha pariwisata.

“Tatanan normal baru di sektor pariwisata yang kita harapkan produktif dan aman Covid,” katanya saat membuka rapat terbatas secara virtual, Kamis (28/5/2020).

Baca Juga: Ini Catatan Negara Berkembang Soal Proposal Pajak Digital OECD

Jokowi meminta promosi pariwisata difokuskan terhadap wisatawan domestik terlebih dahulu ketimbang wisatawan mancanegara. Adapun area pariwisata yang boleh dibuka adalah daerah wisata dengan kurva penyebaran virus atau R0 di bawah angka 1.

Pandemi virus Corona, lanjut Jokowi, telah mengubah tren pariwisata di dunia menjadi lebih mengutamakan aspek kebersihan, keselamatan, dan keamanan. Protokol kesehatan itu akan menjadi kultur baru di sektor pariwisata di seluruh dunia.

Selain itu, preferensi orang berlibur juga tampaknya akan bergeser menjadi liburan yang tidak melibatkan banyak orang, misalnya solo travel tour atau virtual tourism. Dia berharap pelaku pariwisata dalam negeri bisa menjawab keinginan wisatawan.

Baca Juga: Genjot Ekonomi, Pemerintah Siapkan 10 Kawasan Ekonomi Khusus Baru

“Oleh karena itu, pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif harus betul-betul dapat mengantisipasi terjadinya perubahan tren ini dan bisa mencium perubahannya ke arah mana," ujarnya.

Jokowi meminta seluruh persiapan pembukaan kembali pariwisata Indonesia dilaksanakan secara hati-hati, termasuk ketika membentuk manajemen pengawasan yang ketat dalam rangka mencegah penyebaran virus Corona.

Tak ketinggalan, ia juga mengingatkan jajarannya untuk tidak membuat kekeliruan dalam mendesain protokol kesehatan di sektor pariwisata. Presiden tak ingin pariwisata Indonesia mendapatkan citra buruk di mata dunia.

Baca Juga: Tidak Bisa Manfaatkan PPh Final UMKM DTP Karena KLU, Ini Solusi DJP

“Mengenai waktunya kapan, tolong tidak usah tergesa-gesa, tapi tahapan-tahapan yang saya sampaikan tadi dilalui dan dikontrol dengan baik,” ujar Jokowi. (rig)

Topik : efek virus corona, pariwisata, wisatawan, presiden jokowi, nasional
Komentar
Dapatkan hadiah berupa uang tunai yang diberikan kepada satu orang pemenang dengan komentar terbaik. Pemenang akan dipilih oleh redaksi setiap dua pekan sekali. Ayo, segera tuliskan komentar Anda pada artikel terbaru kanal debat DDTCNews! #MariBicara
*Baca Syarat & Ketentuan di sini
0/1000
Sampaikan komentar Anda dengan bijaksana. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, sesuai UU ITE.
artikel terkait
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:35 WIB
YUNANI
Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:21 WIB
KINERJA PENERIMAAN PAJAK
Kamis, 09 Juli 2020 | 18:22 WIB
KINERJA APBN 2020
berita pilihan
Senin, 13 Juli 2020 | 19:01 WIB
KAMUS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:29 WIB
RESUME PUTUSAN PENINJAUAN KEMBALI
Senin, 13 Juli 2020 | 18:25 WIB
TIPS PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 18:00 WIB
KABUPATEN PROBOLINGGO
Senin, 13 Juli 2020 | 17:41 WIB
PPN PRODUK DIGITAL
Senin, 13 Juli 2020 | 17:15 WIB
INSENTIF PAJAK
Senin, 13 Juli 2020 | 17:07 WIB
SURAT BERHARGA NEGARA
Senin, 13 Juli 2020 | 16:15 WIB
INSENTIF PAJAK